Senin, 17 Januari 2022
DICARI TEMAN YANG BISA & MAU MEN- SHALATKAN SAYA, KETIKA SAYA WAFAT !
Duka cita di zaman sekarang dipenuhi Karangan Bunga yg tidak menambah apa-
apa...
Ada seseorang yang kami kenal,
sebagai seorang yang diberikan
kedudukan yang tinggi di dunia ini di
hadapan manusia.
Beberapa waktu yg lalu... beliau
Rahimahullaah wafat....
Maa syaa Allah...
Selang satu jam tersiar berita duka,
semua masyarakat bergerak. Tamu
berdatangan ke rumah megahnya.
Tidak sampai tiga jam, jalan raya di
sekitar rumah duka, penuh dengan
karangan bunga yg tersurat dari rupa-
rupa orang besar di negeri ini.
Jalanan ditutup untuk umum, dijaga
oleh polisi militer. Patroli pengawal
disiapkan, panitia pengurusan jenazah
didatangkan khusus.
Keluarga tidak mau merepotkan
pengurusan oleh jamaah Masjid.
Tak masalah
Hingga selesailah jenazah dikafani, dan
siap utk fardhu kifayah ketiga;
diShalatkan.
Di luar rumah orang ratusan sudah
berjejalan hadir. Maka diputuskan
jenazah dishalatkan di masjid.
Segera kami siapkan, masjid siap,
jenazah sudah di hadapan imam,
tetapi....yang berbaris di belakang imam baru enam orang!
Subhanallah, kami susul
para pelayat di luar masjid.
"pak..., bu..., ayo ambil wudhu...!
Shalat jenazah segera dimulai...! Ayo
pak...!!", kami menyeru.....
Namun, tamu-tamu elite dan sosialita
ini berujar di luar dugaan, "ini susah
buka sepatunya, dek...!" atau "kami
doakan saja..., dek dari sini, timpal ibu
yg lain sambil bercermin ke kaca mobil.
Subhanallah, kami berseru tetangga-
tetangga kampung kami yg sama-sama
hadir menyaksikan prosesi megah ini,
"pak..., bu..., Ayo...! Cepetan wudhu...!
Ayo pak..., diminta keikhlasannya...!!"
Bapak ibu tetangga kami ini hanya
menggeleng, sambil tersenyum, "nggak
dek...!,
"Kami Malu...Banyak orang besar!"
Jawab mereka polos...
Kami terhenyak menyerah...
Akhirnya kami kembali ke dalam
masjid, yang saat itu terhimpun sekitar
11 orang yang kemudian kami bagi
menjadi tiga shaf. Jenazah pun
dishalatkan.
Semoga Allah mengampuni beliau...,
menyayangi beliau..., dan memasukkan
beliau ke dalam Syurga-Nya yang
penuh kenikmatan.
Ibrah Bagi Yang Hidup
mulailah hari ini dan seterusnya.....!
Berkawanlah dengan mereka yang
pada waktunya, ikhlas menyalatkan
jenazah kita..., bahkan walau pun harus
menempuh jarak!.
Mereka yang ikhlas mau mendo'akan
ampunan Allah bagi kita ketika jasad ini
sudah kaku.
Berdekatanlah dengan mereka yang
benar-benar menyayangi kita Dunia-
Akhirat!
Karena karangan bunga tidak
menambah amalan kita.....
Takziah dan ikut men-sholatkan
jenazah serta mendo'akan itulah yang
paling utama.....
Carilah teman ta'at Dunia- Akhirat
supaya kelak kita tidak hanya
menerima kiriman karangan bunga...!
Karena rizki terakhir kita di-do'akan
dalam sholat jenazah.
Reminder diri, sudah kah kita
mempunyai teman seperti ini ?
Semoga dan In-Shaa Allah...
SAUDARA²KU, KALAU SAYA BERPULANG
DULUAN TITIP SAYA DISHALATKAN
YA ?!
Jazakunnallahu Khairan
Syukran ,
Barakallahu Fiikum.
Aamiin Allahumma Aamiin...
#copas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar