Senin, 17 Januari 2022
TANDA-TANDA TUA BAGI PARA LELAKI
- Dulu sering gandeng *perawan*
Begitu tua di gandeng *perawat..*
- Dulu senengnya *cewek manis..*
Begitu tua *kencing manis..*
- Dulu rajin pake *minyak wangi..*
Begitu tua pake *minyak angin..*
- Dulu rajin *ke diskotik..*
Begitu tua rajin *ke apotik..*
KONDISI DAH GINI...
MAU DIAPAIN LAGI..???_
DI SERVICE KAGAK BISA, TUKAR TAMBAH KAGAK LAKU ๐๐
NASSSSIIIIIIIIIB..._
REUNI
Kata² yang sering ditanya
di waktu reunian.. :
REUNI Di usia 20-an : "KAMU KULIAH AMBIL JURUSAN APA" ๐
REUNI Di usia 30-an :
"KERJA di mana ?" ๐๐
Di usia 40-an :
"ANAK sudah berapa ?"
๐๐
Di usia 50-an :
"CUCU sudah berapa ?"
๐ ๐:
Di usia 60-an :
"Teman kita yang
sudah MENINGGAL..,
siapa aja yaa..?" ๐ฐ๐ฐ
Di usia 70-an :
"Teman kita yang
masih HIDUP..,
siapa aja yaa..?" ๐ญ๐ญ
REUNI Di usia 80-an :
"KAMU SIAPA
yaaaa..??".
๐๐๐๐๐ฉ๐ฉ
KAYA SETELAH USIA 5O TAHUN
Rata2 orang menjadi KAYA setelah usianya diatas 50 thn, karena:
1. Ada PERAK di rambutnya
2. Ada EMAS di giginya
3. Ada GAS di perutnya
4. Ada KRISTAL di kandung kemihnya
5. Ada GULA di darahya
6. Ada MINYAK di air seninya
7. Ada KAPUR di tulangnya
8. Ada PASIR di empedunya
9. Bahkan jantungnya pun ada yg pakai CINCIN.
Meski begitu, mereka umumnya tidak sombong, karena tercermin dari cara jalannya yang kian menunduk dan mereka mulai menyadari menjadi kaya tidaklah menyenangkan.
๐๐๐jaga sehatmu sebelum datang sakitmu.
ABSEN Group Kita
1. Yang cantik ?
- hadir pak ,,!!
2. Yang ganteng ?
- hadir pak ,,!!
3. Yang kurus,,,?
- lagi makan pak ,,!!
4. Yang gendut ?
- lagi Diet pak ,,!!
5. Yang Kece ?
- Lagi dandan pak ,,!!
6. Yang kalem..?
- Lagi diam pak ,,!!
7. Yang hitam ?
- gak keliatan yaa pak,,,?
8. Yang sakit ?
- Lagi minum obat pak..!!!
9. Yang lagi otw ?
- Monitor sambil nyetir pak.. !!!
10. Eh,,,tunggu dulu ada yang kurang ni,,,
yang sudah tua2 mana,,,?
ini pak lagi baca!!!
๐๐๐
DICARI TEMAN YANG BISA & MAU MEN- SHALATKAN SAYA, KETIKA SAYA WAFAT !
Duka cita di zaman sekarang dipenuhi Karangan Bunga yg tidak menambah apa-
apa...
Ada seseorang yang kami kenal,
sebagai seorang yang diberikan
kedudukan yang tinggi di dunia ini di
hadapan manusia.
Beberapa waktu yg lalu... beliau
Rahimahullaah wafat....
Maa syaa Allah...
Selang satu jam tersiar berita duka,
semua masyarakat bergerak. Tamu
berdatangan ke rumah megahnya.
Tidak sampai tiga jam, jalan raya di
sekitar rumah duka, penuh dengan
karangan bunga yg tersurat dari rupa-
rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga
oleh polisi militer. Patroli pengawal
disiapkan, panitia pengurusan jenazah
didatangkan khusus.
Keluarga tidak mau merepotkan
pengurusan oleh jamaah Masjid.
Tak masalah
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan
siap utk fardhu kifayah ketiga;
diShalatkan.
Di luar rumah orang ratusan sudah
berjejalan hadir. Maka diputuskan
jenazah dishalatkan di masjid.
Segera kami siapkan, masjid siap,
jenazah sudah di hadapan imam,
tetapi....yang berbaris di belakang imam baru enam orang!
Subhanallah, kami susul
para pelayat di luar masjid.
"pak..., bu..., ayo ambil wudhu...!
Shalat jenazah segera dimulai...! Ayo
pak...!!", kami menyeru.....
Namun, tamu-tamu elite dan sosialita
ini berujar di luar dugaan, "ini susah
buka sepatunya, dek...!" atau "kami
doakan saja..., dek dari sini, timpal ibu
yg lain sambil bercermin ke kaca mobil.
Subhanallah, kami berseru tetangga-
tetangga kampung kami yg sama-sama
hadir menyaksikan prosesi megah ini,
"pak..., bu..., Ayo...! Cepetan wudhu...!
Ayo pak..., diminta keikhlasannya...!!"
Bapak ibu tetangga kami ini hanya
menggeleng, sambil tersenyum, "nggak
dek...!,
"Kami Malu...Banyak orang besar!"
Jawab mereka polos...
Kami terhenyak menyerah...
Akhirnya kami kembali ke dalam
masjid, yang saat itu terhimpun sekitar
11 orang yang kemudian kami bagi
menjadi tiga shaf. Jenazah pun
dishalatkan.
Semoga Allah mengampuni beliau...,
menyayangi beliau..., dan memasukkan
beliau ke dalam Syurga-Nya yang
penuh kenikmatan.
Ibrah Bagi Yang Hidup
mulailah hari ini dan seterusnya.....!
Berkawanlah dengan mereka yang
pada waktunya, ikhlas menyalatkan
jenazah kita..., bahkan walau pun harus
menempuh jarak!.
Mereka yang ikhlas mau mendo'akan
ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini
sudah kaku.
Berdekatanlah dengan mereka yang
benar-benar menyayangi kita Dunia-
Akhirat!
Karena karangan bunga tidak
menambah amalan kita.....
Takziah dan ikut men-sholatkan
jenazah serta mendo'akan itulah yang
paling utama.....
Carilah teman ta'at Dunia- Akhirat
supaya kelak kita tidak hanya
menerima kiriman karangan bunga...!
Karena rizki terakhir kita di-do'akan
dalam sholat jenazah.
Reminder diri, sudah kah kita
mempunyai teman seperti ini ?
Semoga dan In-Shaa Allah...
SAUDARA²KU, KALAU SAYA BERPULANG
DULUAN TITIP SAYA DISHALATKAN
YA ?!
Jazakunnallahu Khairan
Syukran ,
Barakallahu Fiikum.
Aamiin Allahumma Aamiin...
#copas
MUKIDI
Sore itu Mukidi sudah Rapi bergaya mau ke Rumah Cewek yang di incarnya.
Sebelum ke Rumah Cewek tersebut,..
Mukidi mampir dulu ke Tukang Kembang.
Mukidi:
Bang... Kembang yang merah satu...!
Tukang Kembang :
Mau ngapรฉl nih….?
Mukidi:
Iya lah Bang.
Tukang Kembang:
Hรฉbatlah,
Romantis sekali.
Mukidi:
Yaa begitu deh... Upsss... Kembangnya satu lagi Bang... ๐
Tukang Kembang: Buat siapa lagi...?
Mukidi:
Buat Adiknya Bang...
Dia suka melirik saya, Kayaknya suka juga sama saya,
Mau saya pacarin saja dua-duanya.
Ehh sekalian satu lagi Bang... Kembangnya...!
Tukang Kembang:
Buat siapa lagi...?
Mukidi:
Buat Ibunya Bang,Lumayan masih Cantik dan Bahenol.
Dia suka lihatin saya. Kayaknya suka sama saya juga... ☺
Tukang Kembang:
Wahhhh.... Anak Muda Jaman Now... ๐ค
Sampai di rumah ceweknya,MukIdi sudah ditungggu Ceweknya,Adiknya dan Ibunya,
Mau diajak makan bareng.
Tapi sebelum makan Menunggu Bapaknya dulu yang belum pulang...
Tak lama kemudian Bapaknya datang dan langsung duduk di ruang Makan, dan bapaknya meminta Mukidi memimpin do’a.
Mukidi langsung merunduk sambil mimpin do'a...
Sangat khusuk sekali... Lamaaa lagi...
Karena Mukidi terlalu lama mimpin do'anya,
Malah makin menundukkan kepalanya dan terisak... ๐ญ
Cewek nya langsung nyolek sambil berbisik
:
Nggak nyangka Kang Mukidi Lelaki Religious, berdo'anya saja sangat lama sekali... so sweettt !!!.
Mukidi masih saja menunduk Sambil terisak menahan tangis
Lalu berbisik: Aku gak nyangka kalau Bapakmu yg jualan kembang...!
WKWKWK
๐๐๐๐๐คซ๐คซ๐คซ
Jumat, 14 Januari 2022
Hindari dosa dengan tahu tata cara bergaul dalam agama islam
Akhir akhir ini, Banyak Publik Figur yg harusnya menjadi contoh teladan, kerap menampilkan perilaku diluar ketentuan Agama. Penampilan luar terkadang sudah layaknya Muslimah Sejati, tetapi Adab & Sikap masih saja jauh dari apa2 yg dilarang Allah SWT.
Pada dasarnya pacaran sebagai sebuah bentuk sosialisasi dibolehkan selama tidak menjurus pada tindakan yang jelas-jelas dilarang oleh syara’. Yaitu pacaran yang dapat mendekatkan para pelakunya pada perzinahan.
َููุงَ ุชَْูุฑَุจُูุง ุงูุฒَِّูุง ุฅَُِّูู َูุงَู َูุงุญِุดَุฉً َูุณَุงุกَ ุณَุจِููุงً
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (Surat al-Isra’ ayat 32)
ุนَِู ุงุจِْู ุนَุจَّุงุณٍ ุฑَุถِู ุงُููู ุนَُْูู ุฃََُّูู ุณَู
ِุนَ ุงَّููุจَِّู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ َُُูููู ูุงَ َูุฎََُّْููู ุฑَุฌٌُู ุจِุงู
ْุฑَุฃَุฉٍ َููุงَ ุชُุณَุงِูุฑََّู ุงู
ْุฑَุฃَุฉٌ ุฅِูุงَّ َูู
َุนََูุง ู
َุญْุฑَู
ٌ ( ุฑูุงู ุงูุจุฎุงุฑู)
“Dari Ibnu Abbas ra. Ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw berkhutbah, ia berkata: Jangan sekali-kali seorang laki-laki ber-khalwat dengan seorang perempuan kecuali besertanya ada mahramnya, dan janganlah seorang perempuan melakukan musafir kecuali besertanya ada mahramnya” (muttafaq alaihi).
Rambu-rambu yg diberikan Rasulullah SAW kepada Ummat Islam mengenai model hubungan laki-laki dan perempuan yang terlarang.
hukum-dan-etika-pacaran-dalam-islam
Rasulullah SAW juga mengajarkan perlunya perkenalan dan menganjurkannya walau dalam waktu yang singkat sebagaimana pengalaman Al-Mughirah bin Syu’bah ketika meminang seorang perempuan, maka Rasulullah berkomentar kepadanya: ุงูุธุฑ ุงูููุง ูุงูู ุงุญุฑู ุงู ูุคุฏู
ุจูููู
ุง Lihatlah dia (wanita itu), sesungguhnya melihat itu lebih pantas (dilakukan) untuk dijadikan lauknya cinta untuk kalian berdua.
Oleh karena itu, segala macam bentuk pacaran tidak dapat dibenarkan kecuali jika pacaran yang bermakna khitbah yang membolehkan seorang lelaki hanya memandang muka dan telapak tangan perempuan, tidak lebih. Artinya tidak melebihi dari muka dan telapak tangan, tidak melebihi saat khitbah, dan juga tidak melebihi dari memandang itu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)