Berdasar data milik Dinkes Sumut, Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yg terjadi di Prov SU bertambah 2089 orang di Prov Sumut.
Pd thn 2015 terdapat sebanyak 5688 penderita dan 44 diantaranya meninggal akibat penyakit dbd ini.
Sementara pd thn 2016, terhitung sejak bulan Januari hingga November, kasusnya naik sampai mencapai 7777penderita , dan 48 diantaranya meninggal.
Berdasarkan data tersebut, jumlah kasus dbd tertinggi dimasing2 daerah sepanjang 2015 hingga November 2016, kota Medan berada di posisi teratas dgn sebanyak 3010 penderita & 17 meninggal. Disusul Kabupaten Deli Serdang sebanyak 1958 penderita, 10 meninggal, serta Kabupaten Simalungun, sebanyak 1733 penderita, O meninggal.
Kalau dilihat dari Incident Rate, angka kesakitan pd 2015, Sibolga urutan pertama, yakni sebanyak 163,6 disusul Tebing Tinggi sebanyak 125,3 & Binjai sebanyak 88,3.
Sedangkan IR di 2016, kab. Pak pak Barat urutan pertama yakni sebanyak 166,3, Tebing Tinggi sebanyak 150,7 & Kab Samosir sebanyak 130,0.
Antisipasi ataupun pemberantasan penyakit DBD harus secepatnya dilakukan utk menjaga masyarakat supaya tidak terkena.
Masyarakat jg menganggap sepele penyakit DBD, apalagi saat ini Sumut sdg alami transisi musim hujan ke musim kemarau.
Nyamuk akan banyak bersarang di tempat yg lembab, serta air tergenang. Oleh karena itu masyarakat harus tetap melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dgn gerakan 3M Plus, yakni menutup, menguras & mengubur, lalu mengoleskan cairan anti nyamuk pd anak2 yg sekolah
Masyarkat jg agar membuang sampah pd tempatnya, membuang air di tempat pembuangan air limbah & membersihkan bak mandi seminggu sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar