Selasa, 18 Januari 2022

BELAJAR MEMAKNAI CACIAN DAN HINAAN (dari Tanya Jawab antara W & A)

Wartawan: _"Pak Anies pernah dicaci-maki orang?"_ Anies: *_"Sering, bahkan hampir tiap hari....!"_* Wartawan: _"Pernahkah dimusuhi seseorang..?"_ Anies: *_"Setiap saat....!"_* Wartawan: _"Apa pernah dibenci seseorang..?"_ Anies: *_"Sering....!"_* Wartawan: _"Pak Anies juga pernah dihujat seseorang..?_" Anies: *_"Hampir tiap jam, bahkan tiap menit....!"_* Wartawan: _"Apakah semua itu dilakukan secara terang-terangan..?"_ Anies: *_"Ada yang dilakukan secara terang-terangan. Ada juga yang hanya dilakukan secara diam-diam dari belakang..."_* Wartawan: _"Lantas apa yang Pak Anies perbuat terhadap orang-orang itu..?"_ Anies: *_"Mas Wartawan, dan semuanya saja dengarkan yaa..!_* *_Aku tidak balik mencaci-maki mereka._* *_Aku pun tidak merasa harus memusuhinya. Tidak pula akan membencinya dan aku juga tidak berpikir akan membalas hujatannya..."_* Wartawan (penasaran): _"Kenapa bisa demikian, Pak Anies..?"_ Anies (sambil membetulkan duduknya): *_"Itu karena pikiran serta hatiku tidak terfokus pada..._* *_Siapa yang mencaci-maki,_* *_Siapa yang memusuhi,_* *_Siapa yang membenci dan_* *_Siapa yang menghujat._* *_Pikiran dan hatiku hanya terfokus pada..._* *_Siapa yang menggerakkan lidah mereka, sehingga mencaci-maki aku..._* *_Siapa yang menggerakkan jiwa mereka, sehingga memusuhi aku..._* *_Siapa yang menggerakkan hatinya, sehingga membenci aku dan ..._* *_Siapa yang menggerakkan pikirannya, sehingga membuat mulutnya mampu menghujat aku."_* Wartawan: _"Dia itu siapa, Pak Anies..?"_ Anies: *_"DIA-Lah ALLAH YANG MAHA PENCIPTA._* *_DIA-Lah yang Maha Kuasa  atas segala sesuatu yang sudah, yang belum, yang sedang dan yang akan terjadi._* *_Ya... hanya DIA-lah satu-satunya yang memberi kemampuan dan kekuatan pada orang-orang itu, sehingga..._* *_Lidahnya bisa mencaci-maki,_* *_Jiwanya bisa memusuhi,_* *_Pikirannya bisa membenci dan..._* *_Bibirnya bisa menghujat aku._* *_Tanpa-NYA tentu mustahil bisa terjadi._* *_Sehingga aku beranggapan, sebenarnya cacian, kebencian, permusuhan​ dan hujatan itu sengaja dihadirkan ALLAH agar..._* *_Jiwaku menjadi KUAT melewati rintangan.._* *_Hatiku menjadi SABAR tatkala menghadapi ujian._* *_Jadi SALAH BESAR jika aku menyalahkan orang-orang  itu. Apalagi membalasnya._* *_Bagiku itu tidak perlu, bahkan aku berkeyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi pada hidupku ini tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba._* *_Semua sudah diatur sedemikian rupa oleh-NYA untuk kebaikanku._* *_Maka apapun kenyataan yang aku terima kemarin, hari ini atau suatu hari nanti tidak ada yang sia-sia._* *_Bahkan dibalik semua itu, pasti ada hikmah terbaik yang bisa merubah kehidupanku agar menjadi lebih baik dari sebelumnya_*. *_Karena aku tahu, Sesungguhnya ALLAH itu MAHA BAIK._* *_Mas wartawan, semuanya sahabatku..._* *_Jangan terpengaruh kalau dihina._* *_Jangan hati melambung kalau dipuji._* *_Tidak penting dianggap baik..._* *_Yang penting terus belajarlah menjadi orang yang baik dan bertanggung jawab."_* Hari ini, kita mendapatkan ilmu berharga tentang bagaimana memaknai caci maki, benci, dan hujatan. Semoga kita bisa  mempraktekkannya, walaupun sangat sulit. 💪 ___________________________/////✒️

Tidak ada komentar: