Selasa, 08 April 2008

Hubungan Poligami & Global Warming


09 April 2008
Munzir Baraqah

Hubungan Ekologi dengan Ilmu Sosial telah mengungkapkan, Kepala Keluarga yang bercerai dibanding Kepala Keluarga yang berpoligami menunjukkan biaya tambahan untuk perabotan, air serta pemakaian tanah juga material industri. Cara yang bersahabat dengan lingkungan adalah hidup dengan orang lain karena akan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

Perceraian berdampak negatif bagi kelestarian lingkungan. Sebuah rumah tangga yang di ikat tali perkawinan sebenarnya lebih mengefisienkan pemanfaatan berbagai sumber kehidupan di banding rumah tangga yang berantakan, ujar Jianguo Liu seorang pakar lingkungan di Michigan State University (analisis dampak perceraian terhadap lingkungan) di edisi mingguan Procedings of the National Academy of Science).

Semakin banyak rumah tangga semakin banyak menggunakan tanah, air & energi. Rumah tangga yang anggota keluarga banyak lebih efisien di banding yang sedikt. AC yang sama apakah anggota keluarga 2 atau 4, kulkas pakai tenaga listrik yang sama, 2 orang terpisah menggunakan 2 mesin cuci bukan satu. Perlipatgandaan orang yang menonton di tv yang sama, radio yang sama, kompor, makan di bawah lampu yang sama.

Janganlah harap untuk kepuasan diri sendiri. Penyebab semua ini yaitu : perceraian, pertukaran demography seperti orang tetap single lebih lama & rumah tangga beda generasi beda dapur.

Akhirnya, bagaimana memproteksi lingkungan dan mengatasi perubahan cuaca, namun perceraian adalah satu faktor yang terlewatkan yang perlu dipertimbangkan..

2 komentar:

Anonim mengatakan...

makanya jangan apriori dulu sama orang yang beristri lebih dari satu...

Anonim mengatakan...

wah...indahnya kebersamaan