Tampilkan postingan dengan label My World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My World. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2009

Senin, 23 Maret 2009

Rabu, 18 Maret 2009

Grand Opening Toko Ragam Sport

Grand Opening

Ragam Sport hadir di Kota Medan tanpa basa-basi. Disini terlihat kalau beberapa peralatan dan perlengkapan Olah Raga di tata dengan rapi penuh daya pikat.


Jika anda meragukan persaingan harga dengan toko lain yang sejenis, anda boleh saja men-check langsung ke toko bersangkutan.


Atau dapat menghubungi hotline call ke nomor telepon 061-8450734, niscaya anda akan dilayani dengan penuh keramahan.


Namun, patut juga untuk diketahui, tidak hanya perlengkapan olahraga saja yang ada disini.


Anda juga dimanjakan dengan berbagai pilihan menarik dan beragam.


Dari mulai alat memancing, perlengkapan sekolah, seragam sekolah dan aneka jenis barang lainnya yg mungkin tidak akan anda temukan di tempat lain.


Kami tidak memaksa, namun bila ada waktu, silakan berkunjung ke Toko Ragam Sport di Komplek Griya Riatur Indah, Jl Kapten Muslim, Blok A No. 103/105.....

Rabu, 11 Februari 2009

Terpenjara - I am in the Jail



Can you Imagine?

Woud you change our life?


Untaian Kata Bijak


NASEHAT, PETUAH, ILHAM & PETUNJUK


”Jika tindakan-tindakan anda mengilhami orang lain untuk bermimpi lebih, belajar lebih, bekerja lebih, dan menjadi lebih baik, anda adalah seorang pemimpin.” John Quincy Adams.


Tidak peduli apakah kucing itu berwarna hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus. (Deng Xiaoping (1904-1997), Pemimpin Partai Komunis China.


Orang-orang yg menyukai rapat seharusnya tidak diberi tanggung jawab apapun.


”Allah tidak suka kepada orang yang kalau berbicara tidak mau kalah (hanya mau menang sendiri). Orang semacam ini bagaikan sapi di tempat penggembalaan-nya. Demikianlah Allah memasukkan lidah (lisan) dan muka (wajah) mereka ke dalam neraka.”

Kamis, 01 Januari 2009

3500 Visa Gratis AS untuk Indonesia




Pemerintah AS menyediakan program Diversity Visa bagi yg ingin bisa menetap di AS.

Konsul AS di Medan, Sean B Stein mengatakan, program Diversity Visa ini memberikan kemudahan bagi pendatang yang ingin datang dan menetap Di AS. Sebab, ketatnya pengawasan pemerintah AS sering menyulitkan para wisatwan yang ingin berkunjung.

Program ini juga ditujukan mengajak warga bangsa lain diluar AS untuk bisa merasakan kehidupan di negara AS. Hal ini sesuai semangat kemajemukan yg di anut pemerintah AS.

Untuk memperoleh visa ini, cukup mengakses www.dvlotrery.state.gov yang pendaftarannya telah berakhir pada 1 desember yg lalu. Ada 55rb tiket yg disediakan untuk lebih dari 30 negara yg mendaftar dan khusus untuk Indonesia, ada 3500 orang berhak mendapatkan ini. Ini pun bergantung pendaftarnya. Kalau tidak sampai di bawah itu mungkin akan lebih sedikit. Stein menambahkan, pemerintah AS telah mengimplementasikan sistem pendaftaran tersebut secara ketat sehingga pemohon yg melakukan penipuan sehubungan dengan status keimigrasiannya akan mudah teridentifikasi. ”Jadi bagi mereka yang tidak sesuai dengan syarat yg diminta tidak usah melakukan pemalsuan karena pasti akan teridentifikasi oleh sistem kami,” tandasnya.

Kalau berminat, tunggu aja program lanjutannya tahun depan..ok..

Selasa, 05 Agustus 2008

Barack Obama di Mata Munzir Baraqah

05 Agustus 2008

Munzir Baraqah


“What do you see in Obama? Has he Carisma? Do you Find something different from him? “ Itulah beberapa pertanyaan yang di jawab Ir. Munzir Baraqah dengan mengutarakan, Obama selalu menggelar acara coffee morning yang rutin diadakan Obama untuk menjaring pendapat & opini masyarakat sebelum memperjuangkan kepentingan mereka di ruang sidang Senat & Kongres AS.

Agenda di buka Oleh Petugas Humas yang membuka pertemuan & memberi pengantar kemudian Obama maju melaporkan apa saja yang telah dilakukan & apa yang telah dicapai & telah dimanfaatkan Publik. Dilanjutkan dengan dialog tanya jawab termasuk persoalan yang masih dihadapi Publik & tugas berikutnya yang hendak disampaikan yang harus diperjuangkan Obama.

Dialog telah menjadi ajang komunikasi politik Obama & Publik. Obama dinilai memiliki telinga & komitmen untuk menjawab permasalahan mereka sebagai warga yang mampu memperjuangkan misi & aspirasi & kepentingan mereka. How about you?

Senin, 04 Agustus 2008

Dilema Pajak Hotel dan Restoran

04 Agustus 2008
Munzir Baraqah


Wacana untuk menghapus Pajak Hotel & Restoran patut dipertimbangkan karena disinyalir selama ini Pajak Hotel & Restoran yang terkumpul sebesar 50 triliun tapi tanpa diimbangi dengan upaya pemerintah untuk lebih mengembangkan sektor kepariwisataan. Rakernas PHRI yang diselenggarakan pada 7 – 9 Februari 2008 yang lalu di Palembang yang memberangkatkan utusan dari Sumut yang dipimpin oleh Ketua delegasi PHRI Sumut yang juga Direktur & Pembantu Direktur I Akademi Pariwisata (Akpar) Drs. Renalmon Hutahaean, MM didampingi Pembantu Direktur I Akademi Pariwisata Medan hanya geram karena krisis listrik yang menimpa Sumut dan dari 20 BPD PHRI di Indonesia atau lebih dari 150 delegasi itu kebanyakan hanya menyoroti sikap polisi yang meresahkan.
Untuk itu, kedepannya, dihimbau agar PHRI mengikutsertakan LSM dalam pembahasan rancangan UU kepariwisataan selain menghimpun segala permasalahan di daerah serta mengikutsertkaan LSM dalam mendirikan Badan Promosi Pariwisata Indonesia

Selasa, 27 Mei 2008

Makna 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional


20 Mei 2008
Munzir Baraqah

Dimana-mana menyambut Hari Kebangkitan Nasional yang sudah mencapai 1 abad. Lantas apa kelanjutan dari memaknai hari kebangkitan pemuda ini?...Mari selanjutnya kita yang sadar akan potensi diri untuk lebih giat memberikan apresiasi pada bangsa ini......

Kamis, 01 Mei 2008

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

02 Mei 2008
Munzir Baraqah


Nyaris, akibat hari terjepit Nasional, HARDIKNAS urung dilaksanakan. Namun, akhirnya sosok Ki Hajar Dewantara sebagai sosok pejuang pendidikan yang kita peringati setiap 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional, akhirnya bakal digelar dengan apel dan upacara di setiap instansi BUMN dan Pemerintahan.

Bapak Pendidik Nasional, Ki Hajar Dewantara (1889-1959) pernah berkata : "Mendidik anak itu mendidik rakyat. Keadaan dalam hidup & kehidupan kita pada zaman sekarang, itulah buah pendidikan yang kita terima dari orang tua pada waktu kita masíh kanak-kanak".

Nilai-nilai murni yang pernah melekat pada soko guru kita, kini mulai luntur. Perlahan sikap mental kolonialisme kerap membayangi perilaku anak bangsa kita.

Pun, kita sebagai anak bangsa yang sadar diri, harus kerap mewartakan, kerap menyuarakan amar ma'ruf, kerap menyuarakan nahi munkar, walau seribu wajah usang yang garang selalu membayangi, merintangi dan mengancam tindakan kita.

Persetan....

MAY DAY

01 Mei 2008
Munzir Baraqah

Apa yang kita dapati dengan peringatan hari Buruh Sedunia?