East & West in Harmony at
www.mediasisumut.blogspot.com
Sabtu, 03 Januari 2009
GREENSURVEYOR to Sumatera Jawa Bali 2007 (Jkt-Riau)
Jakarta-Riau
Hari ke-Tiga Belas
Pagi ini kami mulai dengan sarapan di Hotel (Rp.29rb) dan bersiap-siap untuk kembali pulang ke Medan. Tempel ban di Pecenongan (Rp.25rb), kemudian masuk tol (Rp 20rb) dan kembali mengisi bensin (Rp.170rb). Karena tidak begitu hapal jalan Jabotabek, mendekati maghrib kami baru tiba di Banten dan baru akan makan siang yang baru terlaksana di sore hari menjelang maghrib (Rp.37rb) selanjutnya bergegas menuju ferry penyeberangan Merak-Bakauheni (Rp.167rb). Menjelang pergantian malam kami pun tiba di lampung diiringi isu akan meledaknya anak gunung krkatau.
Jarak 99 km dari kotaJakarta menuju Pelabuhan Merak tim tempuh lebih dari 6 jam akibat kemacetan yang luar biasa dan ini terjadi di jalur tol dalam kotaJakarta. Perairan sedikit beriak, ancaman anak Gunung Krakatau di selat Sunda, cukup membuat pelintas was-was. Bibir membisu menghela nafas, hantar buih ke laut lepas.
Kaki langit tertutup rapat, terpejam hitam kelamnya malam. Saat berlabuh di Pulau seberang. Doa syukur kupanjatkan,pada Dia, Yang Menjadikan.
Sumatera Lintas Tengah
Hari ke-Empat Belas
Perjalanan pulang sodap kupandang. Dipenuhi rindang Bukit barisan, menganga lubang sepanjang jalan, jalur Lahat, Sumatra Selatan.
Sekitar pukul 2 dini hari, kami singgah di sebuah rumah makan untuk makan malam (Rp 46rb) yang tertunda karena macet dan hingar bingarnya kotaJakarta yang menunda lunch kami. Selanjutnya di tengah gelap malam kami berangkat kembali dan paginya tiba di Baturaja untuk makan pagi (Rp 26rb), kemudian snack (20rb) di tepian sungai yang indah dan akhirnya tidak tahan untuk menceburkan diri ke sungai untuk membersihkan diri bersama penduduk desa yang didepan kami sedang buang air besar alias berak. Kemudian kami melihat papan nama kalau di sebelah kiri ada air terjun Bedugung (Rp 13rb), setir di belokkan dan kami sempatkan singgahmelihat keindahan alam. Keluar dari lokasi wisata Bedugung, Ternyata dari sini, lebih dekat untuk menuju Lahat walau jalan agak sempit, namun suasana lebih terasa nyaman. Di lahat kami makan siang (Rp 33rb) dan mengisi bensin (Rp 172rb) dan makan malan di Bangko (Rp 32rb)
Sunyi gaung Air Terjun Bedugung di Muara Enim, sepi suri Goa Putri di Ogan Hilir. Pejabat dan aparat sibuk gulung hutan dan gunung, Tak takut di Tindak Pidana Korupsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar