Sabtu, 03 Januari 2009

GREENSURVEYOR to Sumatera Jawa Bali 2007 (Jkt)

Jakarta

Ohh Jakarta, semakin mendekati, semakin asap polusi tak terkendali. Pesona Batavia dahulu kala, haruskah polusi merajalela. Haruskah banjir kerap melanda. Haruskah sampah semakin menggila. Membuat sesak Jembatan Lima..

Memasuki tol cikampek (Rp.48rb) dan tol dalam kota Jakarta (Rp.6rb) pada dini hari terasa lengang. Setelah hilir mudik mencari penginapan dari mess milik Pemprovsu di jl Sambu dekat Taman Sari yang seperti tidak ada penghuni, sampai ke beberapa hotel di kawasan Cikini hingga akhirnya kami terdampar di Istiqlal menunggu pagi menjelang.

Hari ke-Dua Belas

Si Pitung legenda Betawi, kemacetan makin tak terkendali, Sesak ibukota membuat lupa untuk berhenti. Pada tahun 1992 Indonesia telah mencoba menangani pengendalian pemcemaran udara melalui program Langit Biru yang melahirkan undang-undang No. 23 tahun 1997 tentang pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah No 41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Kini, tahun 2008, kenyataan yang terjadi, asap kendaraan makin menjadi, hingga pepohonan lupa tumbuh kembali, kering diberangus si asap putih membuat Tim lupa kemana pergi, sesat kehilangan arah kemudi.

Namun, bagi yang belum pernah ke Ibukota, ada satu kelebihan menarik, jika tidak memiliki pemandu, dengan mudah kita akan mendapatkan informasi dan transportasi. Banyak pilihan menuju tempat tujuan mulai dari Bus Way, Kereta Api sampai taksi. Bila membawa keluarga, Taman Impian Jaya ancol sampai saat ini menjadi tempat yang menyenangkan.

Kejadian yg tak terduga, ketika perutku terasa mulas, aku mencoba mencari toilet. ternyata penuh oleh anak-anak sekolah baru aku tahu berasal dari Jawa Timur yg kebetulan juga sedang mengadakan tour di Jakarta. Jadi deh gua kebingungan mencari toilet. di ke empat sudut istiqlal tak ada jg tempat untuk mengeluarkan ampas perut ini. Akhirnya…

Setelah shalat shubuh, kudapati teman seperjalanan masih belum beranjak dari tidurnya, kubangunkan untuk segera menunaikan shalat....setelah melihat sekeliling istiqlal kulihat ada penjaja makanan dan kuhampiri untuk sarapan pagi (Rp 10rb).

Setelahnya kami bergerak untuk mencari hotel, dan akhirnya tak jauh dari Istiqlal kami temukan hotel (Rp 410rb) dan segera beristirahat.

Pelayan hotel menawarkan jasa untuk mencuci mobil (Rp 25rb) yang keadaannya seperti kubangan kerbau, maklum saja, sudah 2 minggu mobil belum pernah di cuci.

Pukul 12.00 kami bangun dan mencari makan siang yg kebetulan ada didepan hotel (Rp 28 rb). Hari ini kami habiskan untuk merebahkan diri melepaskan lelah meluruskan punggung, melonggarkan pinggang dan berbagai kalimat yang artinya sama juga dengan melepas lelah.

Hari ini kami menunggu kedatangan rekan kami yang tinggal di Jakarta. Adi namanya. Setelah dia sampai, kami bergerak malamnya, dan kubawa rekanku ke Ancol (Rp 50rb). Setelah puas berkeliling di Ancol, kami menuju Mc Donal di jl Thamrin (Rp 78rb).

10 komentar:

adinda mengatakan...

Comment jkt dl ye.Bener2 bth Khulna,luangkan wkt.Bc crita ab yg seru bangetz ampe 1 1/2 jam.Brasa ikut dalam prjalanan 2007.Gua mo komplain,nape crita jkt koq ga seru?Pdhl..siapa yg ga pnasaran dgn"JKT"yg extra vaganza,spotlight di setiap sudut"CITY"($ender-manuscript by:Jovanka Adinda)

Munzir Baraqah mengatakan...

Kepada Adinda: Begitulah adanya hati dan jiwa kami berkata. Kami grup yg mencari dan butuh ketenangan jiwa dan lepas dari beban dan riuh pikuk kota besar. Kami merindukan suasana hijau dan hijau. Untuk itulah perjalanan kami namakan GreenSurveyor.

adinda mengatakan...

SALUT and BRAVO,untuk team"GREEN SURVEYOR"(Khusus nya utk LEADER),have first ideas n more powerfull spirit n 4 all,till DONE that PROJECT !!! Good job ! Jo mau ambil sedikit petikan syair,Reff lagu dari group"FORD MINOR":Where's you go?I miss you so,since like it's been forever,but u've been gone.(Just come back here.......).If i can't to meet again this COMMUNITY..please keep remainding METROPOLITAN CITY,especially:ME ! Okey guys..hehehe

Munzir Baraqah mengatakan...

Salut juga buat Jo yg ada di Jakarta..Mudah-mudahan dilain waktu tim kita akan beranjangsana ke kediaman Jo di Jakarta.tq

adinda mengatakan...

Mudah2an..kalo jo masih ada di jakarta yah.Mana tau..jo terbang ke negara antah berantah.Couse..kl jo lagi pengen terbang..tiba2 jo bs ada di mana aja.Hahaha.Key

Munzir Baraqah mengatakan...

huebat juga ilmu meringankan tubuh miss jo ya? sampe bisa terbang terbang gitu..ngalah-ngalahin mas wiro sableng sama nyai sinto gendeng..

adinda mengatakan...

Hahaha..lucu banget seh balasan comment nya?Ngemeng2..koq hafal WIRO SABLENG 212 N SINTO GENDENG?Dulu..pengikut seri film kolosal yang di RCTI tiap hari minggu itu yaaa abang awak?hahaha...

Munzir Baraqah mengatakan...

pada zaman dahulu kala. Hiduplah seorang pria yg kalo lagi banyak tugas kuliah, eh , malah kerjaannya baca komik mas wiro sama kho ping ho..apalagi pas bulan puasa, ya udah, habis berjilid-jilid deh...

adinda mengatakan...

O..abang dulu suka baca komik mas wiro sableng n kho ping ho ber jilid2 yach? Kl jo..dulu maniax baca komik SHINCAN sampe ber jilid2.(Sampe kalau ketinggalan seri nya,krn banyak kesibukan..ga sempat beli,bisa kesal sendiri.Hehe). Tapi..(percaya ga percaya), sampe sekarang jo masih baca "DONAL DUCK NOSTALGIA". Hanya 2 komik itu yang bisa buat jo senyum,ketawa geli..dengan kekonyolan mereka ! Bisa buat penghilang stres n boring jo lah.Hahaha.(selain film2 DVD konyol laen nya). Kadang2 jo ngerasa CHILDISH,tapi..bisa buat jo ENERGIC lageee.Hehehe...

Munzir Baraqah mengatakan...

ebergic?????krating deng donk..