Senin, 17 Januari 2022

Taqwa & Manajemen Diri

Taqwa bermakna "perbaikan berkesinambungan". Keyakinan & berpandangan bahwa hidup kita hendaknya fokus pada upaya perbaikan terus menerus. Pada penerapannya dalam kehidupan, Taqwa mencakup pengertian perbaikan berkesinambungan yang melibatkan seluruh Aspek Jasmani & Rohani. Taqwa & Manajemen Diri Penerapan Taqwa dalam manajemen berfungsi: • Pemeliharaan Pemeliharaan Lahir & Batin berstandar operasional melalui pelatihan serta disiplin diri dengan tujuan mengharap Ridha Allah semata. • Perbaikan Kegiatan yang diarahkan pada meningkatkan standar diri Melalui inovasi, Taqwa bersifat selalu memelihara perbaikan kecil yang berlangsung & berkesinambungan, serta inovasi dalam perbaikan drastis sebagai hasil dari investasi sumber daya. Taqwa terfokus pada upaya diri menata akhlak, moral, komunikasi, pelatihan, kerja sama, pemberdayaan dan disiplin diri, yang merupakan pendekatan peningkatan berdasarkan akal sehat & Akidah. Komitmen Kualitas Taqwa Sasaran akhir Taqwa adalah tercapainya Kualitas Akidah & Kualitas Keimanan yg pada pada praktiknya Taqwa menempatkan kualitas pada prioritas tertinggi. Taqwa mengajarkan bahwa kita tidak akan mampu berubah jika kualitas diri dan melayani tidak memadai, sehingga komitmen diri terhadap kualitas Akhlak sangat dijunjung tinggi. Kualitas yang dimaksud dalam Taqwa akan hadir dalam sanubari berwujud kualitas Taqwa kepada Allah yg akan merambat, mengakar dalam wujud Taqwa dalam menjalin hubungan dengan Seluruh Alam. Orientasi Proses Taqwa Salah satu langkah awal penerapan Taqwa adalah menjalankan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) untuk menjamin terlaksananya kesinambungan ke-Taqwa-an. Siklus ini terdiri atas: • Rencana (plan) • Penetapan target untuk perbaikan dan perumusan rencana tindakan guna mencapai target tersebut. • Lakukan (do) Pelaksanaan dari rencana yang telah dibuat. • Periksa (check) Kegiatan pemeriksaan segala prosedur yang telah dijalankan guna memastikannya agar tetap berjalan sesuai rencana sekaligus memantau kemajuan yang telah ditempuh. • Tindakan (act) Menindaklanjuti ketiga langkah yang ditempuh sekaligus memutuskankan prosedur baru guna menghindari terjadinya kembali masalah yang sama atau menetapkan sasaran baru bagi perbaikan berikutnya. Siklus ini berputar secara terus menerus dengan diselingi oleh siklus Standarize-Do-Check-Act (SDCA) di antaranya. Dalam langkah Standar (Standarize) pada siklus ini, segala prosedur baru yang telah diputuskan pada langkah Tindak (Act) dalam siklus sebelumnya disahkan menjadi pedoman yang wajib dipenuhi. Standard Taqwa fokus pada kegiatan pemeliharaan & mengacu pada perbaikan. Masalah yang terjadi baru dapat ditemukan pemecahannya dengan mengumpulkan dan mengobservasi berbagai data yang berkaitan dengan masalah tersebut.Tanpa adanya data yang terintegrasi dan relevan, Standarisasi tidak dapat menemukan solusi yang paling efektif.

Tidak ada komentar: