Senin, 18 November 2019

Belajar Ecosystem di hutan leuser

Pegiat Literasi Belajar Eco Tourism di Hutan Leuser
Sebanyak 10 pegiat literasi dari Jakarta mengadakan studi banding ke Rumah Baca Edukasi Taman Alam Leuser, Bukit Lawang, Langkat, Jumat (18/10) guna berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar pengaruh kawasan penyangga terhadap keberlangsungan hewan habitat hutan leuser dan kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat.
Pendiri rumah baca ETALauser, Bukit Lawang, Munzir Baraqah menjelaskan kegiatan ini difasilitasi ARTI SUMUT guna menambah wawasan dan inspirasi ketika menciptakan karya.
Kami disini hanyalah seorang Petani, yg berusaha mengembalikan kembali tanaman2 asli hutan leuser, dan kemudian mendirikan sebuah rumah baca utk anak2 korban banjir bandang dan masyarakat sekitar bukit lawang.
Kebiasaan anak2 disini sehabis sekolah & membantu orang tua, mereka kemudian bermain kesana kemari, tanpa ada kegiatan yg mendidik. Beranjak dari hal tersebut, terbersit keibginan utk membangun Rumah Baca ini secara mandiri.
Munzir berangkat dari seorang pengusaha Properti berjuang untuk lingkungan hidup, sehari2nya menyusuri Sungai Bahorok dan Hutan Leuser menanami tanaman keras khas hutan leuser dengan berjalan kaki.
Dari Hiruk pikuk kota, pengusaha properti ini mencoba berinisiatif membangun pendidikan anak2 korban banjir bandang. Munzir berharap rumah baca ETALauser dapat diisi anak2 muda.
Kebanggaan dan penghargaan tertinggi bagi saya adalah ketika teman2 dari mana pun bertandang ke Rumah Baca ETALauser Bukit Lawang, juga harapannya bisa berkontribusi mengisi aktivitas untuk anak2 disini.
Ayo berjuang untuk Indonesia tercinta, kalian sebagai anak muda lah yg akan melanjutkan perjuangan ini.

Tidak ada komentar: