Tampilkan postingan dengan label Healthy World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Healthy World. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Februari 2009

BEKAM TECHNIQUE



Mencoba Pengobatan Bekam
Hampir setiap hari aku merasakan pusing di kepala yg jelas sangat mengganggu kinerja ku sehari-hari. Kebetulan abang dan ucok yg hendak pergi ke pengobatan bekam mengajakku. Semula aku ngeri juga melihat mereka berdua di sedot darah kotornya, apalagi yg ada di kepala. Tapi, tekadku sudah kuat, kuberanikan diri saja...Inilah hasilnya...
Dan..kini aku sudah jauh dari penyakit pusing yg bertahun-tahun mengidap di kepalaku. Thanks God. (Diceritakan oleh Rizal Muhammad)

Iklan Sesat Susu Olahan


Banyak kaum ibu terpengaruh pola asuh yg salah dan nasehat-nasehat sesat yg malah sangat merugikan bayinya. ”Banyak orang memberikan susu olahan karena menganggap susu pabrik itu lebih baik. Iklan-iklan dan omongan sesat orang-orang memperburuk gizi anak.

Padahal Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, terutama pada bayi umur kurang dari 6 bulan. ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yg dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi sejak dari hari pertama melahirkan.

Para dokter sepakat kalau ASI mengurangi resiko infeksi lambung-usus, sembelit, alergi dan memiliki kekebalan lebih tinggi terhadap penyakit. Ketika bayi sakit, ASI menjadi makanan yg terbaik untuk diberikan karena sangat mudah dicerna sehingga bayi akan lebih cepat sembuh.

Senin, 30 Juni 2008

Kesehatan Lingkungan & Kontribusinya

30 Juni 2008
Munzir Baraqah

Kesehatan adalah investasi termahal, karena bila sudah sakit maka semuanya tidak bisa dilakukan. Orang tidak bisa bekerja, tidak bisa berkarya & tentu saja tidak produktif. Mengutip data Bank Dunia, jumlah hari tidak produktif yg terjadi karena sakit atau mati sebelum usia rata-rata harapan hidup (DALY) pada tahun 2001 akibat penyakit Diare pada laki-laki & perempuan indonesia mencapai sekitar 5 jt/thn, sementara akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai sekitar 6 jt/thn nya.

Angka DALY yang sangat tinggi di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kian rendahnya kualitas kesehatan lingkungan seperti: air bersih & jamban, pencemaran makanan oleh mikroba, telur cacing & bahan kimia, penanganan sampah & limbah yg belum memenuhi syarat kesehatan. Perilaku masyarakat juga belum mendukung kearah pola hidup bersih & sehat .

Argumen sederhana, kalau 1 hari kerja diasumsikan bernilai sama dengan upah minimum thn 20001 sebesar 5 rb rupiah, maka nilai uang yg diselamatkan akibat hari sakit adalah sekitar Rp 7,6 T (dengan asumís DALY 5 jt/thn). Kalau diasumsikan penduduk usia produktif & secara nyata aktif bekerja adalah 30% maka nilai yg diselamatkan sekitar 2 T rupiah lebih. Hitungan ini belum lagi mencakup uang yg di keluarkan seseorang untuk beli obat & opname.

Dikalangan pakar, kesehatan tidak bisa dilepaskan dari aspek lingkungan. Para ahli sepakat, bahwa kontribusi terbesar tercipta nya peningkatan derajat kesehatan seseorang berasal dari kualitas kesehatan lingkungan sekitar. Penelitian menyebutkan adanya korelasi yg sangat kuat antara kualitas kesehatan lingkungan dengan kejadian penyakit menular, maupun penurunan produktivitas kerja. Pentingnya peranan kesehatan lingkungan bagi kesehatan manusia atau kualitas SDM secara umum.

Kontribusi lingkungan sekitar terhadap taraf kesehatan pun semakin penting setelah penelitian dari para ahli IPB menunjukkan bahwa binatang pembawa agen penyakit, terutama nyamuk & lalat, terhadap kondisi lingkungan, sehingga kemampuan bertahan hidup mereka pun semakin tinggi. Nyamuk pembawa DBD tidak cuma senang bertelur di genangan air bersih, tapi juga selokan yg kotor. Berbagai penyakit seperti demam berdarah, kaki gajah, pes & malaria terus merebak karena aspek lingkungan semakin diabaikan kualitasnya.

Lingkungan sangat dipengaruhi oleh perilaku atau gaya hidup manusia, semakin tinggi populasi & kepadatan penduduk, lingkungan cenderung semakin turun kualitasnya, kata Upik Kusumawati, peneliti parasitologi & Entimologi kesehatan IPB. Lingkungan dipengaruhi oleh perilaku atau gaya hidup manusia, semakin tinggi populasi & kepadatan penduduk, lingkungan cenderung semakin turun kualitasnya. Perilaku manusia yg kian tidak peduli terhadap kondisi lingkungan, tentang sampah dan air limbah sehari-hari, hanya akan terus memperburuk kualitas lingkungan & kesehatan pun makin terancam. Lingkungan adalah faktor yg terparah kepadatan penduduk atau “density-dependant factor” sehingga kecenderungannya adalah makin padat suatu kawasan maka makin tinggi peluang kualitasnya menurun. Bila ingin sehat maka manusia tidak bisa mengabaikan kondisi lingkungan di sekitar mereka.

Selasa, 24 Juni 2008

Safety Riding from Green Eco Bikers






Munzir Baraqah
24 Juni 2008

Pengendara sepeda motor meningkat pesat disebabkan tingkat kemacetan yang semakin tidak bersahabat dengan warganya sehingga mengendarai sepeda motor merupakan salah satu solusi alternatif yang tepat. Biasanya orang di Indonesia menganggap bahwa mengendarai mobil pribadi dapat meningkatkan gengsi atau prestise pengemudinya, padahal sebaliknya, seharusnya mereka berterima kasih kepada pengendara motor yang telah rela mengalah tidak membawa mobil kemana-mana, sehingga kemacetan masih bisa ditolerir.

Memang sepeda motor dipilih sebagai kendaraan yang paling praktis dan ekonomis, namun menurut Survey Tim Safety Riding Green Eco Bikers Touring, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan. Istilah Safety Riding sendiri mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Teorinya dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal dan lain-lain.

Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain sarung Tangan, Jaket, Helm juga sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan. Sementara, secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan adalah teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang dan kombinasi keduanya. Teknik slalom dengan cone di lintasan untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya dengan asumsi kendaraan sedang melaju di tengah kemacetan. Teknik berjalan di lintasan ala bumpy-road untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.

Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah. Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.

Dari materi-materi ini, disimpulkan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Sementara, bagi bikers yang senang bertraveling dan melakukannya secara berkelompok atau biasa disebut dengan touring ada rambu-rambu yang harus anda perhatikan. Karena memang tidak mudah berkendara dalam satu kelompok, jadi tidak ada salahnya jika anda simak beberapa langkah saat ingin melakukan touring.

Pertama adalah kenalilah kelompok anda, mulai dari Road Captain, Assistant Road Captain, Safety Officer, Sweeper dan anggota kelompok lainnya. Kemudian, hafalkan rute atau peta pemberhentian yang telah dijadwalkan. Pastikan kendaraan anda dalam keadaan aman untuk digunakan. Jangan sesekali makan sambil naik kendaraan, terlebih saat berkendara secara kelompok

Point selanjutnya adalah ikut serta dalam berkelompok sebaiknya tangki bensin harus penuh. Tempatkan para pemula atau para pengendara yang belum berpengalaman dibaris terdepan, dibelakang tour leader (pemimpin) sehingga pengendara yang berpengalaman bisa mengawasinya.

Selalu kendaraan motor dalam formasi berbanjar. Hal ini memberi ke anda jarak ekstra untuk keselamatan. Sepeda motor terdepan harus di lajur 1/3 kanan, motor kedua harus pada lajur 1/3 kiri dan seterusnya (selang-seling). Jaga jarak aman di belakang motor di depan anda. Pahami jarak berhenti motor anda. Perhatikan ruang kosong saat anda mengendarai motor sehingga memiliki tempat bermanuver bila kondisi darurat. Perhatikan para pengendara disekeliling, terutama di sebelah anda dan saling memberi ruang sebanyak mungkin.

Setiap pengendara motor harus memberi cukup ruang bagi pengendara didepannya untuk melakukan manuver (ke kiri atau ke kanan) tanpa harus khawatir menabrak motor di belakangnya. Jangan sesekali mengendarai motor di titik yang tidak bisa dilihat orang lain. Pastikan kenakan pakaian pelindung sesuai, seperti helm, pelindung mata, jaket kulit, sarung tangan, sepatu boot dan sebagainya.

Selalu kendarai motor dengan lampu depan menyala karena mobil cukup sulit mengetahui adanya motor. Pengendara motor harus melakukan segala hal yang mungkin membantu masalah ini. Biarkan Road Captain dan Sweeper menentukan kecepatan. Jika ada pengendara yang tertinggal maka semua anggota rombongan wajib memperlambat kendaraannya.

Akan lebih baik jika setiap pengendara memiliki alat komunikasi (Chatter Box) antar pengendara untuk memonitor keadaan jalan yang akan dilalui. Semoga bermanfaat.

Kamis, 17 April 2008

Dampak Global Warming Terhadap Kebotakan




17 April 2008
Munzir Baraqah

Badan-Badan PBB telah memperingatkan Bahaya Perubahan Iklim yang menyebabkan suhu udara meningkat penyebab musim kemarau berkepanjangan yang akan menyebabkan turunnya daya tahan tubuh dan memperburuk iklim yang pada gilirannya akan mengancam kesehatan warga dan memperbesar resiko penyebaran penyakit.

Global warming akan merusak sel-sel kulit kepala yang langsung bersentuhan dengan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari.. Efeknya akan mengubah semua jenis jaringan kulit seiring dengan meningkatnya level pori-pori kulit kepala serta meningkatnya intensitas pemuaian .

Temperatur atau Suhu udara panas dapat membawa perkembangan atau memicu kebotakan pada manusia. Didalam tubuh manusia ada dua jaringan lemak yaitu jaringan lemak putih yang dikenal sebagai susunan sel lemak tradisional dan jaringan lemak coklat yang berbeda fungsi dan kerjanya yang membantu organisme untuk melindungi dirinya dari obesitas dan kebotakan pada kulit kepala.

4 faktor utama yang mempengaruhi resiko terkena kebotakan adalah Umur, Gizi, Merokok & Tingginya pencahayaan Ultraviolet. Perubahan iklim yang drastis akan meningkatkan kadar sinar ultraviolet & menyebabkan seseorang terancam kebotakan. Tim Peneliti WAKIL-Wahana Konservasi Iklim Indonesia mencatat bahwa kesehatan rambut anak-anak, dewasa dan orang-orang lanjut usia akan sangat terganggu dalam beberapa tahun kedepan akibat meningkatnya suhu udara dari waktu ke waktu.

Hilangnya lapisan pelindung kulit kepala akibat pemanasan global membuka akses untuk terjadinya pengeringan kulit kepala, berdampak terhadap kemungkinan terjadinya penyakit kulit seperti ketombe pada kulit kepala, membuka peluang terjadinya kebotakan tingkat lanjut yang lebih fatal hingga bersemainya gejala kanker.

Nb: "Untuk itu, sebelum masalah menjadi serius, perlu perbaikan menyeluruh dalam menjawab tantangan perubahan iklim penyebab kebotakan kritis, dan sudah saatnya membentuk “BANGBOTNAS” atau Badan Penanggulangan Kebotakan Nasional untuk mendapat gambaran menyeluruh mengenai dampak iklim terhadap kebotakan sekaligus mengeliminir penyebabnya"..

Rabu, 16 April 2008

Aedes Aegepty Problem

16 April 2008
Munzir Baraqah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Dr. Indra Salahuddin M.Kes berkata, pihaknya tidak bisa gegabah dalam melakukan fogging (pengasapan) untuk membasmi nyamuk aedes aegepty penyebab Demam Berdarah Dengue, sebelum ada laporan jika daerah itu di curigai atau positif ada warga terkena penyakit DBD.

Garis bawah pada sebelum ada laporan berarti, pihak Dinas Kesehatan akan bertindak setelah wabah demam berdarah berjangkit dan berarti akan pasif menunggu laporan dari penderita DBD.

Apakah ini memang kebijakan Kepala Dinas setempat atau kebijakan dari Departemen Kesehatan dalam hal ini Menteri Kesehatan yang berarti telah menginstruksikan jajarannya untuk bertindak setelah ada wabah berjangkit, bukannya mencegah lebih baik daripada mengobati?????