Di sebuah sekolah TK, seorang guru sedang mengajarkan lagu “potong bebek angsa”.
Semua anak ikut bernyanyi, tetapi Ani malah menagis tersedu-sedu. Ibu guru pun bertanya,”Ani, mengapa kamu menangis? Ayo ikut menyanyi “potong bebek angsa.”
Tangisan Ani malah semakin keras.”Ibu guru jahat, Ibu Guru kejam! Kasian bebeknya! teriak Ani…..
Agus baru saja diangkat sebagai lurah di desanya. Ia lalu mengadakan pesta syukuran di rumahnya. Banyak yg memberikan hadiah termasuk amplop tentunya.
Setelah acara selesai, Agus dengan anak & istrinya sibuk menghitung satu persatu amplop yg telah diterima.Wah bukan main banyaknya!
Tetapi mengetahui hal itu, anaknya (si Bud) justru menjadi sangat kecewa.Ia segera berlari keluar dan menangis di ruang tamu. Ibunya langsung memburu dan bertanya kepadanya:”Kenapa menangis Budi? Bukankah seharusnya kamu gembira.Bapak menerima banyak amplop.Nanti kamu bisa dibelikan baju baru, mainan & macam-macam hal yg menyenangkan.”
”Tidak, Budi tidak mau Bapak jadi Lurah.”
”Lho, mengapa kamu tidak setuju kalau Bapak jadi lurah? Kan kita bisa terima banyak amplop,”jelas ibunya.
”Dari dulu kan Budi sudah bilang, supaya bisa terima amplop lebih lagi, sebaiknya Bapak kerja di kantor pos saja.”
Berkunjung ke Medan, menginaplah sesekali di Hotel Cirasa Medan. Hotel yang juga dilengkapi dengan Rumah Makan/Restoran ini tidak jauh dari pusat kota dan Bandara Polonia Medan. Hotel bernuansa asri dan islami ini menyuguhkan suasana kekeluargaan yg menghadirkan image positif penuh keakraban. Untuk booking/Reservasi hub Recepsionist kami di +62618451875 (Public Relations of Cirasa Hotel)
Pada hari minggu ku berlibur ke Brastagi..Naik Kuda istimewa ku duduk di punggungnya.. kududuk sambi bersiul menyanyi gembira. Mengendarai kuda supaya baik jalannya..Tuk tik tak..tik tuk..tik tak tik tuk..tik tak tik tuk...tuk tik tak...tik tuk..tik tak..tik tuk.. suara sepatu kuda..
Hampir setiap hari aku merasakan pusing di kepala yg jelas sangat mengganggu kinerja ku sehari-hari. Kebetulan abang dan ucok yg hendak pergi ke pengobatan bekam mengajakku. Semula aku ngeri juga melihat mereka berdua di sedot darah kotornya, apalagi yg ada di kepala. Tapi, tekadku sudah kuat, kuberanikan diri saja...Inilah hasilnya... Dan..kini aku sudah jauh dari penyakit pusing yg bertahun-tahun mengidap di kepalaku. Thanks God. (Diceritakan oleh Rizal Muhammad)