MEDIASI UMMAT
East & West in Harmony at www.mediasisumut.blogspot.com
Minggu, 02 Agustus 2026
Ketika Harta lak lagi berguna
Hari ini, harta masih berada di tangan kita.
Masih ada kesempatan untuk memperbaiki niat. Masih ada kesempatan untuk bersedekah. Masih ada kesempatan untuk mengeluarkan zakat. Masih ada kesempatan untuk meninggalkan yang haram.
Karena akan datang hari ketika seluruh dunia tidak lagi bernilai. Hari ketika seorang manusia berharap dapat kembali ke dunia hanya untuk bersedekah satu kali lagi.
Semoga Allah menjadikan harta yang kita miliki sebagai jalan menuju ketaatan, bukan sebab kebinasaan. Semoga Allah memberikan kepada kita hati yang bersih, rezeki yang halal, dan kemampuan menggunakan setiap nikmat untuk mencari ridha-Nya.
"Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih." (QS. Asy-Syu'ara: 88–89)
Jumat, 31 Juli 2026
Ber-Amal lah...
Dari sekian banyak sahabat Rasulullah ﷺ yang kaya raya, Seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq RA dan Utsman bin Affan RA, Mereka menggunakan kekayaan untuk:
Bersedekah, Membantu fakir miskin, Membebaskan budak, Membiayai dakwah & Menolong orang yang kesusahan.
Harta seperti inilah yang akan menjadi cahaya. Harta yang Justru Menyelamatkan. Bukan beban. Karena Harta mereka berada di tangan, bukan di hati.
Ketika seseorang meninggal dunia, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tiga perkara mengikuti mayit: Keluarganya, Hartanya, dan Amalnya. Maka dua kembali pulang dan satu tetap bersamanya. Keluarga dan hartanya kembali, sedangkan amalnya tetap bersamanya. (HR. Bukhari dan Muslim)
Betapa dalam makna hadis ini. Orang-orang mengantar ke kuburan. Setelah pemakaman selesai...Semua pulang. Rumah ditinggalkan. Mobil berpindah tangan. Tabungan diwariskan. Tetapi amal tetap tinggal bersama pemiliknya
Rabu, 29 Juli 2026
Harta untuk apa?
Bayangkan seseorang yang sepanjang hidupnya sibuk mengumpulkan harta.
Ia berkata:
> "Nanti kalau sudah kaya, aku akan bertaubat."
> "Nanti kalau sudah mapan, aku akan bersedekah."
> "Nanti kalau sudah tua, aku akan mendekat kepada Allah."
Namun ternyata kematian datang lebih cepat daripada rencananya.
Kini ia berdiri di Padang Mahsyar.
Di hadapannya ada gunungan emas yang dahulu ia banggakan.
Tetapi emas itu tidak dapat berbicara.
Tidak dapat membela.
Tidak dapat membeli keselamatan.
Saat itu ia baru menyadari:
> Yang paling berharga bukanlah apa yang berhasil kita kumpulkan, tetapi apa yang berhasil kita persiapkan untuk akhirat.
Hati hati dengan Dosa
DOSA KEPADA SESAMA ??
Menjaga diri dengan berusaha menahan dan menghindari agar tidak menyakiti hati orang lain itu penting, karena tidak semua luka yang telah tergores dapat di tebus dengan kata maaf🌾
Jika kita masih ingat, maka segeralah kita selesaikan sekarang, selagi masih ada waktu, selagi masih ada kesempatan, selagi kita masih hidup🍀
Segeralah dengan mengembalikan haknya, menggantinya, meminta maaf atau meminta kehalalan atas kedzaliman yg pernah kita perbuat🌿
Karena jauh lebih ringan menunaikan hak-hak orang lain ketika kita masih di dunia, dari pada kita harus mempertanggung jawabkannya di akhirat nanti🕌🕋..
Selasa, 28 Juli 2026
Hadiah terbaik
HADIAH TERBAIK
1. Hadiah terbaik untuk sahabat adalah "Do'a."
2. Hadiah terbaik untuk musuh adalah "kema'afan."
3. Hadiah terbaik untuk guru adalah "penghormatan."
4. Hadiah terbaik untuk murid adalah "tauladan."
5. Hadiah terbaik untuk sebuah kehidupan adalah "kasih sayang."
6. Hadiah terbaik untuk sebuah kematian adalah "al-Fatihah."
7. Hadiah terbaik untuk orang tua adalah "berbakti."
8. Hadiah terbaik untuk isteri adalah "penghargaan."
9. Hadiah terbaik untuk suami adalah "kesetiaan."
10. Hadiah terbaik untuk anak adalah "pendidikan."
11. Hadiah terbaik untuk diri sendiri adalah "kejujuran."
12. Hadiah terbaik untuk orang yang tidak dikenali adalah "senyuman."
13. Hadiah terbaik untuk family adalah "Silaturrahmi"
14. Hadiah terbaik untuk Rasulullah Shallallahu 'alaihiwaSallam adalah *"Shalawat."*
Rasulullah ﷺ bersabda :
"Saling memberi hadiahlah, niscaya kalian akan saling mencintai."
Selalulah bermurah hati untuk menghadiahkan sesuatu buat sesama terutama di sekeliling kita karena pemberian atau bantuan kita tersebut sangat menyenangkan perasaan mereka, yang sejatinya kita lah semestinya yang lebih senang karena kita dapat menolong sesama,karena bantuan yang kita berikan tersebut pada hakikatnya adalah membantu atau menolong diri sendiri.
Pemberian yang tulus inshaa Allah bermanfa'at di dunia dan akhirat.
*~ Saling mendo'akan dan saling mengingatkan lah dalam kebaikan.*
Minggu, 26 Juli 2026
Lawan rasa Malas
Rasa malas adalah tanda kehilangan arah. Tubuh dan pikiran sedang memberi pesan untuk memperbaiki arah hidupmu.
1. Malas muncul karena kamu kehilangan makna. Ketahui dengan jelas "mengapa" kamu lakukan sesuatu. Otakmu otomatis akan mencari cara untuk bergerak.
Jadi, jangan kejar motivasi — kamu tidak butuh dorongan dari luar. Temukan makna sbg bahan bakar. Tulis ulang alasan bekerja, belajar, dan berjuang.
2. Malas datang karena kamu menunggu mood, bukan membangun sistem.
Jangan bergantung pada suasana hati. Disiplin adalah jembatan antara niat dan hasil.
Mulailah kecil tapi konsisten — tulis satu halaman tiap pagi, olahraga sepuluh menit, belajar lima belas menit. Lama-lama, tindakan itu menjadi mode otomatis
3. Kamu malas karena terlalu sering menunda hingga menjadi "tabungan stres".
Cobalah trik: "lakukan 5 menit saja." Begitu bergerak, otakmu menyalakan momentum. Malas hanya kuat di awal — setelah itu, ia hilang. Lawan malas dengan langkah kecil yang menyalakan gerak.
4. Rasa malas kadang muncul karena kamu terlalu keras pada diri sendiri.
Otakmu jenuh, tubuhmu lelah, dan akhirnya kamu kehilangan fokus. Ingat: tidak semua diam berarti malas — kadang itu tanda tubuhmu sedang memulihkan tenaga.
Berhentilah sejenak kalau perlu, tapi pastikan kamu kembali dengan visi yang lebih jernih.
5. Di balik malas, sering ada ketakutan.
Segala Ketakutan yg membuat diam — bukan karena tidak mau bergerak, tapi karena takut kecewa dengan diri sendiri.
Ubah fokusmu, cukup ukur kemajuanmu hari ini dibanding kemarin. Begitu kamu berani bergerak tanpa menunggu sempurna maka Otakmu mulai menikmati proses belajar
Rasa malas adalah cermin yg sering bertanya:
Apakah masih berjalan ke arah yang benar?
Apakah masih tahu alasan kenapa aku memulai?
Satu langkah kecil saja setiap hari, akan berubah menjadi bahan bakaruntuk tumbuh & terus bergerak bahkan saat malas datang.
Tampar & Bangkit, agar kamu terus diingatkan untuk tidak berhenti di tengah jalan...
Sabtu, 25 Juli 2026
The Wedding..?
"PERNIKAHAN BUKAN MENCARI SEMPURNA"🌼*
_*Pernikahan bukan tentang menemukan orang yang sempurna.*_🌾
_*Kesempurnaan itu hanya ada dalam bayangan, bukan dalam kenyataan.*_💐
_*Setiap manusia membawa cerita, luka, dan kekurangan.*_🍂
_*Dan ketika dua orang memutuskan untuk menikah, mereka tidak sedang mencari sosok tanpa cela, melainkan belajar menerima ketidaksempurnaan satu sama lain.*_🌿
_*Karena pada akhirnya, kesempurnaan pernikahan bukan terletak pada pasangan yang tanpa salah, melainkan pada dua orang yang mau menerima, mau berjuang, dan mau tumbuh bersama dalam segala ketidaksempurnaan.*_🕌🕋
Langganan:
Postingan (Atom)