Kenapa Orang Jujur Bisa Berbohong ???
ini logikanya ....
Suatu hari, ketika seorang kakek penebang kayu, kehilangan satu2nya kapak yg ia punya karena terjatuh ke sungai.
Dia menangis & berdoa, hingga muncullah seorang jin dan bertanya kepadanya :
“Mengapa engkau menangis? kata jin”
Sambil terisak si kakek bercerita tentang satu2nya kapak alat pencari nafkahnya telah terjatuh ke dlm sungai.
Jin menghilang seketika & muncul kembali dgn membawa Kapak Emas sambil bertanya:
“Apakah Ini Kapakmu?”
“Bukan,” jawab kakek.
Lalu jin menghilang lagi & muncul kembali
dgn membawa Kapak Perak sambil bertanya lagi:
“Apakah ini kapakmu?”
“Bukan,” sahut kakek sambil menggelengkan
kepala.
Setelah menghilang sekejap, jin kembali lagi dgn membawa kapak yg jelek dgn gagang
kayu & mata besi.
“Apakah ini kapakmu?”
“Ya, benar ini kapak saya."
“Kamu adalah orang jujur, oleh karenanya aku berikan ketiga kapak ini untukmu, Sebagai imbalan atas kejujuranmu!”
Kakek itu pulang ke rumah dgn rasa syukur & sukacita membawa kapak emas, perak dan kapaknya sendiri.
Beberapa hari kemudian, ketika menyeberangi sungai, isterinya terjatuh & hanyut ke dlm sungai.
Si kakek menangis dgn sedih & berdoa.
Muncullah jin yg memberinya 3 Kapak
tempo hari.
“Mengapa engkau menangis? kata jin”,
“Isteriku satu2nya yg amat kucintai terjatuh & hanyut ke dlm sungai.”
Lalu jin menghilang & muncul kembali dgn
membawa Luna Maya sambil bertanya :
“Apakah ini isterimu? tanya jin"
“Ya. jawab kakek”
Jin amat murka & berkata :
“Kamu bohong! Kemana perginya kejujuranmu yg dulu...!!!?”
Dgn ketakutan sambil gemetaran kakek itu
berkata :
“Jika aku tadi menjawab bukan, engkau akan kembali lagi dgn membawa dewi persik. Dan jika dewi persik kujawab bukan, engkau akan kembali dgn membawa isteriku yg sebenarnya, dan saya pasti akan menjawab benar, lalu engkau akan memberikan ke-tiga2nya untuk menjadi isteriku.
*Saya ini sudah tua......* maaanaaa kuaaaat....... jiiiiiinnn,,, luna maya saja sudah cukup bagiku, yg dua lagi kasiih ke bapak2 yg sedang membaca status ini saja ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Biar gak stress ketawa dulu kita... ๐๐๐ค
Senin, 30 September 2019
Sejarah G 30 S PKI
*INILAH SEJARAH YANG TIDAK BOLEH DILUPAKAN OLEH KITA SEMUA*
*Tgl 31 Oktober 1948 :*
Muso dieksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik Rakyat China (RRC).
*Akhir November 1948 :*
Seluruh Pimpinan PKI Muso berhasil dibunuh atau ditangkap, dan Seluruh Daerah yg semula dikuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lainnya.
*Tgl 19 Desember 1948*
Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.
*Tahun 1949 :*
PKI tetap Tidak Dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan Rekontruksi PKI dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965.
*Awal Januari 1950 :*
Pemerintah RI dengan disaksikan puluhan ribu masyarakat yang datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan Pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI dan mengidentifikasi Para Korban. Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 Kerangka Mayat yg 68 dikenali dan 40 tidak dikenali, sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 Kerangka Mayat yang semuanya berhasil diidentifikasi. Para Korban berasal dari berbagai Kalangan Ulama dan Umara serta Tokoh Masyarakat.
*Tahun 1950 :*
PKI memulai kembali kegiatan penerbitan Harian Rakyat dan Bintang Merah.
*Tgl 6 Agustus 1951 :*
Gerombolan Eteh dari PKI menyerbu Asrama Brimob di Tanjung Priok dan merampas semua Senjata Api yang ada.
Tahun 1951 :
Dipa Nusantara Aidit memimpin PKI sebagai Partai Nasionalis yang sepenuhnya mendukung Presiden Soekarno sehingga disukai Soekarno, lalu Lukman dan Nyoto pun kembali dari pengasingan untuk membantu DN Aidit membangun kembali PKI.
*Tahun 1955 :*
PKI ikut Pemilu Pertama di Indonesia dan berhasil masuk empat Besar setelah MASYUMI, PNI dan NU.
*Tgl 8-11 September 1957 :*
Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang–Sumatera Selatan Mengharamkan Ideologi Komunis dan mendesak Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Pelarangan PKI dan semua Mantel organisasinya, tapi ditolak oleh Soekarno.
*Tahun 1958 :*
Kedekatan Soekarno dengan PKI mendorong Kelompok Anti PKI di Sumatera dan Sulawesi melakukan koreksi hingga melakukan Pemberontakan terhadap Soekarno. Saat itu MASYUMI dituduh terlibat, karena Masyumi merupakan MUSUH BESAR PKI.
*Tgl 15 Februari 1958 :*
Para pemberontak di Sumatera dan Sulawesi Mendeklarasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), namun Pemberontakan ini berhasil dikalahkan dan dipadamkan.
*Tanggal 11 Juli 1958 :*
DN Aidit dan Rewang mewakili PKI ikut Kongres Partai Persatuan Sosialis Jerman di Berlin.
*Bulan Agustus 1959 :*
TNI berusaha menggagalkan Kongres PKI, namun Kongres tersebut tetap berjalan karena ditangani sendiri oleh Presiden Soekarno.
*Tahun 1960 :*
Soekarno meluncurkan Slogan NASAKOM (Nasional, Agama dan Komunis) yang didukung penuh oleh PNI, NU dan PKI. Dengan demikian PKI kembali terlembagakan sebagai bagian dari Pemerintahan RI.
*Tgl 17 Agustus 1960 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.200 Th.1960 tertanggal 17 Agustus 1960 tentang "PEMBUBARAN MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia)" dengan dalih tuduhan keterlibatan Masyumi dalam Pemberotakan PRRI, padahal hanya karena ANTI NASAKOM.
*Medio Tahun 1960 :* Departemen Luar Negeri AS melaporkan bahwa PKI semakin kuat dengan keanggotaan mencapai 2 Juta orang.
*Bulan Maret 1962 :*
PKI resmi masuk dalam Pemerintahan Soekarno, DN Aidit dan Nyoto diangkat oleh Soekarno sebagai Menteri Penasehat.
*Bulan April 1962 :*
Kongres PKI.
Tahun 1963 :
PKI Memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dengan Malaysia, dan mengusulkan dibentuknya Angkatan Kelima yang terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara” melawan Malaysia.
*Tgl 10 Juli 1963 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.139 th.1963 tertanggal 10 Juli 1963 tentang PEMBUBARAN GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), lagi-lagi hanya karena ANTI NASAKOM.
*Tahun 1963 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terjadi penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI, antara lain : KH.Buya Hamka, KH.Yunan Helmi Nasution, KH.Isa Anshari, KH.Mukhtar Ghazali, KH.EZ. Muttaqien, KH.Soleh Iskandar, KH.Ghazali Sahlan dan KH.Dalari Umar.
*Bulan Desember 1964 :*
Chaerul Saleh Pimpinan Partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) yang didirikan oleh mantan Pimpinan PKI, Tan Malaka, menyatakan bahwa PKI sedang menyiapkan KUDETA.
*Tgl 6 Januari 1965 :*
Atas Desakan dan Tekanan PKI terbit Surat Keputusan Presiden RI No.1/KOTI/1965 tertanggal 6 Januari 1965 tentang PEMBEKUAN PARTAI MURBA, dengan dalih telah Memfitnah PKI.
*Tgl 13 Januari 1965 :* Dua Sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) Menyerang dan Menyiksa Peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan Pelajar Wanitanya, dan juga merampas sejumlah Mushaf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya.
Awal Tahun 1965 :
PKI dengan 3 Juta Anggota menjadi Partai Komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. PKI memiliki banyak Ormas, antara lain : SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakjat, Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) BTI (Barisan Tani Indonesia), LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakjat) dan HSI (Himpunan Sardjana Indonesia).
*Tgl 14 Mei 1965 :*
Tiga Sayap Organisasi PKI yaitu PR, BTI dan GERWANI merebut Perkebunan Negara di Bandar Betsi, Pematang Siantar, Sumatera Utara, dgn Menangkap dan Menyiksa serta Membunuh Pelda Soedjono penjaga PPN (Perusahaan Perkebunan Negara) Karet IX Bandar Betsi.
*Bulan Juli 1965 :*
PKI menggelar Pelatihan Militer untuk 2000 anggota'y di Pangkalan Udara Halim dengan dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara”.
*Tgl 21 September 1965*:
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.291 th.1965 tertanggal 21 September 1965 tentang PEMBUBARAN PARTAI MURBA, karena sangat memusuhi PKI.
*Tgl 30 September 1965 Pagi :*
Ormas PKI Pemuda Rakyat dan Gerwani menggelar Demo Besar di Jakarta.
*Tgl 30 September 1965 Malam :*
Terjadi Gerakan G30S/PKI atau disebut GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh) : PKI Menculik dan Membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayatnya ke dalam sumur di LUBANG BUAYA Halim, mereka adalah : Jenderal Ahmad Yani, Letjen R.Suprapto, Letjen MT.Haryono, Letjen S.Parman, Mayjen Panjaitan dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. PKI juga menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution. PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yang sedang bertugas menjaga Rumah Kediaman Wakil PM Dr.J.Leimena yang bersebelahan dgn Rumah Jenderal AH.Nasution.
PKI juga menembak Putri Bungsu Jenderal AH.Nasution yang baru berusia 5 (lima) tahun, *Ade Irma Suryani Nasution*, yang berusaha menjadi Perisai Ayahandanya dari tembakan PKI, kemudian ia terluka tembak dan akhirnya wafat pada tanggal 6 Oktober 1965.
G30S/PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung yang membentuk tiga kelompok gugus tugas penculikan, yaitu : Pasukan Pasopati dipimpin Lettu Dul Arief, dan Pasukan Pringgondani dipimpin Mayor Udara Sujono, serta Pasukan Bima Sakti dipimpin Kapten Suradi. Selain Letkol Untung dan kawan-kawan, PKI didukung oleh sejumlah Perwira ABRI (TNI/Polri) dari berbagai Angkatan, antara lain : Angkatan Darat : Mayjen TNI Pranoto Reksosamudro, Brigjen TNI Soepardjo dan Kolonel Infantri A. Latief. Angkatan Laut : Mayor KKO Pramuko Sudarno, Letkol Laut Ranu Sunardi dan Komodor Laut Soenardi. Angkatan Udara : Men/Pangau Laksda Udara Omar Dhani, Letkol Udara Heru Atmodjo dan Mayor Udara Sujono. Kepolisian : Brigjen Pol. Soetarto, Kombes Pol. Imam Supoyo dan AKBP Anwas Tanuamidjaja.
*Tgl 1 Oktober 1965 :*
PKI di Yogyakarta juga Membunuh Brigjen Katamso Darmokusumo dan Kolonel Sugiono. Lalu di Jakarta PKI mengumumkan terbentuknya DEWAN REVOLUSI baru yg telah mengambil Alih Kekuasaan.
*Tgl 2 Oktober 1965 :*
Letjen TNI Soeharto mengambil alih Kepemimpinan TNI dan menyatakan Kudeta PKI gagal dan mengirim TNI AD menyerbu dan merebut Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dari PKI.
*Tgl 6 Oktober 1965 :*
Soekarno menggelar Pertemuan Kabinet dan Menteri PKI ikut hadir serta berusaha Melegalkan G30S, tapi ditolak, bahkan Terbit Resolusi Kecaman terhadap G30S, lalu usai rapat Nyoto pun langsung ditangkap.
*Tgl 13 Oktober 1965 :*
Ormas Anshor NU gelar Aksi unjuk rasa Anti PKI di Seluruh Jawa.
*Tgl 18 Oktober 1965 :*
PKI menyamar sebagai Anshor Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran, lalu mengundang Anshor Kecamatan Muncar untuk Pengajian. Saat Pemuda Anshor Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yang menyamar sebagai Fatayat NU, lalu mereka diracuni, setelah Keracunan mereka di Bantai oleh PKI dan Jenazahnya dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa/Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 62 (enam puluh dua) orang Pemuda Anshor yang dibantai, dan ada beberapa pemuda yang selamat dan melarikan diri, sehingga menjadi Saksi Mata peristiwa. Peristiwa Tragis itu disebut Tragedi Cemetuk, dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.
*Tgl 19 Oktober 1965 :* Anshor NU dan PKI mulai bentrok di berbagai daerah di Jawa.
*Tgl 11 November 1965 :*
PNI dan PKI bentrok di Bali.
Tgl 22 November 1965 : DN Aidit ditangkap dan diadili serta di Hukum Mati.
Bulan Desember 1965 : Aceh dinyatakan telah bersih dari PKI.
*Tgl 11 Maret 1966 :*
Terbit Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno yg memberi wewenang penuh kepada Letjen TNI Soeharto untuk mengambil langkah Pengamanan Negara RI.
B
*Tgl 12 Maret 1966 :*
Soeharto melarang secara resmi PKI.
*Bulan April 1966 :*
Soeharto melarang Serikat Buruh Pro PKI yaitu SOBSI.
*Tgl 13 Februari 1966 :*
Bung Karno masih tetap membela PKI, bahkan secara terbuka di dalam pidatonya di muka Front Nasional di Senayan mengatakan : ”Di Indonesia ini tidak ada partai yang Pengorbanannya terhadap Nusa dan Bangsa sebesar PKI…”
*Tgl 5 Juli 1966 :*
Terbit TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 yang ditanda-tangani Ketua MPRS–RI Jenderal TNI AH.Nasution tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan penyebaran Paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.
Bulan Desember 1966 :
Sudisman mencoba menggantikan Aidit dan Nyoto untuk membangun kembali PKI, tapi ditangkap dan dijatuhi Hukuman Mati pada tahun 1967.
Tahun 1967 :
Sejumlah kader PKI seperti Rewang, Oloan Hutapea dan Ruslan Widjajasastra, bersembunyi di wilayah terpencil di Blitar Selatan bersama Kaum Tani PKI.
*Bulan Maret 1968 :*
Kaum Tani PKI di Blitar Selatan menyerang para Pemimpin dan Kader NU, sehingga 60 (enam puluh) Orang NU tewas dibunuh.
*Pertengahan 1968 :*
TNI menyerang Blitar Selatan dan menghancurkan persembunyian terakhir PKI. Dari tahun 1968 s/d 1998 Sepanjang Orde Baru secara resmi PKI dan seluruh mantel organisasiya dilarang di Seluruh Indonesia dgn dasar TAP MPRS No.XXV Tahun 1966. Dari tahun 1998 s/d 2015
*Pasca Reformasi 1998*
Pimpinan dan Anggota PKI yg dibebaskan dari Penjara, beserta keluarga dan simpatisanya yg masih mengusung IDEOLOGI KOMUNIS, justru menjadi pihak paling diuntungkan, sehingga kini mereka meraja-lela melakukan aneka gerakan pemutar balikkan Fakta Sejarah dan memposisikan PKI sebagai PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan RI. Sejarah Kekejaman PKI yg sangat panjang, dan jgn biarkan mereka menambah lagi daftar kekejamanya di negeri tercinta ini.
Semoga Tuhan YME senantiasa melindungi kita semua
*BAGIKAN SEJARAH INI.*
*JADIKAN PELAJARAN*
*BUAT GENERASI YANG AKAN DATANG*
*Tgl 31 Oktober 1948 :*
Muso dieksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo. Sedang MH.Lukman dan Nyoto pergi ke Pengasingan di Republik Rakyat China (RRC).
*Akhir November 1948 :*
Seluruh Pimpinan PKI Muso berhasil dibunuh atau ditangkap, dan Seluruh Daerah yg semula dikuasai PKI berhasil direbut, antara lain : Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lainnya.
*Tgl 19 Desember 1948*
Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.
*Tahun 1949 :*
PKI tetap Tidak Dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan Rekontruksi PKI dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965.
*Awal Januari 1950 :*
Pemerintah RI dengan disaksikan puluhan ribu masyarakat yang datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan Pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI dan mengidentifikasi Para Korban. Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 Kerangka Mayat yg 68 dikenali dan 40 tidak dikenali, sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 Kerangka Mayat yang semuanya berhasil diidentifikasi. Para Korban berasal dari berbagai Kalangan Ulama dan Umara serta Tokoh Masyarakat.
*Tahun 1950 :*
PKI memulai kembali kegiatan penerbitan Harian Rakyat dan Bintang Merah.
*Tgl 6 Agustus 1951 :*
Gerombolan Eteh dari PKI menyerbu Asrama Brimob di Tanjung Priok dan merampas semua Senjata Api yang ada.
Tahun 1951 :
Dipa Nusantara Aidit memimpin PKI sebagai Partai Nasionalis yang sepenuhnya mendukung Presiden Soekarno sehingga disukai Soekarno, lalu Lukman dan Nyoto pun kembali dari pengasingan untuk membantu DN Aidit membangun kembali PKI.
*Tahun 1955 :*
PKI ikut Pemilu Pertama di Indonesia dan berhasil masuk empat Besar setelah MASYUMI, PNI dan NU.
*Tgl 8-11 September 1957 :*
Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang–Sumatera Selatan Mengharamkan Ideologi Komunis dan mendesak Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Pelarangan PKI dan semua Mantel organisasinya, tapi ditolak oleh Soekarno.
*Tahun 1958 :*
Kedekatan Soekarno dengan PKI mendorong Kelompok Anti PKI di Sumatera dan Sulawesi melakukan koreksi hingga melakukan Pemberontakan terhadap Soekarno. Saat itu MASYUMI dituduh terlibat, karena Masyumi merupakan MUSUH BESAR PKI.
*Tgl 15 Februari 1958 :*
Para pemberontak di Sumatera dan Sulawesi Mendeklarasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), namun Pemberontakan ini berhasil dikalahkan dan dipadamkan.
*Tanggal 11 Juli 1958 :*
DN Aidit dan Rewang mewakili PKI ikut Kongres Partai Persatuan Sosialis Jerman di Berlin.
*Bulan Agustus 1959 :*
TNI berusaha menggagalkan Kongres PKI, namun Kongres tersebut tetap berjalan karena ditangani sendiri oleh Presiden Soekarno.
*Tahun 1960 :*
Soekarno meluncurkan Slogan NASAKOM (Nasional, Agama dan Komunis) yang didukung penuh oleh PNI, NU dan PKI. Dengan demikian PKI kembali terlembagakan sebagai bagian dari Pemerintahan RI.
*Tgl 17 Agustus 1960 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.200 Th.1960 tertanggal 17 Agustus 1960 tentang "PEMBUBARAN MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia)" dengan dalih tuduhan keterlibatan Masyumi dalam Pemberotakan PRRI, padahal hanya karena ANTI NASAKOM.
*Medio Tahun 1960 :* Departemen Luar Negeri AS melaporkan bahwa PKI semakin kuat dengan keanggotaan mencapai 2 Juta orang.
*Bulan Maret 1962 :*
PKI resmi masuk dalam Pemerintahan Soekarno, DN Aidit dan Nyoto diangkat oleh Soekarno sebagai Menteri Penasehat.
*Bulan April 1962 :*
Kongres PKI.
Tahun 1963 :
PKI Memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dengan Malaysia, dan mengusulkan dibentuknya Angkatan Kelima yang terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara” melawan Malaysia.
*Tgl 10 Juli 1963 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.139 th.1963 tertanggal 10 Juli 1963 tentang PEMBUBARAN GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia), lagi-lagi hanya karena ANTI NASAKOM.
*Tahun 1963 :*
Atas desakan dan tekanan PKI terjadi penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI, antara lain : KH.Buya Hamka, KH.Yunan Helmi Nasution, KH.Isa Anshari, KH.Mukhtar Ghazali, KH.EZ. Muttaqien, KH.Soleh Iskandar, KH.Ghazali Sahlan dan KH.Dalari Umar.
*Bulan Desember 1964 :*
Chaerul Saleh Pimpinan Partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) yang didirikan oleh mantan Pimpinan PKI, Tan Malaka, menyatakan bahwa PKI sedang menyiapkan KUDETA.
*Tgl 6 Januari 1965 :*
Atas Desakan dan Tekanan PKI terbit Surat Keputusan Presiden RI No.1/KOTI/1965 tertanggal 6 Januari 1965 tentang PEMBEKUAN PARTAI MURBA, dengan dalih telah Memfitnah PKI.
*Tgl 13 Januari 1965 :* Dua Sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) Menyerang dan Menyiksa Peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, sekaligus melecehkan Pelajar Wanitanya, dan juga merampas sejumlah Mushaf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya.
Awal Tahun 1965 :
PKI dengan 3 Juta Anggota menjadi Partai Komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT. PKI memiliki banyak Ormas, antara lain : SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakjat, Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) BTI (Barisan Tani Indonesia), LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakjat) dan HSI (Himpunan Sardjana Indonesia).
*Tgl 14 Mei 1965 :*
Tiga Sayap Organisasi PKI yaitu PR, BTI dan GERWANI merebut Perkebunan Negara di Bandar Betsi, Pematang Siantar, Sumatera Utara, dgn Menangkap dan Menyiksa serta Membunuh Pelda Soedjono penjaga PPN (Perusahaan Perkebunan Negara) Karet IX Bandar Betsi.
*Bulan Juli 1965 :*
PKI menggelar Pelatihan Militer untuk 2000 anggota'y di Pangkalan Udara Halim dengan dalih ”Mempersenjatai Rakyat untuk Bela Negara”.
*Tgl 21 September 1965*:
Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No.291 th.1965 tertanggal 21 September 1965 tentang PEMBUBARAN PARTAI MURBA, karena sangat memusuhi PKI.
*Tgl 30 September 1965 Pagi :*
Ormas PKI Pemuda Rakyat dan Gerwani menggelar Demo Besar di Jakarta.
*Tgl 30 September 1965 Malam :*
Terjadi Gerakan G30S/PKI atau disebut GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh) : PKI Menculik dan Membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayatnya ke dalam sumur di LUBANG BUAYA Halim, mereka adalah : Jenderal Ahmad Yani, Letjen R.Suprapto, Letjen MT.Haryono, Letjen S.Parman, Mayjen Panjaitan dan Mayjen Sutoyo Siswomiharjo. PKI juga menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution. PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yang sedang bertugas menjaga Rumah Kediaman Wakil PM Dr.J.Leimena yang bersebelahan dgn Rumah Jenderal AH.Nasution.
PKI juga menembak Putri Bungsu Jenderal AH.Nasution yang baru berusia 5 (lima) tahun, *Ade Irma Suryani Nasution*, yang berusaha menjadi Perisai Ayahandanya dari tembakan PKI, kemudian ia terluka tembak dan akhirnya wafat pada tanggal 6 Oktober 1965.
G30S/PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung yang membentuk tiga kelompok gugus tugas penculikan, yaitu : Pasukan Pasopati dipimpin Lettu Dul Arief, dan Pasukan Pringgondani dipimpin Mayor Udara Sujono, serta Pasukan Bima Sakti dipimpin Kapten Suradi. Selain Letkol Untung dan kawan-kawan, PKI didukung oleh sejumlah Perwira ABRI (TNI/Polri) dari berbagai Angkatan, antara lain : Angkatan Darat : Mayjen TNI Pranoto Reksosamudro, Brigjen TNI Soepardjo dan Kolonel Infantri A. Latief. Angkatan Laut : Mayor KKO Pramuko Sudarno, Letkol Laut Ranu Sunardi dan Komodor Laut Soenardi. Angkatan Udara : Men/Pangau Laksda Udara Omar Dhani, Letkol Udara Heru Atmodjo dan Mayor Udara Sujono. Kepolisian : Brigjen Pol. Soetarto, Kombes Pol. Imam Supoyo dan AKBP Anwas Tanuamidjaja.
*Tgl 1 Oktober 1965 :*
PKI di Yogyakarta juga Membunuh Brigjen Katamso Darmokusumo dan Kolonel Sugiono. Lalu di Jakarta PKI mengumumkan terbentuknya DEWAN REVOLUSI baru yg telah mengambil Alih Kekuasaan.
*Tgl 2 Oktober 1965 :*
Letjen TNI Soeharto mengambil alih Kepemimpinan TNI dan menyatakan Kudeta PKI gagal dan mengirim TNI AD menyerbu dan merebut Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dari PKI.
*Tgl 6 Oktober 1965 :*
Soekarno menggelar Pertemuan Kabinet dan Menteri PKI ikut hadir serta berusaha Melegalkan G30S, tapi ditolak, bahkan Terbit Resolusi Kecaman terhadap G30S, lalu usai rapat Nyoto pun langsung ditangkap.
*Tgl 13 Oktober 1965 :*
Ormas Anshor NU gelar Aksi unjuk rasa Anti PKI di Seluruh Jawa.
*Tgl 18 Oktober 1965 :*
PKI menyamar sebagai Anshor Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran, lalu mengundang Anshor Kecamatan Muncar untuk Pengajian. Saat Pemuda Anshor Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yang menyamar sebagai Fatayat NU, lalu mereka diracuni, setelah Keracunan mereka di Bantai oleh PKI dan Jenazahnya dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa/Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 62 (enam puluh dua) orang Pemuda Anshor yang dibantai, dan ada beberapa pemuda yang selamat dan melarikan diri, sehingga menjadi Saksi Mata peristiwa. Peristiwa Tragis itu disebut Tragedi Cemetuk, dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.
*Tgl 19 Oktober 1965 :* Anshor NU dan PKI mulai bentrok di berbagai daerah di Jawa.
*Tgl 11 November 1965 :*
PNI dan PKI bentrok di Bali.
Tgl 22 November 1965 : DN Aidit ditangkap dan diadili serta di Hukum Mati.
Bulan Desember 1965 : Aceh dinyatakan telah bersih dari PKI.
*Tgl 11 Maret 1966 :*
Terbit Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno yg memberi wewenang penuh kepada Letjen TNI Soeharto untuk mengambil langkah Pengamanan Negara RI.
B
*Tgl 12 Maret 1966 :*
Soeharto melarang secara resmi PKI.
*Bulan April 1966 :*
Soeharto melarang Serikat Buruh Pro PKI yaitu SOBSI.
*Tgl 13 Februari 1966 :*
Bung Karno masih tetap membela PKI, bahkan secara terbuka di dalam pidatonya di muka Front Nasional di Senayan mengatakan : ”Di Indonesia ini tidak ada partai yang Pengorbanannya terhadap Nusa dan Bangsa sebesar PKI…”
*Tgl 5 Juli 1966 :*
Terbit TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 yang ditanda-tangani Ketua MPRS–RI Jenderal TNI AH.Nasution tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan penyebaran Paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.
Bulan Desember 1966 :
Sudisman mencoba menggantikan Aidit dan Nyoto untuk membangun kembali PKI, tapi ditangkap dan dijatuhi Hukuman Mati pada tahun 1967.
Tahun 1967 :
Sejumlah kader PKI seperti Rewang, Oloan Hutapea dan Ruslan Widjajasastra, bersembunyi di wilayah terpencil di Blitar Selatan bersama Kaum Tani PKI.
*Bulan Maret 1968 :*
Kaum Tani PKI di Blitar Selatan menyerang para Pemimpin dan Kader NU, sehingga 60 (enam puluh) Orang NU tewas dibunuh.
*Pertengahan 1968 :*
TNI menyerang Blitar Selatan dan menghancurkan persembunyian terakhir PKI. Dari tahun 1968 s/d 1998 Sepanjang Orde Baru secara resmi PKI dan seluruh mantel organisasiya dilarang di Seluruh Indonesia dgn dasar TAP MPRS No.XXV Tahun 1966. Dari tahun 1998 s/d 2015
*Pasca Reformasi 1998*
Pimpinan dan Anggota PKI yg dibebaskan dari Penjara, beserta keluarga dan simpatisanya yg masih mengusung IDEOLOGI KOMUNIS, justru menjadi pihak paling diuntungkan, sehingga kini mereka meraja-lela melakukan aneka gerakan pemutar balikkan Fakta Sejarah dan memposisikan PKI sebagai PAHLAWAN Pejuang Kemerdekaan RI. Sejarah Kekejaman PKI yg sangat panjang, dan jgn biarkan mereka menambah lagi daftar kekejamanya di negeri tercinta ini.
Semoga Tuhan YME senantiasa melindungi kita semua
*BAGIKAN SEJARAH INI.*
*JADIKAN PELAJARAN*
*BUAT GENERASI YANG AKAN DATANG*
Minggu, 22 September 2019
Kisah Uwais Al-Qarni
Tahukah sahabat siapakah Uwais al-Qarni? Uwais al-Qarni merupakan pemuda yang disebut-sebut namanya oleh Rasullulah saw kepada para sahabat baginda.
Rasullulah saw pernah berpesan kepada Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra bahawa akan lahir di kalangan tabi'in seorang yang sangat makbul doa yang akan lahir di zaman kamu (zaman selepas kewafatan Rasullulah saw).
Tujuan Rasullulah saw menyuruh Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra mencari Uwais al-Qarni tidak lain ialah meminta Uwais al-Qarni berdoa kepada Allah supaya mengampunkan dosa-dosa sahabat (Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra).
Marilah kita lihat apa istimewanya Uwais al-Qarni sehingga Rasullulah saw meminta sahabat mencari dan meminta doa darinya.
Memang benarlah kata-kata Rasulullah S.A.W, Uwais al-Qarni akhirnya muncul di zaman Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra. Kedua-dua mereka yang memang menunggu dan mencari kabilah-kabilah yang datang dari Yaman ke Madinah, akhirnya bertemu juga dengan Uwais al-Qarni. Pada pandangan mata kasar mereka, tidak mungkin dia adalah orang yang Rasulullah saw sebut-sebutkan ini kerana, Uwais Al-Qarni dianggap sebagai seorang yang kurang waras di kalangan orang awam atau penduduk setempat.
Uwais Al-Qarni adalah seorang yang berpenyakit sopak di seluruh tubuh badannya, yakni sejenis penyakit kulit yang tidak digemari ramai. Walaupun begitu, beliau adalah seorang yang soleh yang amat mengambil berat tentang ibunya yang uzur dan lumpuh. Beliau begitu tekun untuk mendapatkan keridhaan ibunya. Bapak beliau meninggal dunia ketika beliau masih kecil lagi. Beliau berpenyakit sopak sejak dilahirkan dan ibunya menjaganya sampai beliau dewasa.
Suatu hari ibunya memberitahu kepada Uwais Al-Qarni bahawa dia ingin sekali untuk mengerjakan ibadat haji. di Mekkah. Ibunya menyuruh Uwais Al-Darni supaya berikhtiar agar beliau dapat membawanya ke Mekah untuk menunaikan haji. Sebagai seorang yang miskin, Uwais Al-Qarni tidak berdaya untuk mencari perbelanjaan untuk ibunya kerana pada zaman itu kebanyakan orang pergi menunaikan haji dari Yaman ke Mekkah perlu menyediakan beberapa ekor unta yang dipasang di atasnya ‘Haudat’. Haudat ialah sebuah rumah kecil yang diletakkan di atas unta untuk melindungi diri daripada cuaca panas matahari dan hujan.
Uwais tidak mampu menyediakan perbelanjaan untuk ibunya pergi mengerjakan haji apatah lagi untuk memiliki unta.
Namun atas permintaan ibunya yang sangat Uwais kasihi. Uwais Al-Qarni mendapat suatu ilham. Beliau membeli seekor anak lembu yang baru lahir dan sudah habis menyusu. Beliau membuat sebuah rumah di atas ‘Tilal’ (tanah tinggi). Rumah untuk lembu itu dibina di atas bukit, apa yang beliau lakukan ialah pada petang hari beliau akan mendukung anak lembu untuk naik ke atas Tilal. Pagi esoknya beliau akan mendukung lembu itu turun dari Tilal tersebut untuk diberi makan. Itulah yang dilakukannya setiap hari. Ada ketikanya dia mendukung lembu itu mengelilingi bukit tempat dia memberi lembu itu makan. Perbuatan yang dilakukannya ini menyebabkan orang mengatakan beliau kurang waras.
Memang pelik, membuatkan rumah untuk lembu di atas bukit, kemudian setiap hari mengusung lembu, petang dibawa naik, pagi dibawa turun bukit.
Namun sebenarnya jika dilihat di sebaliknya, Uwais al-Qarni seorang yang bijak. Lembu yang asalnya hanya 20kg, selepas 6 bulan lembu itu sudah menjadi 100kg. Otot-otot tangan dan badan Uwais Al-Qarni pula menjadi kuat hinggakan dengan mudah mengangkat lembu seberat 100kg turun dan naik bukit setiap hari.
Selepas 8 bulan, apabila sampai musim haji. Rupa-rupanya perbuatannya selama ini adalah satu persediaan untuk beliau membawa ibunya mengerjakan haji. Beliau telah memangku ibunya dari Yaman sampai ke Mekah dengan kedua tangannya. Di belakangnya beliau meletakkan barang-barang keperluan seperti air, roti dan sebagainya. Lembu yang beratnya 100kg boleh didukung dan dipangku inikan pula ibunya yang lebih ringan. Beliau membawa (mendukung dan memangku) ibunya dengan kedua tangannya dari Yaman ke Mekah, mengerjakan Tawaf, Sa'ie dan di Padang Arafah dengan santai saja. Uwais juga memangku ibunya dengan kedua tangannya pulang semula ke Yaman dari Mekkah.
Setelah pulang kembali ke Yaman, ibunya bertanya:
“Uwais, apa yang kamu doakan sepanjang kamu berada di Mekkah?”
Uwais Al-Qarni menjawab:
“Saya berdoa minta supaya Allah mengampunkan semua dosa-dosa ibu”.
Ibunya bertanya lagi:
“Bagaimana pula dengan dosa kamu?”
Uwais Al-Qarni menjawab:
“Dengan terampun dosa ibu, ibu akan masuk syurga. Cukuplah ibu ridha dengan saya, maka saya juga masuk syurga.”
Ibunya berkata lagi:
“Ibu inginkan supaya engkau berdoa agar Allah hilangkan sakit putih (sopak) kamu ini.”
Uwais Al-Qarni berkata:
“Saya keberatan untuk berdoa karena ini Allah yang jadikan. Kalau tidak ridha dengan kejadian Allah, macam saya tidak bersyukur dengan Allah Ta’ala.”
Ibunya menambah:
“Kalau ingin masuk ke syurga, mesti taat kepada perintah ibu. Ibu perintahkan engkau berdoa.”
Akhirnya Uwais Al-Qarni tidak ada pilihan melainkan mengangkat tangan dan berdoa. Beliau lalu berdoa seperti yang diminta oleh ibunya supaya Allah menyembuhkan putih yang luar biasa (sopak) yang dihadapinya itu.
Allah SWT lalu menyembuhkan serta merta, hilang putih sopak di seluruh badannya kecuali tinggal satu tombok sebesar duit syiling di tengkuknya. Tanda tompok putih kekal pada Uwais Al-Qarni kerana permintaannya, kerana sopak ini adalah satu anugerah, maka inilah tanda pengenalan yang disebut Rasulullah saw kepada Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra:
“Tandanya kamu nampak di belakangnya ada satu bulatan putih, bulatan sopak. Kalau berjumpa dengan tanda itu, dialah Uwais al-Qarni.”
Tidak lama kemudian, ibunya meninggal dunia. Beliau telah menunaikan kesemua permintaan ibunya. Selepas itu beliau telah menjadi orang yang paling tinggi martabatnya di sisi Allah. Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra dapat berjumpa dengan Uwais Al-Qarni dan seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah S.A.W, mereka meminta supaya beliau berdoa agar Allah SWT berkenan mengampuni semua dosa-dosa mereka berdua.
Ketika Uwais al-Qarni berjumpa Saidina Umar dan Saidina Ali, beliau berkata:
“Aku ini datang dari Yaman ke Madinah karena aku ingin menunaikan wasiat Rasulullah S.A.W kepada kamu yaitu supaya kamu berdua berjumpa dengan aku.”
Maka Uwais Al-Qarni pun telah mendoakan untuk mereka berdua.
Setelah itu Saidina Umar, yang ketika itu memegang jawatan Khalifah, saidina umar mau membuat surat kepada Gubernur Kufah supaya melayan Uwais Al-Qarni dengan layanan yang istimewa. Namun begitu ditolak dengan baik oleh Uwais Al-Qarni.
Lalu Uwais Al-Qarni menjawab dengan lembut :
“Berada di tengah-tengah orang ramai sehingga tidak dikenali lebih aku sukai.”
Diriwayatkan semasa kewafatan beliau, terlalu ramai “orang” yang menyempurnakan jenazah beliau. Daripada urusan memandikan sehinggalah dibawa ke liang lahad. Agak mengherankan karena pada masa hidup beliau tiada orang yang memperdulikan beliau yang miskin. Malah ada yang menganggap beliau seorang yang gila. Siapakah “orang-orang” tersebut. Mereka itu adalah penduduk-penduduk langit yang terdiri dari pada malaikat-malaikat.
Demikianlah kisah Uwais Al-Qarni yang amat taat dan kasih kepada ibunya. Seorang Wali Allah yang tidak terkenal di bumi, tetapi amat terkenal di langit.
Wallahu a’lam.
Rasullulah saw pernah berpesan kepada Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra bahawa akan lahir di kalangan tabi'in seorang yang sangat makbul doa yang akan lahir di zaman kamu (zaman selepas kewafatan Rasullulah saw).
Tujuan Rasullulah saw menyuruh Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra mencari Uwais al-Qarni tidak lain ialah meminta Uwais al-Qarni berdoa kepada Allah supaya mengampunkan dosa-dosa sahabat (Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra).
Marilah kita lihat apa istimewanya Uwais al-Qarni sehingga Rasullulah saw meminta sahabat mencari dan meminta doa darinya.
Memang benarlah kata-kata Rasulullah S.A.W, Uwais al-Qarni akhirnya muncul di zaman Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra. Kedua-dua mereka yang memang menunggu dan mencari kabilah-kabilah yang datang dari Yaman ke Madinah, akhirnya bertemu juga dengan Uwais al-Qarni. Pada pandangan mata kasar mereka, tidak mungkin dia adalah orang yang Rasulullah saw sebut-sebutkan ini kerana, Uwais Al-Qarni dianggap sebagai seorang yang kurang waras di kalangan orang awam atau penduduk setempat.
Uwais Al-Qarni adalah seorang yang berpenyakit sopak di seluruh tubuh badannya, yakni sejenis penyakit kulit yang tidak digemari ramai. Walaupun begitu, beliau adalah seorang yang soleh yang amat mengambil berat tentang ibunya yang uzur dan lumpuh. Beliau begitu tekun untuk mendapatkan keridhaan ibunya. Bapak beliau meninggal dunia ketika beliau masih kecil lagi. Beliau berpenyakit sopak sejak dilahirkan dan ibunya menjaganya sampai beliau dewasa.
Suatu hari ibunya memberitahu kepada Uwais Al-Qarni bahawa dia ingin sekali untuk mengerjakan ibadat haji. di Mekkah. Ibunya menyuruh Uwais Al-Darni supaya berikhtiar agar beliau dapat membawanya ke Mekah untuk menunaikan haji. Sebagai seorang yang miskin, Uwais Al-Qarni tidak berdaya untuk mencari perbelanjaan untuk ibunya kerana pada zaman itu kebanyakan orang pergi menunaikan haji dari Yaman ke Mekkah perlu menyediakan beberapa ekor unta yang dipasang di atasnya ‘Haudat’. Haudat ialah sebuah rumah kecil yang diletakkan di atas unta untuk melindungi diri daripada cuaca panas matahari dan hujan.
Uwais tidak mampu menyediakan perbelanjaan untuk ibunya pergi mengerjakan haji apatah lagi untuk memiliki unta.
Namun atas permintaan ibunya yang sangat Uwais kasihi. Uwais Al-Qarni mendapat suatu ilham. Beliau membeli seekor anak lembu yang baru lahir dan sudah habis menyusu. Beliau membuat sebuah rumah di atas ‘Tilal’ (tanah tinggi). Rumah untuk lembu itu dibina di atas bukit, apa yang beliau lakukan ialah pada petang hari beliau akan mendukung anak lembu untuk naik ke atas Tilal. Pagi esoknya beliau akan mendukung lembu itu turun dari Tilal tersebut untuk diberi makan. Itulah yang dilakukannya setiap hari. Ada ketikanya dia mendukung lembu itu mengelilingi bukit tempat dia memberi lembu itu makan. Perbuatan yang dilakukannya ini menyebabkan orang mengatakan beliau kurang waras.
Memang pelik, membuatkan rumah untuk lembu di atas bukit, kemudian setiap hari mengusung lembu, petang dibawa naik, pagi dibawa turun bukit.
Namun sebenarnya jika dilihat di sebaliknya, Uwais al-Qarni seorang yang bijak. Lembu yang asalnya hanya 20kg, selepas 6 bulan lembu itu sudah menjadi 100kg. Otot-otot tangan dan badan Uwais Al-Qarni pula menjadi kuat hinggakan dengan mudah mengangkat lembu seberat 100kg turun dan naik bukit setiap hari.
Selepas 8 bulan, apabila sampai musim haji. Rupa-rupanya perbuatannya selama ini adalah satu persediaan untuk beliau membawa ibunya mengerjakan haji. Beliau telah memangku ibunya dari Yaman sampai ke Mekah dengan kedua tangannya. Di belakangnya beliau meletakkan barang-barang keperluan seperti air, roti dan sebagainya. Lembu yang beratnya 100kg boleh didukung dan dipangku inikan pula ibunya yang lebih ringan. Beliau membawa (mendukung dan memangku) ibunya dengan kedua tangannya dari Yaman ke Mekah, mengerjakan Tawaf, Sa'ie dan di Padang Arafah dengan santai saja. Uwais juga memangku ibunya dengan kedua tangannya pulang semula ke Yaman dari Mekkah.
Setelah pulang kembali ke Yaman, ibunya bertanya:
“Uwais, apa yang kamu doakan sepanjang kamu berada di Mekkah?”
Uwais Al-Qarni menjawab:
“Saya berdoa minta supaya Allah mengampunkan semua dosa-dosa ibu”.
Ibunya bertanya lagi:
“Bagaimana pula dengan dosa kamu?”
Uwais Al-Qarni menjawab:
“Dengan terampun dosa ibu, ibu akan masuk syurga. Cukuplah ibu ridha dengan saya, maka saya juga masuk syurga.”
Ibunya berkata lagi:
“Ibu inginkan supaya engkau berdoa agar Allah hilangkan sakit putih (sopak) kamu ini.”
Uwais Al-Qarni berkata:
“Saya keberatan untuk berdoa karena ini Allah yang jadikan. Kalau tidak ridha dengan kejadian Allah, macam saya tidak bersyukur dengan Allah Ta’ala.”
Ibunya menambah:
“Kalau ingin masuk ke syurga, mesti taat kepada perintah ibu. Ibu perintahkan engkau berdoa.”
Akhirnya Uwais Al-Qarni tidak ada pilihan melainkan mengangkat tangan dan berdoa. Beliau lalu berdoa seperti yang diminta oleh ibunya supaya Allah menyembuhkan putih yang luar biasa (sopak) yang dihadapinya itu.
Allah SWT lalu menyembuhkan serta merta, hilang putih sopak di seluruh badannya kecuali tinggal satu tombok sebesar duit syiling di tengkuknya. Tanda tompok putih kekal pada Uwais Al-Qarni kerana permintaannya, kerana sopak ini adalah satu anugerah, maka inilah tanda pengenalan yang disebut Rasulullah saw kepada Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra:
“Tandanya kamu nampak di belakangnya ada satu bulatan putih, bulatan sopak. Kalau berjumpa dengan tanda itu, dialah Uwais al-Qarni.”
Tidak lama kemudian, ibunya meninggal dunia. Beliau telah menunaikan kesemua permintaan ibunya. Selepas itu beliau telah menjadi orang yang paling tinggi martabatnya di sisi Allah. Saidina Umar ra dan Saidina Ali ra dapat berjumpa dengan Uwais Al-Qarni dan seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah S.A.W, mereka meminta supaya beliau berdoa agar Allah SWT berkenan mengampuni semua dosa-dosa mereka berdua.
Ketika Uwais al-Qarni berjumpa Saidina Umar dan Saidina Ali, beliau berkata:
“Aku ini datang dari Yaman ke Madinah karena aku ingin menunaikan wasiat Rasulullah S.A.W kepada kamu yaitu supaya kamu berdua berjumpa dengan aku.”
Maka Uwais Al-Qarni pun telah mendoakan untuk mereka berdua.
Setelah itu Saidina Umar, yang ketika itu memegang jawatan Khalifah, saidina umar mau membuat surat kepada Gubernur Kufah supaya melayan Uwais Al-Qarni dengan layanan yang istimewa. Namun begitu ditolak dengan baik oleh Uwais Al-Qarni.
Lalu Uwais Al-Qarni menjawab dengan lembut :
“Berada di tengah-tengah orang ramai sehingga tidak dikenali lebih aku sukai.”
Diriwayatkan semasa kewafatan beliau, terlalu ramai “orang” yang menyempurnakan jenazah beliau. Daripada urusan memandikan sehinggalah dibawa ke liang lahad. Agak mengherankan karena pada masa hidup beliau tiada orang yang memperdulikan beliau yang miskin. Malah ada yang menganggap beliau seorang yang gila. Siapakah “orang-orang” tersebut. Mereka itu adalah penduduk-penduduk langit yang terdiri dari pada malaikat-malaikat.
Demikianlah kisah Uwais Al-Qarni yang amat taat dan kasih kepada ibunya. Seorang Wali Allah yang tidak terkenal di bumi, tetapi amat terkenal di langit.
Wallahu a’lam.
Sabtu, 21 September 2019
Masjid yg Kas Saldo nya NOL rupiah
Masjid Fenomenal Jogokaryan.
Yogyakarta
Masjid yang kas saldonya selalu Rp. 0,- saat diumumkan..
Jika Masjid lain dengan bangga mengumumkan bahwa saldo infaknya puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka Masjid Jogokariyan selalu berupaya keras agar di tiap pengumuman saldo-infak harus NOL Rupiah !!
menurut LKM Masjid, Infak itu ditunggu pahalanya untuk jadi amal sholih, bukan untuk disimpan di rekening Bank..
Pengumuman infak jutaan juga dihawatirkan akan menyakitkan jika tetangga Masjid ada yang tak bisa ke Rumah Sakit karena tak punya biaya atau tak bisa sekolah..
Masjid yang menyakiti Jamaah adalah tragedi da'wah, sehingga dengan pengumuman saldo infak NOL Rupiah, maka jamaah lebih bersemangat mengamanahkan hartanya..
Masya Allah...
Bahkan mesjid ini malah mensejahterakan warganya dengan fasilitas wifi gratis, ruang olah raga untuk anak anak dan dewasa, buka puasa 5000 piring nasi setiap hari selama bulan ramadhan..
Masjid juga sanggup mencover warganya yang sakit dengan membawa Kartu Sehat Mesjid ke Rumah Sakit dan Klinik manapun di Jogja..
termasuk memberi hibah umrah bagi jamaah yang istiqomah shalat subuh di Mesjid..
ุฅَِّูู َุง َูุนْู ُุฑُ ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ู َْู ุขู ََู ุจِุงَِّููู َูุงَْْูููู ِ ุงْูุขุฎِุฑِ َูุฃََูุงู َ ุงูุตََّูุงุฉَ َูุขุชَู ุงูุฒََّูุงุฉَ ََููู ْ َูุฎْุดَ ุฅَِّูุง ุงََّููู َูุนَุณَู ุฃَُููุฆَِู ุฃَْู َُُูููููุง ู َِู ุงْูู ُْูุชَุฏَِูู
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” - (QS. At-Taubah 18)
22 Point Terpenting dari Masjid Jogokariyan
Masjid Jogokariyan menjadi masjid percontohan masjid yang makmur kegiatan di seluruh Indonesia.
1. Masjidnya hanya berlokasi di tanah wakaf 700 m2 tapi dengan 3 lantai, dan hanya masjid kampung (bukan masjid jami').
2. Kampung Jogokariyan dulunya bukan basis Muslim yg kuat.
3. Takmir mendata statistik kampung sekitar masjid (yg sudah sholat/belum, yg sholat jamaah ke masjid/belum, yg muslim/non muslim, beserta semua anggota keluarganya) untuk pemetaan target dakwah.
4. Takmir masjid berusaha menggembirakan masyarakat dan membuat mereka mau bersujud dgn berbagai cara yang syar'i.
5. Setelah mereka mau datang ke masjid, harus dibuat nyaman dan diisi dengan taklim-taklim ringan.
6. Takmir tidak boleh memarahi anak-anak yang ramai di masjid, tapi memberikan hadiah makanan ringan kalau tidak ramai dan mengganggu jamaah di masjid.
7. Yg blm jamaah ke masjid/belum sholat dibuat undangan seperti pernikahan dan disediakan makanan di masjid saat acara sholat jamaah. Makanan ditawarkan pada jamaah yang mau menjadi donatur untuk mentraktir makanan.
8. Yg belum bisa sholat diajari sholat oleh takmir (di masjid atau di rumah masing2)
9. Kas masjid tidak pernah besar bahkan targetnya adalah 0 (nol) tiap akhir bulan, karena kas masjid yg besar tanda takmir tidak bisa mengelola infaq jamaah menjadi pahala yg segera mengalir ke penginfaq.
10. Ada sarapan bubur, lontong sayur, susu kedelai, dll tiap minggu ba'da subuh.
11. Ada 500 - 1000 nasi bungkus tiap ba'da jumat (dana swadaya jamaah).
13. Ada divisi usaha penyewaan kamar penginapan di lantai 3 masjid untuk membayar petugas kebersihan dan tambahan operasional masjid.
14. Tidak ada gaji untuk takmir kecuali petugas kebersihan, karena gaji dari Allah tidak ada maksimalnya, sementara gaji manusia ada minimumnya (UMR).
15. TPA diajar oleh anak2 RISMA/RMJ.
16. Ada infaq beras (kotak amal khusus beras) untuk disalurkan ke dhuafa', walaupun sekarang isi kotak infaq beras itu berubah jadi uang, karena jamaah malas bawa beras. Bantuan untuk dhuafa' ini diambil di masjid ba'da subuh.
17. Masjid buka 24 jam dan ada WiFi gratis 24 jam.
18. Taklim untuk jamaah sangat banyak baik siang maupun malam.
19. Ada angkringan di depan masjid (tongkrongan) untuk jamaah ngobrol dan orang2 mampir istirahat.
20. Jika masjid dikelola dengan benar dan dipercaya jamaah, maka dana2 infaq dan dari donatur sangat mudah didapat, termasuk untuk donatur makanan, dll.
21. Jika kas masjid banyak justru jamaah malas menyumbang, tapi jika sedikit mereka akan tergerak untuk infaq.
22. Masjid itu milik Allah (QS AlJin: 18) sehingga rezeki masjid akan dijamin oleh pemilik masjid (Allah) dan takmir hanyalah pelayan umat (jamaah)
Semoga bisa dijadikan contoh untuk para takmir masjid yang lain. Aamiin
Silahkan share jika bermanfaat...
Yogyakarta
Masjid yang kas saldonya selalu Rp. 0,- saat diumumkan..
Jika Masjid lain dengan bangga mengumumkan bahwa saldo infaknya puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka Masjid Jogokariyan selalu berupaya keras agar di tiap pengumuman saldo-infak harus NOL Rupiah !!
menurut LKM Masjid, Infak itu ditunggu pahalanya untuk jadi amal sholih, bukan untuk disimpan di rekening Bank..
Pengumuman infak jutaan juga dihawatirkan akan menyakitkan jika tetangga Masjid ada yang tak bisa ke Rumah Sakit karena tak punya biaya atau tak bisa sekolah..
Masjid yang menyakiti Jamaah adalah tragedi da'wah, sehingga dengan pengumuman saldo infak NOL Rupiah, maka jamaah lebih bersemangat mengamanahkan hartanya..
Masya Allah...
Bahkan mesjid ini malah mensejahterakan warganya dengan fasilitas wifi gratis, ruang olah raga untuk anak anak dan dewasa, buka puasa 5000 piring nasi setiap hari selama bulan ramadhan..
Masjid juga sanggup mencover warganya yang sakit dengan membawa Kartu Sehat Mesjid ke Rumah Sakit dan Klinik manapun di Jogja..
termasuk memberi hibah umrah bagi jamaah yang istiqomah shalat subuh di Mesjid..
ุฅَِّูู َุง َูุนْู ُุฑُ ู َุณَุงุฌِุฏَ ุงَِّููู ู َْู ุขู ََู ุจِุงَِّููู َูุงَْْูููู ِ ุงْูุขุฎِุฑِ َูุฃََูุงู َ ุงูุตََّูุงุฉَ َูุขุชَู ุงูุฒََّูุงุฉَ ََููู ْ َูุฎْุดَ ุฅَِّูุง ุงََّููู َูุนَุณَู ุฃَُููุฆَِู ุฃَْู َُُูููููุง ู َِู ุงْูู ُْูุชَุฏَِูู
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” - (QS. At-Taubah 18)
22 Point Terpenting dari Masjid Jogokariyan
Masjid Jogokariyan menjadi masjid percontohan masjid yang makmur kegiatan di seluruh Indonesia.
1. Masjidnya hanya berlokasi di tanah wakaf 700 m2 tapi dengan 3 lantai, dan hanya masjid kampung (bukan masjid jami').
2. Kampung Jogokariyan dulunya bukan basis Muslim yg kuat.
3. Takmir mendata statistik kampung sekitar masjid (yg sudah sholat/belum, yg sholat jamaah ke masjid/belum, yg muslim/non muslim, beserta semua anggota keluarganya) untuk pemetaan target dakwah.
4. Takmir masjid berusaha menggembirakan masyarakat dan membuat mereka mau bersujud dgn berbagai cara yang syar'i.
5. Setelah mereka mau datang ke masjid, harus dibuat nyaman dan diisi dengan taklim-taklim ringan.
6. Takmir tidak boleh memarahi anak-anak yang ramai di masjid, tapi memberikan hadiah makanan ringan kalau tidak ramai dan mengganggu jamaah di masjid.
7. Yg blm jamaah ke masjid/belum sholat dibuat undangan seperti pernikahan dan disediakan makanan di masjid saat acara sholat jamaah. Makanan ditawarkan pada jamaah yang mau menjadi donatur untuk mentraktir makanan.
8. Yg belum bisa sholat diajari sholat oleh takmir (di masjid atau di rumah masing2)
9. Kas masjid tidak pernah besar bahkan targetnya adalah 0 (nol) tiap akhir bulan, karena kas masjid yg besar tanda takmir tidak bisa mengelola infaq jamaah menjadi pahala yg segera mengalir ke penginfaq.
10. Ada sarapan bubur, lontong sayur, susu kedelai, dll tiap minggu ba'da subuh.
11. Ada 500 - 1000 nasi bungkus tiap ba'da jumat (dana swadaya jamaah).
13. Ada divisi usaha penyewaan kamar penginapan di lantai 3 masjid untuk membayar petugas kebersihan dan tambahan operasional masjid.
14. Tidak ada gaji untuk takmir kecuali petugas kebersihan, karena gaji dari Allah tidak ada maksimalnya, sementara gaji manusia ada minimumnya (UMR).
15. TPA diajar oleh anak2 RISMA/RMJ.
16. Ada infaq beras (kotak amal khusus beras) untuk disalurkan ke dhuafa', walaupun sekarang isi kotak infaq beras itu berubah jadi uang, karena jamaah malas bawa beras. Bantuan untuk dhuafa' ini diambil di masjid ba'da subuh.
17. Masjid buka 24 jam dan ada WiFi gratis 24 jam.
18. Taklim untuk jamaah sangat banyak baik siang maupun malam.
19. Ada angkringan di depan masjid (tongkrongan) untuk jamaah ngobrol dan orang2 mampir istirahat.
20. Jika masjid dikelola dengan benar dan dipercaya jamaah, maka dana2 infaq dan dari donatur sangat mudah didapat, termasuk untuk donatur makanan, dll.
21. Jika kas masjid banyak justru jamaah malas menyumbang, tapi jika sedikit mereka akan tergerak untuk infaq.
22. Masjid itu milik Allah (QS AlJin: 18) sehingga rezeki masjid akan dijamin oleh pemilik masjid (Allah) dan takmir hanyalah pelayan umat (jamaah)
Semoga bisa dijadikan contoh untuk para takmir masjid yang lain. Aamiin
Silahkan share jika bermanfaat...
Selasa, 10 September 2019
Laki laki itu Ibarat Pesawat
Laki-laki itu ibarat pesawat๐๐
Umur 25 thn an
Kaya pesawat ✈️ tempur
Dimana ada lawan langsung sergap dan tembak
Umur 40 thn an
Kaya pesawat ✈️ pembom
Intai dulu 2x seminggu ngebom
Umur 50 thn an
Kaya pesawat ✈ pengintai
Biasanya mengintai terus nembaknya 2x sebulan
Umur 60 thn an
Kaya pesawat ✈️ hellycopter
Ributnya aja yang seru, tp gak nembak2
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Jangan ketawa, anda umur berapa?? ๐
Umur 25 thn an
Kaya pesawat ✈️ tempur
Dimana ada lawan langsung sergap dan tembak
Umur 40 thn an
Kaya pesawat ✈️ pembom
Intai dulu 2x seminggu ngebom
Umur 50 thn an
Kaya pesawat ✈ pengintai
Biasanya mengintai terus nembaknya 2x sebulan
Umur 60 thn an
Kaya pesawat ✈️ hellycopter
Ributnya aja yang seru, tp gak nembak2
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Jangan ketawa, anda umur berapa?? ๐
Manfaat Daun Teh
MINUM teh itu punya kenikmatan tersendiri. Kesejatian hidup penyuka minuman yang relatif fleksible pengolahannya ketimbang ngopi. Tapi senikmat apapun minum teh, disarankan tidak berlebihan.
Minuman yang diolah dari daun Camellia sinensis yang dikeringkan dan melalui proses oksidasi, sesungguhnya berbeda-beda. Padahal secara kasat mata serupa. Demikian pula khasiatnya.
Teh hitam yang paling sering ditemui di Indonesia antara lain melindungi paru-paru dari racun berbahaya dan mencegah stroke.
Teh hijau yang lazim dikukus, dikeringkan dan dioksidasinya ditenggarai bisa menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak. Selain mampu mencegah berbagai jenis kanker.
Teh olong yang mirip dengan teh hitam dengan aromanya yang khas dikenal ampuh untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, Sedangkan..
Teh putih yang tidak mengalami proses oksidasi maupun fermentasi berkhasiat sebagai anti kanker paling manjur.
Tapi para ahli teh menyarankan, minum teh sebaiknya tidak lebih dari lima cangkir sehari. Jika terlalu banyak berisiko mengalami beberapa gangguan pada kesehatan. Efek samping yang bakal terasa penyuka minuman teh antara lain susah tidur. Satu cangkir teh hitam dan teh hijau mengadung sekitar 40 miligram kafein. Sedikit beda dibanding minum kopi.
Selain itu, minuman teh bisa memantik anemia sebagaimana laporan dari Colorado State University. Minum teh berlebihan bisa mengurangi penyerapan zat besi hingga 60%. Juga, bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Karena berkurangnya kepadatan tulang.
Selamat pagi, selamat minum teh...๐
Minuman yang diolah dari daun Camellia sinensis yang dikeringkan dan melalui proses oksidasi, sesungguhnya berbeda-beda. Padahal secara kasat mata serupa. Demikian pula khasiatnya.
Teh hitam yang paling sering ditemui di Indonesia antara lain melindungi paru-paru dari racun berbahaya dan mencegah stroke.
Teh hijau yang lazim dikukus, dikeringkan dan dioksidasinya ditenggarai bisa menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak. Selain mampu mencegah berbagai jenis kanker.
Teh olong yang mirip dengan teh hitam dengan aromanya yang khas dikenal ampuh untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, Sedangkan..
Teh putih yang tidak mengalami proses oksidasi maupun fermentasi berkhasiat sebagai anti kanker paling manjur.
Tapi para ahli teh menyarankan, minum teh sebaiknya tidak lebih dari lima cangkir sehari. Jika terlalu banyak berisiko mengalami beberapa gangguan pada kesehatan. Efek samping yang bakal terasa penyuka minuman teh antara lain susah tidur. Satu cangkir teh hitam dan teh hijau mengadung sekitar 40 miligram kafein. Sedikit beda dibanding minum kopi.
Selain itu, minuman teh bisa memantik anemia sebagaimana laporan dari Colorado State University. Minum teh berlebihan bisa mengurangi penyerapan zat besi hingga 60%. Juga, bisa meningkatkan risiko osteoporosis. Karena berkurangnya kepadatan tulang.
Selamat pagi, selamat minum teh...๐
Info untuk yg sering melintasi Tol
Info u anda yg sering bepergian Jakarta ke Bandung lewat Tol Km 97 tepatnya daerah Gunung Hejo Purwakarta atau sebaliknya bawa kendaraan pribadi . Jika anda melihat monyet-monyet yg ada di pinggir jalanTol jangan sesekali berhenti dan memberikan sesuatu berbahaya. Ada suatu kejadian disaat kami tiba di Rest Area km 97 Istirahat dan berhenti sejenak sambil membeli tahu di tukang gorengan setelah itu kami terus melanjutkan perjalanan sambil memakan tahu, di perjalanan kami melihat sekawanan monyet yg sedang lari-lari di pinggir jalan lantas kami berhenti utk melihat, entah kenapa kami lemparkan beberapa tahu ke kawanan monyet" tadi, dan kamipun melanjutkan perjalanan entah kenapa dari Kaca spion kami melihat ada beberapa dari monyet tadi mengejar kami tapi kami terus jalan nggak tau kenapa ada satu monyet sangat cepat sekali berlari sehingga tiba-tiba dia sdh di dpn kami, Loncat Ke Kap Mobil dan terpaksa kami menginjak rem dan berhenti, dengan gugup dan takut melihat Sorot matanya dan tatapannya kami lihat kiri- dan kanan kawanannyapun ada disamping kami sambil menggenggam tahu pemberian kami, Tiba tiba salah satunya mendekat ke kendaraan kami , dg Tatapan Sangar si Monyet berbicara :
*"Cabenya Mana....?*๐คซ๐คซ๐คซ
Pagi, pagi, pagi semuanya
*"Cabenya Mana....?*๐คซ๐คซ๐คซ
Pagi, pagi, pagi semuanya
Langganan:
Postingan (Atom)