.jpg)
.jpg)
Mencoba Pengobatan Bekam
Dan..kini aku sudah jauh dari penyakit pusing yg bertahun-tahun mengidap di kepalaku. Thanks God. (Diceritakan oleh Rizal Muhammad)
.jpg)
.jpg)
Banyak kaum ibu terpengaruh pola asuh yg salah dan nasehat-nasehat sesat yg malah sangat merugikan bayinya. ”Banyak orang memberikan susu olahan karena menganggap susu pabrik itu lebih baik. Iklan-iklan dan omongan sesat orang-orang memperburuk gizi anak.
Padahal Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, terutama pada bayi umur kurang dari 6 bulan. ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yg dibutuhkan untuk memenuhi seluruh gizi bayi sejak dari hari pertama melahirkan.
Para dokter sepakat kalau ASI mengurangi resiko infeksi lambung-usus, sembelit, alergi dan memiliki kekebalan lebih tinggi terhadap penyakit. Ketika bayi sakit, ASI menjadi makanan yg terbaik untuk diberikan karena sangat mudah dicerna sehingga bayi akan lebih cepat sembuh.
30 Juni 2008Kesehatan adalah investasi termahal, karena bila sudah sakit maka semuanya tidak bisa dilakukan. Orang tidak bisa bekerja, tidak bisa berkarya & tentu saja tidak produktif. Mengutip data Bank Dunia, jumlah hari tidak produktif yg terjadi karena sakit atau mati sebelum usia rata-rata harapan hidup (DALY) pada tahun 2001 akibat penyakit Diare pada laki-laki & perempuan indonesia mencapai sekitar 5 jt/thn, sementara akibat penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai sekitar 6 jt/thn nya.
Angka DALY yang sangat tinggi di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kian rendahnya kualitas kesehatan lingkungan seperti: air bersih & jamban, pencemaran makanan oleh mikroba, telur cacing & bahan kimia, penanganan sampah & limbah yg belum memenuhi syarat kesehatan. Perilaku masyarakat juga belum mendukung kearah pola hidup bersih & sehat .
Argumen sederhana, kalau 1 hari kerja diasumsikan bernilai sama dengan upah minimum thn 20001 sebesar 5 rb rupiah, maka nilai uang yg diselamatkan akibat hari sakit adalah sekitar Rp 7,6 T (dengan asumÃs DALY 5 jt/thn). Kalau diasumsikan penduduk usia produktif & secara nyata aktif bekerja adalah 30% maka nilai yg diselamatkan sekitar 2 T rupiah lebih. Hitungan ini belum lagi mencakup uang yg di keluarkan seseorang untuk beli obat & opname.
Dikalangan pakar, kesehatan tidak bisa dilepaskan dari aspek lingkungan. Para ahli sepakat, bahwa kontribusi terbesar tercipta nya peningkatan derajat kesehatan seseorang berasal dari kualitas kesehatan lingkungan sekitar. Penelitian menyebutkan adanya korelasi yg sangat kuat antara kualitas kesehatan lingkungan dengan kejadian penyakit menular, maupun penurunan produktivitas kerja. Pentingnya peranan kesehatan lingkungan bagi kesehatan manusia atau kualitas SDM secara umum.
Kontribusi lingkungan sekitar terhadap taraf kesehatan pun semakin penting setelah penelitian dari para ahli IPB menunjukkan bahwa binatang pembawa agen penyakit, terutama nyamuk & lalat, terhadap kondisi lingkungan, sehingga kemampuan bertahan hidup mereka pun semakin tinggi. Nyamuk pembawa DBD tidak cuma senang bertelur di genangan air bersih, tapi juga selokan yg kotor. Berbagai penyakit seperti demam berdarah, kaki gajah, pes & malaria terus merebak karena aspek lingkungan semakin diabaikan kualitasnya.
Lingkungan sangat dipengaruhi oleh perilaku atau gaya hidup manusia, semakin tinggi populasi & kepadatan penduduk, lingkungan cenderung semakin turun kualitasnya, kata Upik Kusumawati, peneliti parasitologi & Entimologi kesehatan IPB. Lingkungan dipengaruhi oleh perilaku atau gaya hidup manusia, semakin tinggi populasi & kepadatan penduduk, lingkungan cenderung semakin turun kualitasnya. Perilaku manusia yg kian tidak peduli terhadap kondisi lingkungan, tentang sampah dan air limbah sehari-hari, hanya akan terus memperburuk kualitas lingkungan & kesehatan pun makin terancam. Lingkungan adalah faktor yg terparah kepadatan penduduk atau “density-dependant factor” sehingga kecenderungannya adalah makin padat suatu kawasan maka makin tinggi peluang kualitasnya menurun. Bila ingin sehat maka manusia tidak bisa mengabaikan kondisi lingkungan di sekitar mereka.


Munzir Baraqah
24 Juni 2008
Pengendara sepeda motor meningkat pesat disebabkan tingkat kemacetan yang semakin tidak bersahabat dengan warganya sehingga mengendarai sepeda motor merupakan salah satu solusi alternatif yang tepat. Biasanya orang di
Memang sepeda motor dipilih sebagai kendaraan yang paling praktis dan ekonomis, namun menurut Survey Tim Safety Riding Green Eco Bikers Touring, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan. Istilah Safety Riding sendiri mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Teorinya dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal dan lain-lain.
Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain sarung Tangan, Jaket, Helm juga sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan. Sementara, secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan adalah teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang dan kombinasi keduanya. Teknik slalom dengan cone di lintasan untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya dengan asumsi kendaraan sedang melaju di tengah kemacetan. Teknik berjalan di lintasan ala bumpy-road untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.
Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah. Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.
Dari materi-materi ini, disimpulkan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Sementara, bagi bikers yang senang bertraveling dan melakukannya secara berkelompok atau biasa disebut dengan touring ada rambu-rambu yang harus anda perhatikan. Karena memang tidak mudah berkendara dalam satu kelompok, jadi tidak ada salahnya jika anda simak beberapa langkah saat ingin melakukan touring.
Pertama adalah kenalilah kelompok anda, mulai dari Road Captain, Assistant Road Captain, Safety Officer, Sweeper dan anggota kelompok lainnya. Kemudian, hafalkan rute atau peta pemberhentian yang telah dijadwalkan. Pastikan kendaraan anda dalam keadaan aman untuk digunakan. Jangan sesekali makan sambil naik kendaraan, terlebih saat berkendara secara kelompok
Point selanjutnya adalah ikut serta dalam berkelompok sebaiknya tangki bensin harus penuh. Tempatkan para pemula atau para pengendara yang belum berpengalaman dibaris terdepan, dibelakang tour leader (pemimpin) sehingga pengendara yang berpengalaman bisa mengawasinya.
Selalu kendaraan motor dalam formasi berbanjar. Hal ini memberi ke anda jarak ekstra untuk keselamatan. Sepeda motor terdepan harus di lajur 1/3 kanan, motor kedua harus pada lajur 1/3 kiri dan seterusnya (selang-seling). Jaga jarak aman di belakang motor di depan anda. Pahami jarak berhenti motor anda. Perhatikan ruang kosong saat anda mengendarai motor sehingga memiliki tempat bermanuver bila kondisi darurat. Perhatikan para pengendara disekeliling, terutama di sebelah anda dan saling memberi ruang sebanyak mungkin.
Setiap pengendara motor harus memberi cukup ruang bagi pengendara didepannya untuk melakukan manuver (ke kiri atau ke kanan) tanpa harus khawatir menabrak motor di belakangnya. Jangan sesekali mengendarai motor di titik yang tidak bisa dilihat orang lain. Pastikan kenakan pakaian pelindung sesuai, seperti helm, pelindung mata, jaket kulit, sarung tangan, sepatu boot dan sebagainya.
Selalu kendarai motor dengan lampu depan menyala karena mobil cukup sulit mengetahui adanya motor. Pengendara motor harus melakukan segala hal yang mungkin membantu masalah ini. Biarkan Road Captain dan Sweeper menentukan kecepatan. Jika ada pengendara yang tertinggal maka semua anggota rombongan wajib memperlambat kendaraannya.
Akan lebih baik jika setiap pengendara memiliki alat komunikasi (Chatter Box) antar pengendara untuk memonitor keadaan jalan yang akan dilalui. Semoga bermanfaat.



16 April 2008Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Dr. Indra Salahuddin M.Kes berkata, pihaknya tidak bisa gegabah dalam melakukan fogging (pengasapan) untuk membasmi nyamuk aedes aegepty penyebab Demam Berdarah Dengue, sebelum ada laporan jika daerah itu di curigai atau positif ada warga terkena penyakit DBD.
Garis bawah pada sebelum ada laporan berarti, pihak Dinas Kesehatan akan bertindak setelah wabah demam berdarah berjangkit dan berarti akan pasif menunggu laporan dari penderita DBD.
Apakah ini memang kebijakan Kepala Dinas setempat atau kebijakan dari Departemen Kesehatan dalam hal ini Menteri Kesehatan yang berarti telah menginstruksikan jajarannya untuk bertindak setelah ada wabah berjangkit, bukannya mencegah lebih baik daripada mengobati?????