Jumat, 26 Juni 2020

About Coffee

Kebiasaan di dunia mengatakan ‘Coffee’?

Dalam bahasa Inggris, kita menggunakan kata Coffee, yang memiliki asal-usul dalam abad ke-16. Ini berasal dari caffe Italia, yang kahve Turki, dan qahwah Arab.
Keumuman dalam bahasa inggris adalah Coffee yang memiliki asal-usul dalam abad ke 16 serapan dari kata Caffe (Italia) serapan lagi dari Kahve (Turki) dan kembali serapannya ke asal tanamannya yaitu Qohwah (Arab).
Beberapa bahasa lain ditemukan kata atau derivatif:
    Urdu: Coffee
    Welsh: coffi (diucapkan ko-FEE)
Dalam banyak bahasa di seluruh dunia, huruf ‘k’ lebih disukai daripada huruf ‘c’ namun kata itu diucapkan dengan cara yang sangat mirip misalnya :
    Afrikaans: koffie (diucapkan Coffee)
    Belanda: koffie (diucapkan Coffee)
    Esperanto: KAFO
    Jerman: der Kaffee (diucapkan kah-FEE, maskulin, yang “K” dikapitalisasi karena semua kata benda Jerman dikapitalisasi)
    Finlandia: kahvi
    Hindi: kofi (diucapkan KOH-Fee)
     Rusia: kofe (diucapkan koe-Fee)
lalu dimana kata ‘Café’ Digunakan?

Café (diucapkan ka-Fey) digunakan lebih luas daripada Coffee dan berbagai bahasa lebih suka, termasuk Perancis, Italia, dan Spanyol. Ini diduga telah dimulai di Italia dengan caffe, mengacu pada wilayah Kaffa di Ethiopia.
Jadi menurut kesimpulan yang ada, anda cukup aman ketika keliling dunia meminta kopi menggunakan kata kafe.
    Italia: caffe (diucapkan KA-Fee)
    Perancis: café
    Spanyol: el café
    Bengali / Bangla: café
    Catalan: cafe
    Galician: café
    Irlandia: Caife
    Portugis: café
    Rumania: Cafea (diucapkan café-ah)
    Thai: kafea atau ca-fea
    Vietnam: ca phe (diucapkan ka Fey) atau cafe

Sekali lagi, kita perhatikan banyak bahasa lebih memilih untuk menggunakan ‘k’ di kafe, meskipun pengucapan jarang perubahan.
    Albania: kafe (diucapkan KA-fey)
    Basque: kafea atau akeuta
    Bulgaria: kafe
    Creole: kafe
    Denmark: kaffe (diucapkan kah-Fey)
    Yunani: Kafes (diucapkan ka-fes)
    Creole Haiti: kafe (diucapkan kah-Fey)
    Ibrani: ka-feh
    Macedonia: kafe
    Maltese: kafe
    Norwegia: kaffe
    Swedia: kaffe
    Wolof: kafe
Beberapa bahasa Eropa menggunakan akhir yang lebih lembut, lebih seperti ‘fee’ daripada ‘fay.’
    Islandia: kaffii ‘
    Latvia: KAFIJA (diucapkan ka-fee-ya)
    Luxembourg: Kaffi (seperti di Jerman, semua kata benda dikapitalisasi)
Bahasa China dan tetangganya yang menarik. Mereka terdengar sangat mirip dengan café, tetapi ketika mereka mengeropakan mereka membaca sedikit berbeda.
    Cina (Kanton): ga feh
    Cina (Mandarin): Kafei (baik konsonan berada dalam “nada pertama,” yang berarti bahwa pengucapan dalam nada yang tinggi).
Taiwan: ka fei (sama seperti Mandarin)

Dari Tempat asalnya kopi

Sangat penting untuk diingat bahwa kopi diperkirakan berasal di Timur Tengah dan Afrika Timur, khususnya di perkebunan Yaman dan Ethiopia. Ini juga di mana banyak kata untuk kopi dimulai.
Misalnya, biji kopi mendapatkan nama mereka dari kombinasi “Kaffa,” area Ethiopia utama penghasil kopi, dan “bun.” Juga, Mocha adalah sebuah kota pelabuhan di Yaman yang menjadi nama karakter citarasa dari biji kopinya, sedangkan kini kita sering menggunakannya untuk membuat minuman cokelat seperti latte mocha atau kopi coklat yang dinamakan mochacino.
Namun, kata-kata untuk kopi di bahasa yang digunakan di negara-negara di bawah ini sangat berbeda dari seluruh dunia.
    Ethiopia Amharic: buna (diucapkan boona)
    Ethiopia Semit: Bunna, buni, atau bun
    Arab: qahioa, qahua atau qahwe (Suara ‘q’ diucapkan rendah di tenggorokan, sehingga mungkin terdengar lebih seperti ‘Ahua’ ke pendengaran non-Arab.)
Di Mesir dan beberapa daerah lainnya, kopi biasanya disajikan dengan gula. Untuk memesan tanpa gula, mengatakan “qahua sada.”

Sebagian benua ucapan ‘Kava’ menjadi kata populer untuk kopi.

Mengambil dari kata qahwah bahasa Arab, kata Turki kahveh dikembangkan. Hal ini menyebabkan banyak bahasa Eropa Timur menggunakan kava kata untuk kopi.
    Turki: kahveh (diucapkan kah-VEY)
    Belarusia: kava
    Kroasia: kava
    Ceko: kava (diucapkan kaava) atau kafe
    Lithuania: kava
    Polandia: kawa (diucapkan kava)
    Slovakia: kava (diucapkan kah-va)
Ukraina: Kavy atau kava
Beberapa bahasa di wilayah yang sama ini memiliki sedikit variasi pada kava:
    Georgia: qava atau chai
    Hungaria: Kave (diucapkan KAH-vey)
    Serbia: KAFA
    Slovenia: kávé
    Yiddish: kávé

Bahasanya Pulau Pasifik  lebih Memilih ‘Kopi’

Ketika kami pindah ke pulau-pulau di Samudera Pasifik, kita melihat lebih banyak variasi kopi ketika berbicara tentang kopi.
Daerah pulau-pulau pasifik termasuk diantaranya adalah negara kita Indonesia kita temukan memakai kata Kopi, padahal di daerah-daerah ini terutama Indonesia lebih banyak memiliki variasi kopi yang unik akan citarasanya sesuai dataran tempatnya di tanam tetapi lebih punya bahasa yang seragam.
    Filipina / Tagalog: kape
    Hawaiian: Kope
    Indonesia: kopi (Untuk bahasa lampung biasa menyebutnya ‘Kahuwa’ jika masih mentah, dan akan bilang ‘Kupi’ jika telah diseduh)
    Korea: keopi atau ko-Pyi
    Melayu: kawah atau Koppi
    Sinhala (Sri Lanka): kopi
    Tamil (Sri Lanka): kapi-kottai atau kopi
Untuk negara-negara terakhir ini lebih sering menggunakan kata ‘Coffee’, namun ada pengecualian ketika mereka mengucapkan Coffee di daerahnya masing-masing dan ini memang terdengarnya agak unik.
     Armenia: surch (diucapkan suurch) atau sourdj
     Estonia: kohv
     Jepang: koohii
     Ojibwe: muckadaymashkikiwabu (secara harfiah berarti “obat air hitam”
     Persia: qéhvé
     Swahili: Kahawa
     Zulu: ikhofi
Demikian berbagai 70 bahasa untuk meminta kopi di seluruh dunia. Mulai sekarang semoga anda tidak bingung lagi ketika keliling dunia….

Minggu, 21 Juni 2020

ANAK-ANAK YANG MATI RASA

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim
---

Kelak akan tiba masanya, seperti yang dikabarkan oleh Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam, orangtua berpayah-payah mendidik anak, tetapi anaknya memperlakukan emaknya seperti tuan memperlakukan budaknya. Dan aku takut peristiwa itu akan terjadi di masa ini, masa ketika anak-anak tak mengenal pekerjaan rumah-tangga, dan pesantren maupun sekolah-sekolah berasrama lainnya tak lagi menjadi tempat bagi anak untuk belajar tentang kehidupan. Anak-anak itu belajar, tetapi hanya mengisi otaknya dari pengetahuan yang dapat diperoleh dari Google. Sementara tangannya bersih tak pernah mencuci maupun melakukan pekerjaan-pekerjaan fisik lainnya, sehingga empati itu mati sebelum berkembang. Tak tergerak hatinya bahkan di saat melihat emaknya kesulitan bernafas seumpama orang hampir mati disebabkan ketuaan atau sakitnya kambuh, tetapi anak tak bergeming membantunya. Apalagi berupaya melakukan yang lebih dari itu.

Aku termangu mengingat nasehat Rasulullah Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam mengenai tanda-tanda hari kiamat, salah satunya dari hadis panjang yang kali ini kita nukil ringkasnya:
.
سَأُخْبِرُكَ عَنْ أَشْرَاطِهَا: إِذَا وَلَدَتِ الْمَرْأَةُ رَبَّتَهَا
.
“Aku akan memberitahukan kepadamu tanda-tandanya; jika seorang (sahaya) wanita melahirkan tuannya.” (Muttafaqun ‘Alaih).
.
.
Ibunya bukanlah seorang budak. Bukan. Ibunya orang merdeka. Tetapi anak-anak itu tak tersentuh hatinya untuk cepat tanggap membantu ibunya. Padahal membantu saat diminta adalah takaran minimal bakti kepada orangtua. Takaran di atas itu, tanpa diminta pun ia sudah tergerak membantu. Dan di atasnya lagi masih bertingkat-tingkat kebaikan maupun kepekaan seorang anak tentang kebaikan apa yang sepatutnya ia perbuat terhadap kedua orangtuanya.

Ada yang perlu kita renungi. Ada airmata yang perlu mengalir, menadahkan tangan mendo’akan anak-anak dan keturunan kita, menangisi dosa-dosa, berusaha memperbaiki diri dan tetap tidak meninggalkan nasehat bagi anak kita karena ini adalah haknya. Nasehat. Ia adalah kewajiban kita untuk memberikannya meskipun mereka tak memintanya. Kitalah yang harus tahu kapan saat tepat memberikan nasehat sebab semakin memerlukan nasehat, justru kerapkali semakin merasa tak memerlukan nasehat.

Hari ini, betapa banyak anak yang di sekolah berasrama tak diajari mengurusi kehidupan pribadinya karena makanan siap saji setiap waktu makan, hanya perlu berbaris untuk mengambilnya. Sedangkan pakaian pun tak perlu ia menyempatkan waktu mengatur jadwal agar bersih saat mau digunakan, sementara tugas sekolah tetap tertunaikan. Tidak terbengkalai. Maka di saat mereka pulang, kita perlu melatih tangan dan juga hatinya agar tanggap. Bukan menyerahkan begitu saja kepada pembantu. Tampaknya ini hanya urusan pekerjaan rumah-tangga yang sepele, tetapi di dalamnya ada kecakapan mengelola diri, mengatur waktu dan lebih penting lagi adalah empati.

Apakah tidak boleh kita menggembirakan mereka dengan sajian istimewa saat mereka pulang dari pesantren? Boleh. Sangat boleh. Tetapi hendaklah kita tidak merampas kesempatan mereka untuk belajar mengenal pekerjaan rumah-tangga, menghidupkan empati dan mengasah kepekaannya membantu orangtua. Liburan adalah saat tepat belajar kehidupan. Bukan saat untuk libur menjadi orang baik sehingga seluruh kebaikan yang telah biasa mereka jalani di sekolah, sirna saat liburan tiba. Mereka seperti raja untuk sementara, sebelum kembali ke penjara suci.

Diam-diam saya teringat, konon di sebuah sekolah bernama Eton College, semacam Muallimin di Inggris tempat anaknya raja maupun anak orang sangat kaya bersekolah, para siswa diharuskan mencuci dan menyeterika bajunya sendiri. Bukan bayar laundry. Ini bukan karena orangtua mereka fakir miskin. Bukan. Tetapi karena dalam urusan sederhana itu ada kebaikan yang sangat besar bagi kehidupan mereka di masa yang akan datang, termasuk dalam hal kepemimpinan. Mereka menjadi lebih peka tentang apa yang seharusnya dilakukan saat menjadi pemimpin perusahaan, termasuk dalam mengelola waktu.

Apa yang dilakukan di Eton College sebenarnya bukan barang baru, tetapi saya merasa perlu menghadirkan kisah ini selintas hanya untuk menggambarkan betapa anak-anak memerlukan latihan untuk mengasah kepekaannya, menghidupkan empatinya dan meringankan langkahnya membantu orangtua. Mereka sangat perlu memiliki semua itu karena dua alasan. Pertama, ketiganya (kepekaan, empati dan kemauan untuk meringankan langkah) sangat mereka perlukan dalam menjalani kehidupan bersama orang lain, baik ketika berumah-tangga maupun berdakwah dan mengurusi ummat. Artinya, minimal semua itu mereka perlukan untuk meraih kehidupan rumah-tangga yang baik, tidak terkecuali dalam mendidik anak. Kedua, ketiganya mereka perlukan untuk dapat berbuat kebajikan bagi kedua orangtua (birrul walidain) dengan sebaik-baiknya. Dan birrul walidain merupakan salah satu kunci kebaikan yang dengan itu anak dapat berharap meraih ridha dan surga-Nya Allah ‘Azza wa Jalla.

Jadi, urusan terpentingnya bukan karena kita kewalahan lalu perlu bantuan mereka. Bukan. Bukan pula karena kita repot sehingga memerlukan kesediaan mereka untuk meringankan tugas-tugas kita. Tetapi hal terpenting dari melibatkan anak membantu pekerjaan di rumah dan tanggap terhadap orangtua justru untuk keselamatan dan kebaikan anak kita di masa-masa yang akan datang. Kejamlah orangtua yang tak melatih anaknya untuk berbakti kepadanya hanya karena merasa orangtua tak perlu menuntut anak membantunya. Ingatlah, kita latih, dorong dan suruh mereka agar cepat tanggap dan ringan membantu bukanlah terutama untuk meringankan beban orangtua, tetapi justru agar anak-anak kita memperoleh kemuliaan dan kebaikan di sisi Allah ‘Azza wa Jalla dengan birrul walidain. Sekurang-kurangnya tidak menyebabkan mereka terjatuh pada perbuatan mendurhakai orangtua. Dan ini merupakan serendah-rendah ukuran.

Ada yang perlu kita khawatiri jika lalai menyiapkan mereka. Pertama, anak-anak merasa berbuat kebajikan kepada kedua orangtua, termasuk membantu pekerjaan di rumah, bukan sebagai tugasnya. Mereka tak membangkang, tetapi lalai terhadap apa yang sepatutnya mereka kerjakan. Ini merupakan akibat paling ringan. Kedua, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang durhaka kepada orangtua. Dan karena kedurhakaan itu bersebab kelalaian orangtua dalam mendidik, maka di Yaumil Qiyamah mereka menjatuhkan orangtua di mahkamah Allah ‘Azza wa Jalla sehingga justru orang yang merasakan azab akhirat. Ketiga, sebagaimana disebut dalam hadis di atas, anak-anak berkembang menjadi pribadi yang memperbudak orangtua, bahkan setelah mereka mempunyai anak. Na’udzubiLlahi min dzaalik.

Ada yang perlu kita renungkan tentang bagaimana kita mendidik anak-anak kita. Saatnya kita kembali kepada tuntunan agama ini, bertaqwa kepada-Nya dalam urusan mendidik anak dan berusaha menggali tentang apa saja yang harus kita bekalkan kepada mereka.
.
.
.
Tulisan ini dimuat di Majalah Hidayatullah edisi Desember 2019

Selasa, 21 April 2020

Cara Mengaktifkan Paket Internet Murah Telkomsel 40 GB dan Kuota Gratis Indosat, XL Axis

MediasiSumut.blogspot.com- Selama pandemi virus corona Covid-19 sejumlah provider memberikan layanan paket internet murah ( kuota data murah), termasuk promo paket internet murah sampai 40 GB Telkomsel.

Sebelumnya, provider XL Axiata - Axis dan Indosat sudah memberikan kuota gratis dan paket internet gratis yang bisa dinikmati selama pandemi virus corona atau Covid-19.
Promo paket internet murah dari Telkomsel kali ini khusus bagi pelanggan Kartu Halo Telkomsel. Anda dapat menikmati sampai 40 GB.
Beda dengan Kuota Gratis atau paket internet gratis dari Indosat 28 GB dan XL Axiata - Axis yang berlangsung selama pandemi virus corona atau Covid-19
Telkomsel menyediakan promo paket internet murah berupa Paket Ekstra Kuota kartuHalo.
Provider pesaing Indosat dan XL Axiata - Axis itu menawarkan paket internet murah mulai 10 GB sampai 40 GB.
Teknisnya pun berbeda dengan kuota gratis atau paket internet gratis dari Indosat dan XL Axiata - Axis yang berlangsung selama pandemi Virus Corona atau Covid-19.
Yang perlu dicatat, paket internet murah ini khusus bagi pelanggan Kartu Halo Telkomsel.
Melansir dari laman Telkomsel, promo ini bernama "Paket Ekstra Kuota kartuHalo".

Paket Ekstra Kuota kartuHalo merupakan paket tambahan dengan pilihan benefit kuota internet atau combo telepon + internet.
Paket Ekstra Kuota kartuHalo terdiri dari:
- Paket Ekstra Kuota dengan masa aktif 30 hari.
- Paket Ekstra Kuota Berlangganan (Data + Combo) yang otomatis diperpanjang sesuai periode tagihan.
Paket Ekstra Kuota berlaku untuk seluruh pelanggan kartuHalo.
Khusus untuk Paket Ekstra Kuota Berlangganan (Data dan Combo), setiap pelanggan akan mendapatkan penawaran paket yang berbeda sesuai dengan profil pelanggan.
Berikut jenis pilihan paket internet murah Telkomsel:
1. Kuota 10 GB masa aktif 30 hari, harganya Rp 100.000
2. Kuota 20 GB masa aktif 30 hari, harganya Rp 150.000
3. Kuota 40 GB masa aktif 30 hari, harganya Rp 250.000

Cara mengaktifknya bisa melalui aplikasi MyTelkomsel, yakni dengan mengaktifkan paketnya pada menu "Internet".
Atau pelanggan juga dapat mengaktifkan paket ini melalui UMB *363# pada menu “Ekstra Kuota”.
Syarat dan ketentuan:
1. Harga belum termasuk PPN 10%.
2. Kuota internet berlaku di seluruh jaringan 2G/3G/4G.
3. Paket Ekstra Kuota kartuHalo akan dikonsumsi terlebih dahulu sebelum penggunaan kuota paket utama.
4. Paket Ekstra Kuota kartuHalo hanya berlaku untuk pemakaian domestik (tidak berlaku untuk International
5. Roaming yang akan dikenakan biaya terpisah).
6. Paket Ekstra Kuota bersifat sekali beli, sementara Paket Ekstra Kuota Berlangganan bersifat otomatis diperpanjang sesuai periode tagihan.
7. Khusus Paket Ekstra Kuota Berlangganan (Data dan Combo), setiap pelanggan akan mendapatkan penawaran paket yang berbeda sesuai dengan profil pelanggan.

Senin, 20 April 2020

Cara Tuhan dari Wuhan. Efek Positif Covid19

Jika mengutip Alquran Surah Shad ayat 27, “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah.”


Maka, kehadiran makhluk Allah Swt bernama Coronavirus ini pasti ada hikmahnya. Tentu saja, hikmah itu ada yang kasat mata, juga ada yang tidak.
Secara kasat mata, meskipun di satu sisi Coronavirus membuat kepanikan, dan mengancam kesehatan umat manusia, serta membuat kemunduran ekonomi dunia.
Tapi di sisi lain, pandemi ini juga membawa hikmah. Salah satunya, planet bumi bisa beristirahat sejenak dan bernafas lega saat udara menjadi lebih bersih serta atmosfer dunia secara keseluruhan menjadi lebih tenang. Ya, karena sebagian besar aktivitas manusia terpaksa dihentikan.
Karena pandemi ini, sebagian besar negara memaksa rakyatnya untuk tinggal di rumah. Pada akhirnya membuat tingkat konsumsi bahan bakar fosil pun menurun. Ini tentu bagus untuk bumi, karena polusi kadar nitrogen dioksida di udara menurun.
Tanpa adanya wabah Covid-19, mungkin sulit untuk melihat kondisi atmosfer bumi seperti saat ini.
Berikut ini gambaran dampak positif pandemi Coronavirus bagi atmosfer bumi di sejumlah negara:

Cina

Coronavirus dimulai dari Wuhan, Cina. Virus itu mulai menyebar dengan cepat di negara itu sejak Desember 2019, pemerintah Cina kemudian melakukan karantina kepada rakyatnya. Keputusan ini membuat penurunan signifikan emisi nitrogen dioksida di Cina.


Italia

Negara berikutnya yang terdampak Coronavirus secara cepat dan parah adalah Italia. Sebagai pusat industri, Italia memang mengalami penurunan yang sangat signifikan dalam kegiatan ekonomi akibat karantina.
Tapi dampak positifnya, sejak 1 Januari-11 Maret 2020, Italia mengalami penurunan emisi nitrogen dioksida, dan karantina itu ternyata berdampak positif terhadap lingkungan di seluruh Eropa.


Venesia

Di Venesia, kanal-kanal air yang sebelumnya tercemar menjadi jauh lebih jernih dalam beberapa minggu terakhir, sehingga tanah di bawah air pun terlihat. Ini terjadi sejak pandemi Coronavirus berlangsung, yang membuat tidak adanya lalu lintas kapal.

Seperti diketahui, lapisan Ozon adalah perisai yang melindungi bumi dari sinar matahari UltraViolet, yang dapat menyebabkan kerusakan pada manusia. Perisai ini telah menipis secara drastis sejak tahun 1970-an, dan akan terus memburuk akibat perilaku buruk manusia.
Penurunan polusi udara yang cukup besar karena kebijakan karantina di sejumlah besar negara akibat Coronavirus sangat membantu bumi memperbaiki lapisan Ozon-nya, dan tentu saja ini sangat menguntungkan bagi umat manusia.
Mewabahnya Virus Corona telah membuka mata kita semua. Bukankah ini hikmah dari pandemi Coronavirus? Bagaimana kita harus hidup selaras dengan alam sehingga tidak ada makhluk hidup yang merasa dirugikan. 
Jadi, marilah untuk tetap berprasangka baik (husnuzhan) kepada Allah Swt, yang menciptakan semua makhluk tanpa adanya kesia-siaan.

Minggu, 23 Februari 2020

Penangkal dan Penyembuh Virus Corona

*Obat Virus Corona Telah Ditemukan*

Negara +62 Sering Memakainya!

Sabtu, 22 Februari 2020

Menyambut kabar baik sebelumnya mengenai prediksi bakal musnahnya virus Corona pada Mei mendatang, dimana dua orang ahli dari Fakultas Kedokteran Yong Loo Lin National University of Singapore, Asisten Profesor Jyoti Somani dan Profesor Paul Ananth menyebut virus ini akan musnah dengan sendirinya.

Justeru, para ahli di China akhirnya berhasil menemukan obat virus corona ini yang disinyalir bakal menyembuhkan penyakit yang udah menyebar di negaranya.

Yang cukup mengejutkan, obat Virus Corona yang ditemukan ini ternyata sering dipakai di Indonesia.

Yap, setelah ribuan orang tumbang akibat wabah virus corona, akhirnya para ahli di Tiongkok menemukan penangkalnya.
Lewat uji klinis yang dilakukan para ahli, mereka akhirnya menemukan sebuah obat yang dirasa efektif untuk menon-aktifkan penyebaran virus Corona, yaitu Chloroquine Phosphate.

Senyawa ini, di Indonesia lebih dikenal sebagai obat antimalaria.

Chloroquine adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati malaria, atau mengobati penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk yang terinfeksi parasit.

Nah, melansir dari Xinhua, menurut Sun Yanrong, wakil kepala Pusat Nasional Nasional Pengembangan Bioteknologi di bawah Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dalam konferensi pers mengatakan bahwa para ilmuwan "dengan suara bulat" menyarankan bahwa obat tersebut bisa dimasukkan dalam versi berikutnya dari pedoman pengobatan dan diterapkan dalam uji klinis yang lebih luas sesegera mungkin.

Chloroquine Phosphate sendiri rupanya sudah digunakan selama lebih dari 70 tahun.

Sun Yanrong menambahkan jika obat tersebut sudah dilakukan beberapa skrining uji coba di lebih dari 10 rumah sakit di Beijing, serta di Provinsi Guangdong China Selatan dan Provinsi Hunan di China tengah.

Hasil dari uji klinis tersebut obat Chloroquine Phosphate telah menunjukkan kemanjuran yang cukup baik.

Dalam uji coba, kelompok pasien yang telah menggunakan obat sudah menunjukkan indikator yang lebih baik daripada kelompok paralel mereka.

Beberapa tandanya yakni berkurangnya demam, peningkatan gambar pada CT paru-paru, dan persentase pasien yang menjadi negatif dalam tes asam nukleat virus.

"Pasien yang menggunakan obat juga membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk pulih," tambahnya kepada Xinhua.

Pasien 100 persen sehat lagi

Sun memberi contoh seorang pasien berusia 54 tahun di Beijing, yang dirawat di rumah sakit empat hari setelah menunjukkan gejala virus corona.

Memblokir infeksi

Tim ahli, yang dipimpin oleh Zhong Nanshan, seorang spesialis pernapasan terkemuka dan seorang akademisi dari Chinese Academy of Engineering, sepakat bahwa Chloroquine Phosphate dapat digunakan untuk merawat lebih banyak pasien COVID-19, kata Sun.

Percobaan 'in vitro' sebelumnya menunjukkan bahwa itu dapat memblokir infeksi virus dengan mengubah nilai keasaman dan kebasaan di dalam sel dan menghalau reseptor virus corona SARS.

Selain itu, juga menunjukkan aktivitas untuk memodulasi kekebalan tubuh, yang dapat meningkatkan efek antivirus 'in vivo' dan didistribusikan secara luas di seluruh tubuh, termasuk paru-paru, setelah pemberian secara oral.

Sumber: hai.grid.id

Pentingnya Silaturrahim

Pada zaman dahulu ada seorang ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yang kuat sekali tahajudnya.

Hampir bertahun-tahun dia tidak pernah meninggalkan solat tahajud.

Pada suatu malam ketika hendak mengambil wudhu untuk tahajud, Abu dikejutkan oleh kehadiran satu makhluk yang duduk di tepi telaganya.

Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau?”

Sambil tersenyum, makhluk itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah".

Abu Bin Hasyim terkejut sekaligus bangga kerana telah didatangi oleh malaikat yang mulia.

Abu lalu bertanya, “Apa yang sedang kamu lakukan di sini?”

Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”

Melihat Malaikat itu memegang sebuah kitab tebal, Abu lalu bertanya;

“Wahai Malaikat, buku apakah yang engkau bawa?”

Malaikat menjawab; “Di dalamnya terdapat kumpulan nama hamba-hamba pencinta Allah.”

Mendengar jawapan Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dalam hati moga-moga namanya ada di situ.

Maka ditanyalah kepada Malaikat. “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ ?”

Abu menjangka namanya ada di dalam buku itu, kerana amalan ibadahnya yang tidak putus-putus, selalu mengerjakan solat tahajud setiap malam, berdo’a dan juga bermunajat kepada Allah SWT di sepertiga malam, setiap hari.

“Baiklah, biar aku lihat,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tidak menemukn nama Abu bin Hasyim di dalamnya.

Tidak percaya, Abu meminta Malaikat mencari sekali lagi.

“Betul... namamu tidak ada di dalam buku ini!” kata Malaikat.

Abu bin Hasyim pun gementar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat.

Dia menangis semahunya.

“Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dalam tahajud dan munajat, tetapi namaku tidak masuk dalam golongan para hamba pencinta Allah,” ratapnya.

Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim! Bukan aku tidak tahu engkau bangun setiap malam ketika yang lain tidur, engkau mengambil air wudhu dan menahan kedinginan ketika orang lain terlelap dalam kehangatan buaian malam.

Tapi tanganku dilarang Allah menulis namamu.”

“Apakah gerangan yang menjadi penyebabnya?” tanya Abu bin Hasyim.

“Engkau memang bermunajat kepada Allah, tapi engkau pamerkan dengan rasa bangga ke mana-mana.

Engkau asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Sedang di kanan kirimu ada orang sakit, ada orang lapar, ada orang sedang sedih, tidak engkau tengok tidak engkau ziarah.

Mereka itu mungkin ibumu, mungkin adik beradikmu, mungkin sahabatmu, malah mungkin juga cuma saudara seagama denganmu, atau mungkin cuma sekadar mereka menjadi tetanggamu.

Tidak engkau peduli pada mereka, kenapa?

Bagaimana mungkin engkau dapat menjadi hamba pencinta Allah kalau engkau sendiri tidak pernah mencintai hamba-hamba yang diciptakan Allah?” kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti​ disambar petir di siang hari.

Dia tersedar hubungan ibadah manusia tidaklah hanya kepada Allah semata (hablumminAllah), tetapi juga kepada sesama manusia (hablumminannas) dan juga kepada alam.

_*JANGAN BANGGA DENGAN BANYAKNYA SOLAT, PUASA, DAN ZIKIR KERANA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG !!!*_
_*``TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?*_
*_Nabi Musa: Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang?_*
*_Allah SWT:_*
*_SOLAT? Solat mu itu untukmu sendiri, kerana dengan mengerjakan solat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan mungkar._*
*_ZIKIR? Zikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang._*
*_PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri._*
*_Nabi Musa : Lalu apa yang membuat Mu senang Ya Allah?_*
*_Allah SWT: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIK-mu._*
_Itulah yang membuat AKU senang, kerana tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir di sampingnya. ---Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)---_

*_Saudara-Saudara, jika kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah._*
*_Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang dengannya._*
*_Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidup kita lapang dan bahagia_*
*(Dikutip dari Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)*

Saudaraku seiman, sebarkanlah ilmu ini agar kita makin barakah.

Pentingnya Silaturrahim.

Aamiin...

Selasa, 04 Februari 2020

Hutang

PINJEM DUIT

"ARDI., pinjem duit 400 ada gak? Nanti sore langsung aku ganti " Ari yang seorang kabag pagi - pagi buta datang kerumah Ardi untuk berhutang.
"Bentar ya RI, aku tanya istri dulu, duitnya di pegang istri soalnya." Ardi masuk ke dapur menemui istrinya yang sedang memasak sarapan untuk suami dan anak balitanya.
"Mah,  Ari pinjem uang 400 ada gak?"
"Ada  pah, tapi kalo dipinjem 400 sisa cuma seratus, aku cuma pegang lima ratus pah"
"Katanya nanti sore dibalikin mah"
"Ya udah ambil aja pah di dompetku, mungkin Ari butuh banget sampai pinjem uang pagi-pagi begini."
Ardi memberikan uang sebesar empat ratus ribu untuk ari.
Namun, janji ari yang mengembalikan uang di sore hari ternyata tidak ditepati.
Hingga petang menjelang, ari tak menampakkan batang hidungnya. Memang ari dan Ardi berteman sejak SD. Ari orang kaya sedangkan ardi hanya sopir bajaj omprengan,itupun cuma ikut orang.
"Pah, uang yang seratus tadi mamah belanjain susu dedek, sama beli gas, tinggal tiga puluh ribu pah" istri Ardi bercerita pada suaminya.
"Iya mah, mudah-mudahan besok dibayar ya, mungkin gak sempet kesini" Ardi mencoba menenangkan istrinya.
Hingga keesokan harinya tetap tak ada tanda-tanda ari datang ke rumah Ardi. Hal ini membuat istri ardi berbelanja hanya beras dan tahu saja. Karena kebetulan beras juga habis.
"Sarapannya cuma pake tahu pah" istri Ardi menyodorkan tahu goreng hangat dan nasi.
"Iya mah, gak apa-apa, tahu juga enak"
"Bayaran papah kan masih seminggu hari lagi, kalo ari gak bayar hutang sekarang besok kita makan apa?"
"Nanti papah berangkat kerja coba mampir ke rumah ari ya mah, siapa tau udah bisa bayar."
Ardi mengeluarkan sepeda motornya  ke halaman depan. Dia coba menyalakan mesinnya tapi macet. Ternyata bensin kering.
"Kenapa pah? Rewel motornya?"
"Bensin abis mah!"
Istri ardi mengeluarkan uang dari saku bajunya. Hanya ada dua lembar uang. Sepuluh dan lima ribuan.
"Pah, ini buat beli bensin." Sang istri menyodorkan uang sepuluh ribu untuk Ardi.
"Nanti kalo dedek minta jajan gimana?"
"Masih ada lima ribu kok"
Ardi menjalankan motornya menuju tempat kerja. Tak lupa ia mampir ke rumah ari. Ketika Ardi sampai, ari sedang duduk santai minum teh dengan camilan pisang goreng dan beberapa kue kering.
"Ri, udah ada belum, katanya bayar siang, istriku udah gak pegang uang"
"Sabar!!! Kalo ada udah aku bayar! Nanti siang aku bayar!" Ari mmbentak Ardi dan meninggalkannya di teras. Ardi tak bisa berbuat apa-apa dan pergi menuju tempat kerjanya.
#@$_&
Ketika sore sebelum Ardi pulang, istri Ardi dan anaknya sedang bermain di ruang tamu. Datanglah tukang bakso dan mangkal di sekitar rumah Ardi. Tukang bakso itu adalah langganan anak ardi.
"Mama, dedek mau bakso!"
"Nanti ya, tunggu papah pulang"
"Dedek maunya sekarang!"
Istri Ardi tak sanggup menjelaskan keadaan ekonominya pada sang buah hati. Ia terus menerus merengek pada ibunya. Sesekali ia mengintip dari balik kaca, melihat teman-temannya membeli bakso.
Harga 1 porsi bakso tujuh ribu, sedangkan uang yang dimiliki istri Ardi hanya lima ribu saja.
Tak tega melihat anaknya merengek akhirnya uang itu digunakan untuk membeli bakso.
"Bang, beli baksonya lima ribu boleh?yang kecil aja gak apa-apa."
Tukang bakso membolehkan dan segera meracik bakso untuk anak Ardi.
"Ini mbak baksonya!" Tukang bakso itu memberikan tiga plastik bakso dengan porsi penuh.
"Lho Bang! Aku cuma beli lima ribu!"
"Iya, itu bonus buat mbak yang udah langganan bakso saya"
"Makasih bang"
Istri Ardi membawa bakso itu dan memberikannya seporsi untuk anak semata wayangnya. Tak lama, Ardi pulang.
"Pah, kebetulan sekali, kita dapet rejeki dari Abang tukang bakso, dikasih tiga bungkus padahal beli lima ribu, ayo bang kita makan bareng"
Suaminya terlihat bahagia melihat istrinya senyum2. Merekapun makan bakso hingga kenyang..
"Pah, aku udah gak pegang uang, bagaimana belanja besok?"
"Papah, udah coba tagih ari, tapi papah malah dibentak, besok papa libur, nanti papah tagih lagi ya mah." Ardi membelai lembut kepala sang istri.
Keesokan harinya, di meja makan hanya tersaji nasi dan kecap. Tak ada lagi uang untuk dibelanjakan. Sang anak menolak untuk makan. Istri Ardi hanya bisa menangis.
Ardi pun bergegas, melihat istri dan anaknya makan nasi dan kecap. Ia pergi ke tempat ari dan menagihnya lagi.
"Ari, aku udah bener-bener gak ada uang buat makan"
Ari yang sedang menyeruput kopi tak menjawab ucapan Ardi. Ia masuk ke kamar, tak lama ia keluar lagi membawa uang.
"Nih, makan tuh uang!! Pinjem duit segitu aja ditagih terus, takut apa aku gak akan bayar?" Ari melempar uang pada Ardi. Empat lembar uang seratus ribuan jatuh di lantai.
Ardi memungutnya dan pergi pulang.
"Mah, ari udah bayar, buruan belanja sana" Ardi memberikan uang pada istrinya tanpa menceritakan apa yang terjadi.
Sang istri bergegas ke warung sayur dan dijalan ia berpapasan dengan ari,
Istri Ardi baru akan menyapa ari, namun ari malah buang muka terlihat sekali ia marah.
Setelah belanja sang istri bercerita pada suami tentang apa yang dialaminya. Barulah Ardi menceritakan semuanya...


Terkadang orang memberikan hutang bukan berarti dia kaya atau banyak duit, dia hanya memposisikan dirinya jika yang berhutang adalah dirinya yang sedang butuh uang. Namun kebanyakan orang yang diberi hutang menyepelekan hal itu. Suka ingkar janji, pura² lupa, dan sudah jadi rahasia umum jika yang berhutang memang lebih galak.

#copas