Sabtu, 03 Januari 2009

GREENSURVEYOR to Sumatera Jawa Bali 2007 (Jateng-Jogja-Jabar)





JATeng-Jogja-JABAR

Ngawi, Sragen, Surakarta. Indah Bengawan Solo, dan Keraton Surakarta jangan sampai ini terlewatkan, tambatkan kaki walau sekejap.

Hari ke-Sebelas

Ingin lihat Jogja dari dekat pasca bencana teramat dahsyat luluh lantakkan separuh jagat, bernostalgia walau sesaat mengenang masa yang telah lewat. Keraton Susuhunan Jogjakarta, Borobudur yang kata dunia sudah tidak ajaib lagi.

Setelah mandi dan sarapan (Rp 20rb) kami juga mengecas handphone yg hampir low bat, kami mendapat informasi dari bapak yang memakai seragam dinas ABRI kalau Borobudur tidak begitu jauh lagi. Sesampai di borobudur aku yg sudah sering kemari hanya membelikan tiket masuk (Rp 20rb) untuk 2 orang. Kubiarkan Ucok dan Hasril berjalan melihat-lihat Borobudur sepuasnya. sementara aku duduk memesan soft drink (R.p 5rb) sambil melihat-lihat sekeliling yg banyak menjual souvenir. Ketika mereka kembali kulihat gambaran kelelahan dimata mereka namun gembira karena telah sampai ke situs terbesar didunia. Setelah membeli souvenir kami lanjutkan kembali perjalanan,

Satu hal menarik di Kawasan Wisata Borobudur, souvenir dan batiknya cenderung lebih murah dari pasaran di Kota Jogja..

Prambanan, Sewu, Kalasan. Ratusan situs dan petilasan, sarat sejarah budaya Indonesia. Always in my mind…

Hamparan persawahan Purworejo, Kebumen dan Banyumas. Hijau asri menyegarkan panorama Banjar, Ciamis dan Tasik. Ciamik lekukan, tebing lereng Gunung Galunggung. Udara sejuk hawa di Garut, rindang pepohonan rimbun dedaunan, sungguh ingin ngaso sejenak.

Kali ini menuju Kebumen dan dijadwalkan makan siang di Kebumen. Nikmat banget makan siang kali ini, sambalnya ok punya. (Rp 40 rb). Di Banyumas kami lihat ban yg kempes dan minta ditambah anginnya (Rp 5rb). Selanjutnya bensin diisi di Tasikmalaya (Rp 155rb) dan makan malam yg tidak enak dan mahal di tol Purbaleunyi (Rp 48rb).

Bandung

Kota Bandung atau kota Kembang, suguhkan berbagai gaya dan rupa. Belanja sambil bernostalgia, tawarkan panorama kota tua. Sebelum kaki melangkah pulang, sempatkan diri mampir sejenak, hawa dingin udara Lembang, hembusan angin di puncak kawah, Tangkuban Perahu Bumi Parahyangan.…

Tak bisa disangkal, mengapa selama ini daerah yang dilanda konflik iri melihat perkembangan pesat di pulau Jawa. Tak satupun daerah yang tidak tersentuh pembangunan, jalan-jalan propinsi, kabupaten, kecamatan, desa sampai dusun-dusun semua teraspal mulus, jembatan raksasa yang tidak ada sebuah pun di pulau Sumatra, waduk-waduk berkilometer panjangnya, tidak salah mendapat julukan gemah ripah loh jinawi

9 komentar:

adinda mengatakan...

Terhenti jemari jo di computer..wkt melihat fhoto abang memakai blangkon..jo mau ngucap kan salam dulu ah:KULO NUWUN PAK MANTEP eh..rupa nya,jo salah org yah?hahaha.Etnic banget deh ! Oya..pertanyaan jo:menurut abang..mana yg paling cantiq nature nya..dari BALI,JOGJA,BANDUNG or kota2 yg lain?Atau kota mana yg paling dalam memendam kenangan terindah"IN YOUR MIND"suasana alam nya?

Munzir Baraqah mengatakan...

Indonesia my lovely country..tidak ada yg lebih menarik selain alam indonesia.. semuanya Ok.. mulai dari Belut sampai Pohon Pisang nya semua ok..Coba tanyakan sama orang australia, pernah nggak mereka ngeliat belut atau pohon pisang?

adinda mengatakan...

Di tanya alam mana yg paling CANTIQ,di antara kota2 yg abang jelajahi..koq jwb nya..belut n pohon pisang?Jaka sembung naek ojek,ga nyambung jek ! hahaha.Yo wes..makaci atas balasan nya.

adinda mengatakan...

Mn neh..bl san nya???

Munzir Baraqah mengatakan...

kenapa perumpaannya belut ama pohon pisang? krn, mrk yg di luar negara kita, jarang banget ngeliat pohon ubi, pisang , belut , gabus, lele dan hal sepele lainnya yg di mata kita udah biasa banget..justru itu, kita hrs bersyukur, dimana pun kita berada di Indonesia, semuanya tidak luput dari anugrah Allah yg telah memberikan kita alam yg cantik..oleh karenanya..syukurilah..

adinda mengatakan...

Syukria..HAMDALLLAH yaaa ROBBI AKBARI !!!

Munzir Baraqah mengatakan...

Thoyyyyiiiiiibbb...

adinda mengatakan...

Haaa..THOYIB???Wah.. abang bilangin sama bang thoyib(kalau ketemu dia), Dia udah 3x puasa 3x lebaran..ga nmui istri & anak2 nya tuch ! Hahaha.Skalian..ceramahin dia bang, seperti apa yang abang baca di buku "LA TAHZAN"(dari:bpk:Dindin Sholahuddin khan?).Jo aja..jadi ikutan baca ! Banyak hakekat & munajat yang bagus,yang bisa di ambil..untuk bekal jo nanti lah...

Munzir Baraqah mengatakan...

sekalian buku scooby doo..bagus juga tuk belajar memburu hantu..