Jumat, 06 Desember 2019

Bahagia itu Menyehatkan

Seorang sopir turun dari mobil mewah di depan tempat pemakaman umum.
Ia berjalan menuju pos penjaga kuburan dan berkata,
_“Pak, tolong temui nyonya di mobil itu ya, karena tak lama lagi ia akan meninggal."_

Dengan tergesa gesa penjaga kuburan itu segera berjalan menghampiri sang nyonya.

Seorang perempuan lemah, berwajah sedih dan kuyu membuka pintu mobilnya, berusaha tersenyum, kemudian berkata,

_“Saya lah yang selama ini mengirim uang tiap dua minggu sekali agar Anda dapat membeli seikat bunga & menaruhnya di atas makam anak saya._
_Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda."_

_“Oo... jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu?_
_Maaf Nyonya, memang uang yg dikirimkan itu selalu saya belikan bunga,  tetapi saya tidak pernah menaruh bunga itu di pusara anak Nyonya.”_
jawab pria itu.

_“Apa..???”,_
perempuan itu kaget.

_"Ya, Nyonya, karena menurut saya, orang yang sudah meninggal tidak akan pernah melihat keindahan bunga tersebut._
_Karena itu setiap bunga yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yg saya jumpai, atau saya berikan kepada mereka yang sedang bersedih._
_Menurut saya, orang-orang yang masih hiduplah yang dapat menikmati keindahan dan keharuman bunga-bunga itu, Nyonya,”_
jawab pria itu.

Perempuan itu terdiam...

Tiga bulan kemudian, seorang perempuan tua namun terlihat cantik dan semangat turun dari mobilnya dan berjalan ke arah pos penjaga kuburan.

_"Selamat pagi, apakah masih ingat saya..?_
_Saya Ibu yang tiga bulan lalu datang menemui Anda._
_Saya berterima kasih atas nasihat yang Anda berikan saat itu._

_Anda benar, bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi yang sudah meninggal._

_Ketika saya secara langsung mengantarkan bunga-bunga itu ke Rumah Sakit atau panti jompo, orang-orang yang sedang susah, bunga-bunga itu tidak hanya membuat mereka bahagia...
_tetapi...saya juga turut bahagia..."_
katanya sambil tersenyum.

_“Sampai saat ini dokter-dokteryang merawat saya tidak tahu mengapa saya bisa sembuh._
_Tetapi saya benar-benar yakin. bahwa:_
_*Berbagi kebahagiaan dengan orang lain adalah obat yang memulihkan saya..!”*_

*******

Saudaraku...

Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan.

Dengan menolong orang lain sesungguhnya kita sedang menolong diri sendiri.

Hati yang bahagia adalah obat yang manjur.

Menyenangkan orang lain akan membuat kita bahagia...

Sejatinya, ketika kita,

Melihat keatas memperoleh semangat untuk maju.

Melihat kebawah bersyukur atas semua yang dimiliki.

Melihat kesamping membangun semangat kebersamaan.

Melihat ke belakang sebagai pengalaman berharga.

Melihat ke dalam untuk Intropeksi.

Melihat ke depan untuk  MENJADI LEBIH BAIK.

Awali hari selalu dengan:

BERUCAP BAIK
BERPIKIR BAIK DAN
BERTINDAK BAIK

Bahagia Secukupnya
Sedih Seperlunya
Mencintai Sewajarnya
........TAPI.........
*Bersyukurlah sebanyak-banyaknya...*

*******
Selamat beraktifitas di hari yang penuh berkah ini, ....
😊❤💕

Tidak ada komentar: