Selasa, 18 April 2023

*AMBIL HIKMAH DI BALIK KISAH INI*

*Ada Seorang Anak Muda,* *Ibunya dirawat di ICU.* *Beberapa hari kemudian, dokter berterus terang kepadanya,* *Bahwa keadaan ibunya tiada lagi harapan untuk sembuh, dan khawatir akan meninggal dunia secara tiba2.* *Pemuda itu pun meninggalkan rumah sakit dengan air mata dan muka yang sangat sedih mengenang sakit ibunya.* *Dalam perjalanan ke Rumah Sakit untuk melawat ibunya sekali lagi,* *Pemuda itu berhenti di sebuah SPBU untuk mengisi bahan bakar kendaraannya.* *Ketika dia sedang menunggu pekerja SPBU itu mengisi bensin,* *Pemuda itu tiba2 memandang seekor kucing yang memiliki beberapa anak yang sedang berteduh karena kepanasan di bawah kotak kardus.* *Kucing itu kelihatannya tak mampu berjalan, mungkin karena lapar.* *Pemuda itu pun termenung sejenak, sambil ber-tanya2 dalam hati*... *Siapakah yang akan memberi kucing itu makan dan dalam keadaan begitu?? Lalu seketika, pemuda itu pun masuk ke dalam toko di area SPBU.* *Dibelinya daging ikan tuna di toko itu.* *Lalu dibukanya pembungkus tuna itu, dan segera diberikannya kepada kucing tadi; sambil meneruskan perjalanannya ke RUMAH SAKIT.* *Tatkala Pemuda itu masuk ke ruang ICU,* *Alangkah terperanjatnya dia, tatkala ibunya tidak ada di ruang ICU itu; dan kaget, sehingga jatuhlah benda-benda bawaan yang dipegangnya.* *Dia lalu bergegas lari untuk bertanya kepada perawat yang bertugas* *Dimana ibuku...!??* *Perawat itu berkata, Ibumu sudah berangsur pulih dan kami pindahkan dia ke kamar biasa* *Pemuda itu terus mendapatkan ibunya.* *Maka ia pun menjumpai ibunya dalam keadaan sudah sadar dari komanya.* *Dia bersalaman dan mencium ibunya sambil bertanya apa yang terjadi...??* *Ibunya memberitahu, bahwa ketika dia dalam keadaan tidak sadar di kasur tempat tidur,* *Ibunya melihat Seekor Kucing bersama dengan anak-anaknya menengadahkan tangan ke arah langit sambil berdoa memohon agar Ibunya disembuhkan segera oleh Allah Swt* *Pemuda itu pun terkejut mendengar apa yang diceritakan ibunya.* *Maha Suci Allah, Tuhan Yang Rahmat-Nya meliputi setiap sesuatu.* *Segala puji bagi Allah... ternyata SEDEKAH melepaskan kita daripada penderitaan, dengan izin Allah.* *(Sembuhkan penyakitmu dengan memberi sedekah!!)* *Ini hanya karena ikan tuna*... *Rasulullah SAW bersabda: (Lindungi diri kamu daripada panas api neraka walaupun dengan separuh tamar)* لاإله إلا الله *"Ya Allah*... *Ringankanlah beban siapa saja yang menyebarkannya".*

*BERILAH AKU SEGELAS BERAS*

Suatu ketika MOBIL pengangkut BERAS tiba di sebuah toko. Orang orang datang berebut untuk membelinya. Terjadilah antrian panjang di toko pedagang BERAS. Tibalah giliran seorang WANITA TUA miskin, dengan tangan gemetar ia menyodorkan gelas yang dibawanya kepada si PENJUAL BERAS. WANITA TUA berkata : "Aku tidak mampu membeli BERAS mu, sudikah engkau bersedekah untukku dengan segelas BERAS saja.?" *PENJUAL BERAS :"Tidak, aku tidak bisa memberimu segelas BERAS."* Tetapi kemudian PENJUAL BERAS itu menyuruh pembantunya untuk membawa sekarung BERAS dan mengantarkannya ke rumah WANITA TUA itu. WANITA TUA tersebut menerima-nya dengan mata berkaca-kaca karena tidak percaya apa yang telah terjadi. Air mata bahagia mengalir deras di pipi keriput-nya. Seorang LAKI LAKI pembeli yang tadinya antri di belakang WANITA TUA bertanya pada si PENJUAL BERAS : "Pak..bukankah yang diminta wanita tua itu hanya segelas BERAS, mengapa bapak memberinya sekarung BERAS..?" *PENJUAL BERAS : "Itu karena dia meminta sesuai dengan KEBUTUHANNYA, sedangkan aku memberi sesuai KEMAMPUANKU."* "Aku melakukan itu karena begitu pula yang ALLAH lakukan kepadaku selama ini." "Setiap kali aku MEMINTA kepadaNYA apa yang kuinginkan, Ia selalu MEMBERIKU berdasarkan KUASA-NYA." "Dan pemberian-NYA bukan hanya sekedar cukup, melainkan SELALU LEBIH dari cukup." Insya ALLAH Kita Semua Bisa Menjadi Muslim Yang Sukses Mulia Dunia Akhirat

Mendidik Anak

Anak2 yg dididik dlm keluarga yg penuh kesantunan, etika tata krama, sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak2 yg tangguh, disenangi & disegani banyak orang... Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah. Tapi tdk canggung makan di warteg kaki lima... Mereka sanggup beli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yg keinginan & kebutuhan... Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota. Tapi santai saja saat harus naik angkot kemana2... Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan. Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan... Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah... Mereka tdk norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tdk merendahkan orang yg lebih miskin darinya... Mereka mampu membeli barang2 bergengsi. Tapi sadar kalau yg membuat dirinya bergengsi adalah kualitas, kapasitas dirinya, bukan dr barang yg dikenakan... Mereka punya.. Tapi tdk teriak kemana2. Kerendahan hati yang membuat orang lain menghargai & menghormati dirinya... Jangan didik anak dr kecil dgn penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan, etika tata krama... Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti : 🔹Pamit saat pergi dari rumah 🔹Permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang orang yang ada di rumah itu), 🔹Saat masuk atau pulang kerja memberi salam kepada rekan, terlebih pimpinan 🔹Kembalikan pinjaman uang sekecil apapun, 🔹Berani minta maaf saat ada kesalahan 🔹Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun... Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tdk punya attitude itu tdk akan mampu melakukannya... Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup... Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yg mengajarkan kita kesantunan, etika tata krama, kesederhanaan... Karena ini jauh lebih mahal drpd sekedar uang... ❤ Salam sehat dan tetap semangat

*E M O S I*

*Emosi pria* mempengaruhi *karirnya.* *Emosi wanita* mempengaruhi *pernikahannya.* Setiap hari bacalah artikel ini sekali. Perlahan diri anda akan berubah. *Di Thailand* ada orang legendaris bernama *Mr. Bai*, berkata : *_"Asalkan bisa mengatur emosi dengan baik, maka hal-hal duniawi pun akan lancar."_* Banyak orang berkonsultasi tentang kelancaran masa depan bisnisnya, rumah tangganya, anak-anaknya, atau pernikahannya. Saya hanya menjawab dengan satu pertanyaan, *"Bagaimana dengan emosi anda, baik atau tidak ?".* Sepanjang hidupnya manusia selalu belajar bagaimana *"menjadi orang".* Ini adalah materi pelajaran seumur hidup yang tidak ada istilah kelulusan. *Tidak peduli kaum ilmuwan, petani, pekerja, maupun pedagang, semuanya sama.* "Asalkan mau belajar, pasti akan maju." *Beberapa pelajaran dalam hidup :* *1. Belajar meminta maaf.* Seringkali manusia tidak mau mengakui kesalahannya, menganggap *semuanya adalah kesalahan orang lain*, dan dirinya sendiri yang benar. Sebenarnya *"tidak bisa mengakui kesalahan"* merupakan suatu *kesalahan.* Kita harus bisa meminta maaf kepada orang tua, rekan kerja, masyarakat, bahkan kepada anak-anak dan musuh kita. Meminta maaf tidak akan membuat kita kekurangan apapun, *malahan bisa menunjukkan kelapangan hati kita.* "Belajar meminta maaf adalah hal yang baik dan merupakan suatu bentuk pelatihan diri." *2. Belajar kelembutan hati.* Gigi kita keras, namun lidah kita lembut. *Saat kita menua, gigi akan tanggal, sedangkan lidah kita tetap ada.* Jadi kita harus bisa lembut, barulah bisa panjang umur. *Sifat keras hati malah merugikan diri kita.* Hati yang lembut merupakan pencapaian besar dalam hidup manusia. *Orang yang keras kepala biasanya dijuluki berhati dingin, sifatnya dingin, atau hatinya keras seperti besi.* Jika kita bisa mengatur nafas, mengatur postur tubuh, dan mengatur hati kita, ibarat kita menenangkan kuda liar atau monyet liar supaya jinak, maka hidup kita akan lebih bahagia dan panjang umur. *3. Belajar menahan diri.* Dalam hidup ini, jika kita bisa "menahan emosi, badai dan ombak pun akan reda". *"Mundur selangkah, melihat langit dan laut masih luas" (tiada masalah).* Dengan menahan diri, semua masalah bisa dibereskan. *Menahan diri berarti bisa memakai kebijaksanaan untuk mengatur dan mengubah masalah besar menjadi masalah kecil, dan masalah kecil menjadi tiada masalah.* Jika kita mau hidup dengan damai, kita harus bisa menahan diri terhadap kebaikan dan keburukan dunia dan masyarakat serta gosip-gosip di masyarakat. Bahkan kita bisa menerimanya *(memakluminya).* *4. Belajar berkomunikasi.* Kurangnya komunikasi bisa menimbulkan gosip, perselisihan, dan kesalah-pahaman. *Hal terpenting dalam hidup bermasyarakat adalah bisa berkomunikasi dengan baik, saling memahami, toleransi, saling membantu.* Kita semua adalah saudara, jika selalu bertikai dan miskomunikasi, maka tidak akan bisa hidup berdampingan dengan damai. *5. Belajar melepas (tidak melekat).* Hidup kita ibarat sebuah koper, yang diangkat saat perlu dan ditaruh saat tidak perlu. *Saat harus melepas, jika kita malah melekatinya, maka seperti mengangkat koper yang berat dan tidak bisa bebas leluasa.* Hidup manusia ada batasnya. *Belajar mengakui kesalahan, menghargai orang lain, dan memaklumi orang lain, barulah kita bisa diterima oleh orang lain*. Belajar melepas barulah kita bisa bebas leluasa. *6. Belajar merasa terharu.* Saat melihat kebaikan orang lain, kita merasa senang melihat orang baik dan hal-hal baik, dan kita merasa terharu. *Bisa merasa terharu adalah suatu bentuk kasih sayang*. Dalam hidup banyak hal dan kata-kata yang bisa membuat kita terharu. *Jadi kita pun harus berusaha supaya bisa membuat orang lain terharu (dengan berbuat hal-hal baik dan berkata-kata baik).* *7. Belajar bertahan hidup.* Untuk bertahan hidup, kita harus menjaga kesehatan. *Tubuh sehat tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi juga membuat teman dan keluarga kita merasa tenang.* Menjaga kesehatan juga merupakan suatu bentuk bakti kepada orang tua. *Selamat menjalani hidup ini dgn penuh kebahagiaan.....* *Tetaplah menjadi Baik sampai Akhir hayat*.

*SUNNAH SEHARI HARI*

*▪ Sunnah Saat di Kamar Mandi* 1. Masuk kamar mandi kaki kiri dulu, keluar kaki kanan 2. Tutup kepala bila masuk kamar mandi. . Masuk kamar mandi. pakai alas kaki. 3. Buang air kecil dan besar dalam keadaan duduk/jongkok. 4. Di dalam kamar mandi. jangan lama² 5. Jangan makan, minum, dan bicara dalam kamar mandi. *▪ Sunnah Saat Tidur* 1. Kibaskan tempat tidur 2. Permulaan tidur miring sebelah kanan. 3. Kepala menghadap kiblat. 4. Baca doa tidur 5. Bangun tidur baca doa atau ucap syukur. 6. Rapikan tempat tidur. 7. Bersihkan diri. 8. Sebelum tidur berwudhu. 9. Maafkan semua kesalahan org lain dan halalkan hutang piutang. 10. Jika mimpi baik, bangun lalu doa supaya dipercepatkan. 11. Jika mimpi buruk, bangun lalu buat isyarat ludah ke kiri dan doa perlindungan. *▪ Sunnah Saat Makan* 1. Basuh tangan sebelum makan. 2. Makan buah dulu baru makan nasi. 3. Makan secara berjamaah, makan dengan keluarga makin ramai makin barokah rezeki tu. 4. Makan makanan yg ada di depan, jangan ambil yg jauh². 5. Makanan sunnah susu, madu, dan kurma. 6. Makan dimulai dari tepi kemudian tengah. 7. Hisap jari setelah makan (sunnah 3 jari) 8. Setelah makan segera mencuci piring. 9. Puasa Senin dan Kamis. *▪ Sunnah Saat Minum* 1. Minum dengan tangan kanan. 2. Minum dengan duduk. 3. Minum niat karena Allah dan baca Bismillah. 4. Baca bismillah dan alhamdulillah setiap kali tegukan. 5. Jangan gunakan gelas yg retak atau pecah. 6. Jangan tiup ke dalam air panas untuk mendinginkannya. 7. Jangan minum dalam wadah yg besar seperti jug air atau botol yg besar. *▪ Sunnah Saat Di Masjid* 1. Datang awal ke masjid 2. Berjalan kaki ke masjid. 3. Berwudhu dari rumah. 4. Baca doa masuk dan keluar masjid. 5. Masuk masjid kaki kanan, keluar kaki kiri. 6. Jika ada sampah dalam masjid ambil dan buang.. 1 sampah 1 bidadari di syurga kelak. 7. Bila masuk masjid niat i'tikaf, semua perkara yg dilakukan dalam masjid akan dianggap sebagai ibadah *▪ Sunnah Saat Berpakaian* 1.Baca Bismillah sebelum memakai baju atau doa ringkas ini "Ya Allah, aku memohon dari engkau kebaikan dari berpakaian ini". 2. Memakai pakaian dimulai dengan sebelah kanan, melepasnya dimulai dari sebelah kiri. 3. Jangan memakai pakaian untuk tujuan riya'. 4. Memakai pakaian yang menunjukkan simbol seorang muslim. *▪ Sunnah Saat Memasak* 1. Tutup aurat ketika memasak. 2. Aduk makanan dari kanan ke kiri. 3. Jangan biarkan makanan dan minuman dalam keadaan terbuka. 4. Ketika sedang memasak perbanyak zikir dan menyebut kebesaran Allah.(baik untuk ibu yg ingin membentuk anak²) *▪ Sunnah Saat Hari Jum'at* 1. Memotong kuku pada hari Jum'at. 2. Memperbanyak doa di antara imam khutbah sampai asar. 3. Mandi sunnah Jum'at. 4. Memakai pakaian terbaik untuk sholat Jum'at. 5. Memakai wangi wangian. *▪ Sunnah Saat Keluar Rumah* 1. Keluar rumah kaki kiri dulu, masuk kaki kanan. 2. Pakai sandal kaki kanan dulu, melepas kaki kiri. 3. Pamit kepada orang tua atau suami. 4. Baca doa keluar rumah, naik kendaraan. 5. Perbanyak zikir dalam perjalanan. 6. Bersedekah, minimal dengan kalimat yang baik, bermuka cerah atau tersenyum. 7. Niat memenuhi hajat orang lain. *▪ Sunnah Sebagai Muslim* 1. Semaikan rasa ingin berjuang di jalan Allah SWT. 2. Berazam untuk terus beristiqamah mempertahankan Islam. 3. Jangan melanggar perintah Allah SWT serta sunnah Rasulullah ﷺ. MARI AMALKAN SUNNAH RASULULLAH اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

KENALI TUJUH JENIS SAHABAT DALAM KEHIDUPAN

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillah, Alhamdulillah. Sahabatku saudaraku yang senantiasa dirahmati Allah SWT, Semoga kita semua sehat selalu bahagia bersama keluarga tercinta. Yang sedang sakit semoga cepat sembuh.. Aamiin. "DARI TUJUH MACAM PERSAHABATAN. HANYA SATU YANG AKAN SELAMAT BAHAGIA HINGGA AKHIRAT." 1. Ta'arufan (تعروفا) : Yaitu teman kenal secara kebetulan, seperti bertemu di kereta, halte bis, cafe dll 2. Ta'ariihan (تعريحا) : Yaitu teman karena faktor sejarah, seperti teman sekampung, sekost, se'almamater dll 3. Ahammiyatan (احمياتا) : Yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik, dll) 4. Faarihan (فاريحا) : Yaitu teman karena sehobby (hobby motor, nyanyi, futsal dll). 5. Amalan (املا) : Yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru dll 6. 'Aduwwan (عدوا) : Yaitu teman yang terlihat seperti baik, tapi sebenarnya penuh kebencian dan kemunafikan. 7. Hubban'Iimaanan (حبا للايمان) : Yaitu teman yang selalu mengingatkanmu serta mengajakmu selalu ke jalan Allah Swt. Dari Tujuh macam persahabatan di atas, nomor 1-6 akan sirna dan binasa di akhirat, Dan yang akan selamat kekal bahagia bersama hingga akhirat hanyalah persahabatan nomor TUJUH. Namun sahabat nomor TUJUH ini selalu dipandang sebelah mata, Selain dinilai sok alim dan tak asyik, juga tidak menghasilkan manfaat, kenikmatan dan kesenangan duniawi. Apabila para penghuni surga tidak menemui sahabat mereka saat didunia, maka mereka akan bertanya kepada الله SWT. "Yaa Rabb... kami tidak melihat sahabatku yang sewaktu didunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berdakwah bersama kami, Maka الله SWT berseru : "Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabatmu yang dihatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah." (HR Ibnu Mubarak). Semoga persahabatan kita adalah persahabatan "Hubban'Iil imaan" yaitu sahabat yang suka saling MENGINGATKAN dan MENGAJAK KE JALAN الله SWT, Dan semoga الله SWT kelak mengumpulkn kita dalam Syurga bersama Rasulullah Saw dengan Ridho dan Rahmat-Nya, آمين. Wallahu'alam Bis-Showab. Semoga Berkah Bermanfaat Dunia Akhirat. Tetap semangat jangan lupa senyum.. Wassalam.

Sejarah ACEH

Konon katanya nama Aceh merupakan singkatan dari Arab, Cina, Eropa & Hindia. Salah satu ahli yang tertarik meneliti tentang Aceh adalah Denis Lombard yg menyebutkan bahwa nama Aceh baru disebut dengan pasti sekali dalam Suma Oriental yang dikarang di Malaka sekitar tahun 1950 oleh Tomé Pires yang berkebangsaan Portugis. Lombard selanjutnya mengatakan bahwa kata Aceh dieja Achei. Beberapa tahun kemudian, dalam buku yang ditulis oleh Barros yang berjudul Da Asia disebutkan bahwa pengejaan kata Aceh dengan Achei telah mengalami perubahan yang berbentuk adanya penyengauan bunyi pada akhir kata, yaitu Achem. Penyengauan bunyi ini juga terdapat dalam naskah-naskah Eropa abad 16, 17, dan 18. Di dalam naskah-naskah Eropa pada abad-abad ini kata Aceh dieja Achin dan Atchin. Terjemahannya; Bangsa Aceh adalah satu bangsa yang membangun negeri di sebelah barat Pulau Ruja (Sumatera). Bangsa ini asalnya dari bangsa Achemenia, bangsa Achemenis berasal dari sebuah bukit Kaukasus di Eropa Tengah. Bangsa Achemenia hidup sekitar 2500 Tahun sebelum Masehi. Bangsa Achemenia satu bangsa yang suka merantau, sampai bangsa ini tersebar di seluruh Asia, Afrika, Eropa dan juga Pulau Ruja. Satu keturunan pindah ke tanah Persia, kemudian menjadi bangsa Persia, yang satu suku lagi pindah ke Pulau Ruja, kemudian lahir bangsa Aceh. Bangsa Aceh pertama sekali berasal dari bangsa Achemenia-Parsia-Acheh). Tentu saja itu bukan sebuah kebetulan, jika kemudian kita temukan akar sejarah migrasi manusia dari Persia, bahkan sebelum Raja Darius (521-486 Sebelum Masehi) yang menguasai Persia, konon beragama Zoroasther. Raja ini menyebarkan sayap pemerintahannya sampai Eropa, Anatolia, Mesir, Mesopotamia, dan India Barat. Dalam buku A History of World Societies disebutkan bahwa: “They had created “world empire” encompassing of the oldest and most honored kingdoms and peoples of the ancient Near East.” Jadi, ada benarnya bahwa penggalan lagu Rafly di atas, yaitu “Beek tabeoh kada wangsa meutuwah; turounan meugah meuri-ri wangsa; khujja ngoen majja lakap geupajah; turoenan meugah dorius raja”. Sampai sekarang, bukti sejarah ini memang masih mengundang sejumlah tanda tanya. Sebab, di dalam sejarah, selalu disebutkan nama Parsia di dalam sejarah Aceh, namun jarang yang bisa menarik kembali kemana arah sejarah Aceh sebelum Masehi atau sebelum Islâm datang ke daerah ini. Pada masa Darius dan anaknya Xerxes (486-464 Sebelum Masehi), mereka telah membangun suatu monarki kekuasaan, yang ternyata telah disebutkan sebagai “world empire” (kerajaan dunia) hingga menjadi cikal bakal beberapa kerajaan di Timur Tengah. Kemudian Jamuda dan Lilawangsa menulis: hon teuka di tanoh Parsi (Iran-Irak jinoe). Sabab musabab neueuka sampoe roh neumeunanggroe lam pulo ruja. Bak zameun Raja Dorius neumat keurajeun di Parsia, lam masa nyang kuasa keurajeun Raja Dorius luah lagoina mulai di Meuser troh u Hindi ngan lam pula Ruja. Lam masa nyan keu wangsa-ureung bako-bako di nanggroe Parsia neujak duek u nanggroe blah barat pulo Ruja nyang dudoe neulakap Nanggroe Aceh. Yoh goh nyang lam tanoh Acheh kana Aulia-Aulia Allah, nyang sahe naggroe Acheh milek harta Aulia-Aulia Allah (Bangsa Persia sebelum menjadi bangsa Aceh, pertama kali datang di tanoh Parsia (Iran-Irak sekarang). Sebab datang sampai membangun negeri di Pulau Ruja. Pada masa zaman Raja Darius memegang tampuk kekuasaan di Persia, pada waktu itu wilayah kekuasaan Raja Darius sangatlah luas sekali mulai dari Mesir hingga ke India sampai ke Pulau Ruja. Pada zaman itu berbagai bangsa di negeri Persia berangkat menetap di sebelah Barat Pulau Ruja kemudian diberi nama Nanggroe Aceh. Sebelum itu di tanah Aceh sudah ada wali-wali Allah, yang jaga negeri Aceh milik harta-harta Aulia Allah). Jadi, dapat dipastikan bahwa asal usul indatu orang Aceh adalah dari Parsia yang datang ke Pulau Ruja, sebuah pulau yang kemudian diberi nama Aceh. Namun yang menarik adalah jika benar pada zaman Raja Darius yang beragama Zoroasther sudah ada Wali-Wali Allah di Aceh, maka pertanyaannya adalah apa benar sudah ada agama yang menyembah Allah sebelum Masehi. Sebab ungkapan bahwa Aceh milik atau tanah para Wali juga ditemukan dalam ungkapan lagu Rafly berikut, Han geu meu kafe ureung Aceh nyang/ ’Saweub bumoe nyang tanoh Aulia/ Geutem sut nyawong peudong kheun Allah/ Kameunan reusam geutung pusaka… (Tidak akan menjadi Kafir orang Aceh itu/Sebab bumi ini adalah tanah Aulia/ Rela mengeluarkan nyawa untuk mempertahankan kalimah Allah/ Begitu adat yang diambil sebagai pusaka). Sayangnya semua sejarah itu masih berupa catatan perang. Kegemilangan Aceh sebagai salah satu kerajaan besar hanya cerita manis. Ada yang menarik tentang Aceh, yakni simbol agama yang dikekalkan dalam suasana dayah, sebagai pusat sumber ilmu agama Islam tempoe doeloe. Ketika Aceh hendak dijajah, semua suku dan ulama di Aceh sepakat melawan penjajahan. Karena itu, konsep kebencian orang Aceh terhadap penjajahan, bukan karena kebencian etnisitas atau sejarah, tetapi karena melawan penindasan atau penjajahan merupakan jihad. Hal itu dibuktikan oleh Tgk Chik Pantee Kulu dengan karyanya kitab Hikayat Prang Sabi yaitu membakar semangat orang Aceh melawan penjajah dengan ideologi agama. Dalam konteks etnis, orang Aceh adalah orang yang berjiwa kosmopolitan alias bisa menerima siapa saja atau suku bangsa apapun. Untuk mengelompokkan etnisitas, sistem kerajaan Aceh menyusun kependudukan berdasarkan negeri asal suku bangsa tersebut, sebagaimana dilukiskan dalam hadih maja “Sukee lhee reuthoh bak aneuk drang, Sukee ja sandang jeura haleuba, Sukee tok bate na bacut bacut, Sukee imuem peut yang gok-gok donya”. Sukee di sini dalam kata lain artinya suku sehingga hadih maja ini menggambarkan keragaman suku bangsa di dunia yang berdomisili di Aceh. Semuanya berhasil disatukan oleh sultan Alaidin Riayatsyah Al Qahhar (1537-1565) di bawah panji Islam dan terayomi di bawah payung kerajaan Aceh Darussalam. Mengenai asal usul masyarakat Aceh, HM. Zainuddin (1961), mengatakan bahwa orang dari suku Batak/Karee membentuk kaum Lhee Reutoih. Orang asing lainnya seperti Arab, Persia, Turki, Keling (dagang), Melayu semenanjung, Bugis membentuk kaum Tok Batee Sultan berasal dari kaum Tok Batee. Kaum percampuran dari Hindu dan Batak Karee membentuk group baru menjadi kaum Ja Sandang. Pimpinannya diberi gelar dengan panglima kaum dengan gelar kaum imeum peut. Sedangkan orang Gayo, sebagaimana dikutip Gerini (HM. Zainuddin, 1961) menghubungkannya dengan Dagroian sesuai dengan catatan- catatan Marcopolo. Menurutnya, Dagroian berasal dari kata-kata drang – gayu, yang berarti orang Gayo. Masyarakat tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan itu bisa saja berpunca di dalam masyarakat itu sendiri atau bersumber dari luar lingkungan masyarakat yang bersangkutan. Aceh mempunyai comparative advantage karena menjadi pusaran dunia, transit pertama sebelum ke bagian Nusantara