Tampilkan postingan dengan label Image of the World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Image of the World. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2011

Sufi dan Tasawwuf


INTRO
Membicarakan sufi & tasawuf tidak lain tidak bukan kecuali sdg membicarakan orang atau orang-orang yg lebih mementingkan kebersihan batin, lebih mengutamakan perilaku untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah. Tujuan untuk mengangkat masalah ini diarahkan kepada dua arah.
Pertama, supaya masyarakat awam tidak salah tanggap, seolah-olah sufi & tasawuf adalah sesuatu yg diada-adakan & sesuatu yg berada diluar Islam sebagaimana yg dijelaskan oleh Imam Al Bushairi didalam “Burdah” nya : “Wakulluhum min Rasulillahi multamisun, Gharfan minal bahri au rosyfan minad diyami”. Yg maknanya sbb: “Semua cara yg ditempuh oleh para Ahlulhaq adalah berasal dari Rasulullah sebagai hasil yg diperoleh seseorang yg mengharapkan ilmu barang secabik dari ilmu-ilmu yg bagaikan lautan luas yg dimiliki Rasulullah, atau sekedar memperoleh setetes ilmu dari ilmu-ilmu Rasulullah yg bagaikan hujan deras itu.….”.
Kedua, arah maksudnya ditujukan “kedalam”, agar orang tidak salah meletakkan fungsi Sufi & Tasawwuf pada tempatnya, sebagai jalan untuk Ma’rifat kepada Allah SWT dengan mengumpulkan dua jalan secara berbareng, Haqiqat & Syariat sekaligus.
Untuk memahami tingkah laku ahli tasawwuf yg kalau dilihat secara sekelebatan seolah-olah bertentangan dengan ilmu syariat, Imam ‘Abdul Qadir Al Qadiri Ibnu Muhyiddin Al Irbali mengatakan : “Jikalau anda mendengar ucapan-ucapan dari ahli Tasawwuf & ahli Kesempurnaan yg pada lahirnya tidak cocok dengan syariat yg telah digariskan oleh Nabi Muhamammad SAW, sebaiknya anda mengambil sikap berhenti saja (tawaqquf) & mohon petunjuk Allah supaya bisa dimengerti..”. Jangan tergesa-gesa mengambil kesimpulan, karena ucapan ahli-ahli Tasawwuf itu mengandung isyarat yg mengandung makna yg dalam, berupa rumusan yg tak mudah difahami, padahal hakikatnya sesuai benar dengan kandungan Al Quranul Kariem & Sunnatun Nabi. Misalnya ucapan sufi tentang rabithah atau ikatan antara murid & guru dengan syarat supaya menganggap bahwa sang guru adalah Khalifah Rasulullah. Padahal yg dimaksud dengan ucapan itu ialah Khalifah (pengganti) dari khalifahnya, khalifah yg meng khalifahi khalifah dari sekian banyaknya khalifahnya khalifah Rasulullah SAW. Sama saja dengan ucapan : Kita adalah anak Nabi Adam AS. Demikian pula perkataan yg masyhur dari Syaikh ‘Abdul Qadir Al Jailani:
Anta waahidun fis samaa-i,
Wa ana waahidun fil ardhi”,
Suatu ucapan yg sama sekali tak boleh diartikan secara harfiah, tetapi bermakna :
‘Ya Allah, Engkaulah Zat Maha Esa yg memiliki langit & bumi, sedang aku adalah orang yg mempersatukan jiwa raga untuk di bumi ini supaya dapat musyahadah kepadaMu”.
Rangkaian kata-kata demikian menurut istilah ahli bahasa Arab disebut “Budi’ Musyakalah”.

Kehidupan sufi sudah ada pada jejak para Sahabat Nabi yg pilihan, yg membagi hidup untuk perjuangan ummat disatu pihak, & sisa waktunya dipergunakan untuk bermujahadah karena hendak mengutamakan kebersihan batin & rohani, hingga termasyhur dengan sebutan: “Ruhbaanun fil lail,
Luyuutsun fin nahar”,
Artinya :
“Pesemedi-pesemedi di malam hari,
Pahlawan & Pejuang di siang harinya”.

Tasawwuf berpangkal pada pribadi Nabi Muhammad SAW. Hakekatnya, tasawwuf berarti mencari jalan untuk memperoleh kecintaan & kesempurnaan rohani. Ahli sufi terkemuka, Zun Nun Al-Mishri megatakan , bahwa yg dimaksud dengan tasawwuf ialah pembebasan dari ragu & putus asa, kemudian tegak berdiri beserta yaqin-iman. Ciri istimewa nya yaitu pengembalian dengan cara mutlak segala persoalan agama & kehidupan kepada kitab & sunnah. Pada umumnya, ahli-ahli tasawwuf sangat mengutamakan latihan-latihan kebersihan hati & berjaga-jaga tentang penyakit watak hati & juga sangat teliti membebaskan ibadah dari bid’ah & kekeringan zauq (perasaan jiwa). Al Junaid, penghulu sufi Islam menegaskan, bahwa yg mungkin menjadi ahli tasawwuf itu, hanyalah barang siapa yg mengetahui keseluruhan kandungan Al Kitab & Sunnah Rasulullah SAW, karena, sebenar-benar tasawwuf ialah yg memfanakan diri kedalam kemurnian Kitab & Sunnah.

PENINJAUAN FILSAFAT,PENGERTIAN & PERKEMBANGAN

Nabi Yusuf berkata pada ayahnya : “Wahai ayahku! Aku melihat dalam mimpiku sepuluh bintang, matahari & bulan, semuanya sujud kepadaku”. (Quran XI : 4)
Ibnu Arabi yg memasuki fase peralihan pada usia 38 tahun pernah mengucapkan kalimat yg menggambarkan curahan hawa nafsu & kegemaran duniawi yg ditujukan pada anak perempuan gurunya : “Demikian rupa, hatiku terpikat olehnya, pikiran & jiwaku seakan-akan terbelenggu, sehingga setiap nama yg kusebut, namanyalah yg kukehendaki, tiap kampung yg kutuju, kampungnyalah juga seakan-akan yg kumasuki.”

Pada mulanya, orang sufi ternama pun mengagumi pandangan-pandangan yg lahir, yg dapat diraba & dirasakan dengan panca indra. Tetapi, tatkala roh & jiwa mereka semakin matang, lama kelamaan, kepuasan yg dirasakan lahiriah menjadi kecil beralih ke dunia rohani, dunia yg tidak dapat diraba dengan panca indra tetapi dapat dirasa dengan kelezatan perasaan yg halus, dunia yg ghaib, berpadu dengan arti cinta & kesempurnaan. Intinya, tasawwuf itu pada zat nya berpindah dari suatu hal keadaan kepada suatu hal keadaan yg lain, pindah dari alam kebendaaan bumi kepada alam kerohanian langit.

Selasa, 14 April 2009

Everlasting Love


Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia.
Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.

Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.


50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernama Xu Chaoqin .....



Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak....

Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua.....Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.



Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.
Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan ia berulang-kali bertanya,"Apakah kau menyesal?"
Liu selalu menjawab, "Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik".
Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.
Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu.
Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, "Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.

Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.

"Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku sampai akan meninggal, sekarang kau telah mendahuluiku, bagaimana aku dapat hidup tanpamu?"
Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenazah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.
Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.


Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan "anak tangga cinta" itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan museum agar kisah cinta ini dapat hidup terus.

Rabu, 08 April 2009

Al Musannif Mosque


Masjid Al Musannif didirikan oleh Pengusaha terkenal di Kota Medan, Dr. H. Anif di lingkungan Kompleks Cemara Asri yang berlokasi di Deli Serdang.


Proses pembangunan yang memakan waktu sekitar 8 tahunan, menunjukkan hasil yang cukup memuaskan.


Untuk lebih mengenal dekat, arsitektur Masjid Al Musannif, anda sekali waktu dapat mengunjunginya sewaktu berkunjung ke kota Medan, Sumatera Utara.

Rabu, 18 Maret 2009

Kemacetan di Yayasan Shafiyatul Amaliyah, Medan

Prihatin


Sepertinya pengelola Yayasan Shafiyatul Amaliyyah hanya perduli dengan ruang lingkup interen sekolah saja, sedang kalau sudah di luar pagar sekolah mereka masa bodoh.
Kemacetan akibat keluar masuknya pengantar dan penjemput anak sekolah tidak ditanggapi baik oleh pihak yayasan.


Dimana hati nurani para pengemudi yang memberhentikan mobil se enak perut sendiri tanpa memikirkan kenderaan lain yg tak henti membunyikan klaksonnya.


Dimana hati nurani yayasan yang di motori oleh Sofyan Raz yang tak peka alias cuek bebek menyaksikan kemacetan dari dalam istananya sementara masyarakat diluar tak mampu lagi untuk meneriakkan kekesalannya.


Bahkan bukan sekali dua, kecelakaan terjadi akibat mobil yang saling berdesakan. Sudah hilangkah nati nurani pengelola yayasan Shafiyatul Amaliyah ini? Bagaimana mau mencetak anak bangsa kalau yang dipikirkan hanya ego diri sendiri saja. Bagaimana mau mencetak anak didik yg shaleh, kalau hanya berdiri dibawah penderitaan orang lain saja.

Keluarga Besar Manajemen Qolbu

Minggu, 15 Februari 2009

POLICE WATCH!!!!!!!!!!!!





Kanit Reskrim Polsekta Medan Sunggal bakal disidang Propam.

Setelah dilaporkan korban ke Propam Poldasu oleh seorang guru dengan bukti laporan STPL/147/IX/2008/Propam yg ditandatangani Kasi Yanduan Kompol Zarisman, karena diduga melakukan pemerasan dan usai di investigasi personil di lapangan, maka Kanit Serse Polsek Sunggal Iptu Antoni Simamora dan jupernya Bripka MS yg diduga melanggar butir ke-5 dalam sumpah/janji pernyataan kinerja yg diterapkan Kapolda Sumut Irjen. Pol. Drs. Nanan Soekarna, bakal disidang, senin mendatang dengan status sebagai tersangka, ujar Kabid Humas Poldasu Kombes. Pol. Baharuddin.

Senin, 29 Desember 2008

ANEKA TIPS!!!!!!!!!


Tips Memotivasi Diri !!!!!

  1. Ciptakan Hasrat. Bayangkan Impian anda setiap hari, dan ini akan memberikan dorongan untuk membuatnya nyata.
  2. Ciptakan Rasa Sakit. Hubungkan rasa sakit dengan tidak melakukan tindakan. Misal, gambarkan kekasih berselingkuh dengan orang lain, saat anda menyaksikan itu dengan diam-diam, hal itu akan membuat anda termotivasi membicarakan hal-hal yg anda hindari dengan pasangan anda.
  3. Bicarakan Rencana. Bicaralah pada teman atau pasangan tentang rencana anda lalu tulis dan tempelkan di tempat yg terlihat.
  4. Miliki sebuah ketertarikan yg nyata. Buat tujuan besar dalam pikiran anda
  5. Miliki Energi. Kafein, olahraga atau tidur yg cukup.
  6. Ciptakan Keseimbangan Mental. Hilangkan beberapa perasaan negatif.
  7. Ambil Sebuah Langkah Kecil. Lakukan pengumpulan untuk satu tas besar daun-daun dihalaman. Dan dengan segera anda akan membersihkan seluruh halaman. Setiap sebuah langkah kecil yg anda ambil untuk mencapai tujuan akan memberikan motivasi pada anda setiap hari.

Selasa, 09 Desember 2008

Anak DANDIM di Razia, Aparat TNI Datangi Polsekta.

Ket Foto : Ketimpangan Hukum di tangan aparat TNI dan Polri
08 Desember 2008
Munzir Baraqah


Ceritanya, saat Polsekta Medan Kota yang sedang menggelar razia dibantu tiga kompi Satuan Samapta Poltabes Medan di kawasan Jalan Sudirman, Medan, mulai pukul 23.00 WIB, melintas sepeda motor dari arah Jl Suprapto menuju Jl Sudirman yang dikenderai dua ABG diatas sepeda motor Kawasaki Ninja hitam tanpa menggunakan helm dan pelat nomor polisi. Kontan saja petugas Polsekta Medan Kota menghentikan laju sepeda motor tersebut dan menanyakan surat-surat kenderaan. Bukannya memperlihatkan surat kenderaan, malah salah seorangnya dengan lagaknya memberitahukan bahwa dia anak Dandim Tanah Karo. Namun, petugas tetap berkeras melakukan prosedur standar penanganan dan menindak pria tersebut karena telah melanggar peraturan. Namun, si pria yang mengaku anak Dandim Tanah Karo tersebut tetap saja enggan ditindak sehingga terjadi adu mulut.

Pertengakaran tersebut dilerai petugas-petugas lain, termasuk Kapolsek. Selanjutnya, petugas mempersilakan pengendara itu berlalu.

Tak senang atas aksi yang dilakukan petugas kepolisisan tersebut, si pria diduga memberitahukan kejadian itu kepada orang tuanya yang ternyata Dandim Tanah Karo Letkol Toto Budiarto.

Tak berselang lama, satu unit mobil kijang hijau muda berpelat nomor TNI memasuki areal Polsekta Medan Kota. Dari mobil tersebut, Dandim Tanah Karo bersama tiga orang berpakaian TNI lengkap membawa senjata api di pinggangnya langsung masuk ke Polsek. Tak lama diikuti dua unit mobil yang membawa beberapa personel TNI.

Berselang beberapa jam berada di Polsek dan bertemu Kapolsek, akhirnya Dandim Tanah Karo dan Dandim Tabes Medan keluar. Saat di konfirmasi SINDO, Dandim Tabes dan Tanah Karo enggan berkomentar. Mereka langsung berlalu memasuki mobilnya masing-masing.

Kepala Polisi sektor (Kapolsek) Medan Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Darwin Ginting mengaku tidak terjadi apa-apa. Ini hanya kesalahpahaman. ”Tidak ada apa-apa. Ini hanya kesalahpahaman. Sudah selesai, kok.” ujar Darwin.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I Bukit Barisan, Letkol. CAJ. Asrin Nasution saat dihubungi mengakui anak Dandim Tanah Karo Letkol Toto Budiarto sempat terjaring razia.

Asrin Nasution menyatakan,kedatangan Letkol. Toto Budiarto bersama beberapa anak buahnya ke Polsekta Medan Kota hanya mengklarifikasi mengenai persoalan putranya yang terjaring razia. ” Kedatangan beliau hanya untuk mengklarifikasi. Tidak ada maksud-maksud lain, seperti dugaan perlawanan.” ujarnya.

Hal seperti itu biasa dilakukan selagi tidak terjadi hal-hal negatif.” itu kan biasa. Cuma klarifikasi. Tidak ada hal-hal lain sejauh ini yang dilakukan.”pungkasnya.

Tragedi Di Afrika


08 Desember 2008
Munzir Baraqah


Kevin Carter berangkat ke Sudan dengan niatan untuk mengambil foto pemberontakan yang terjadi. Namun sesampainya disana, justru korban kelaparan-lah yang menarik minatnya. Dijalan dia mendapati seorang bocah perempuan kelaparan merangkak lemah susah payah menuju pusat pembagian makan, berhenti ditengah jalan dan mengumpulkan tenaga. Ditengah kejadian itu, seekor burung bangkai datang dan menunggu bocah tersebut. Carter-pun mengabadikan kejadian tersebut. Foto ini pertama dimuat dikoran New York Times, dan reaksi keras bermunculan mengkritik Carter yang tidak menolong gadis kecil ini. Carter beralasan dia sudah mengusir burung bangkai tersebut sesudah mengambil foto, namun tidak menolong si bocah karena konvensi fotografer yang tidak boleh ikut campur dalam konflik (?). Kontroversi terus menghujani Carter, meskipun hadiah Pulitzer dia terima atas karyanya ini. Tahun 1994, Carter ditemukan bunuh diri dengan sengaja mengalirkan gas CO dari knalpot mobil kedalam ruangannya. Dia meninggalkan catatan yang isinya berupa penyesalan dan kesedihan karena tidak menolong si bocah, frustasi akibat terjerat hutang dan kesedihan karena sahabat karibnya tertembak.
Foto ini selalu mengingatkan akan tragedi kemanusiaan di Afrika dan tragedi dalam dunia fotografi itu sendiri, keduanya memang tidak bisa dipisahkan.

Ikon Kekejaman Sang Jenderal





08 Desember 2008

Munzir Baraqah


Saat Jenderal Nguyen Ngoc Loan, kepala kepolisian Vietnam Selatan mulai menarik pelatuk pistol kearah seorang komandan gerilyawan vietkong, fotografer Associated Press Eddie Adams mulai menekan tombol shutter kameranya. Eddie Adams memperoleh penghargaan jurnalisme tertinggi, Pulitzer, lewat foto yang diambilnya ini. Namun lebih dari itu, foto ini mengubah opini masyarakat Amerika terhadap Perang Vietnam, memicu gerakan anti perang dan menginspirasi lahirnya generasi bunga di Amerika waktu itu. Bagi sang jenderal, foto ini membuatnya menjadi ikon kekejaman dan ejekan serta penolakan selalu menyertainya kemanapun dia pergi sampai akhir hayatnya.

Monumen Kekejaman & Kebiadaban


08 Desember 2008
Munzir Baraqah

Ribuan massa kulit putih mengamuk dan menggelandang dua pemuda kulit hitam dari penjara, serta menghukum mereka dengan hukuman gantung tanpa keputusan hakim. Kedua pemuda ini dituduh memperkosa seorang gadis kulit putih, peristiwa terjadi di Marion-Indiana, dimana pengadilan massal sering sekali terjadi jika pelaku yang menjadi tertuduh adalah warga kulit hitam.
Foto pengadilan massal seperti ini dulu sering dibuat menjadi postcard untuk menunjukkan supremasi kulit putih. Wajah mayat yang digantung berbanding kontras dengan kepuasan yang diperlihatkan warga, sebuah monumen kekejaman dan sikap barbarian…

Kamis, 14 Agustus 2008

MENGUNDANG INVESTOR KE SARANG KORUPTOR


11 Agustus 2008

Munzir Baraqah

Dibalik usaha keras pihak swasta yang mengharapkan dukungan dari Pemerintah, baik Pemerintah pusat maupun daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), yang berusaha menarik minat investor asing, agar mau menanamkan modalnya di daerah ini, ternyata pihak Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan bantuan Kepala Dinas (Kadis)-nya malah asyik menghisap darah rakyat atau pengusaha lokal melalui berbagai macam peraturan daerah yang berbentuk pungutan dan upeti dengan dalih untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

Seperti dituturkan oleh salah seorang pengusaha hotel yang enggan disebutkan namanya, belum lama ini Pemko Medan mengeluarkan lagi peraturan barunya tentang retribusi izin pengelolaan, pengambilan & pemanfaatan air bawah tanah yang sebelumnya dikuasai oleh Pemprovsu. Kemudian izin yang telah diperoleh dari Gubernur ini harus di daftar ulang dan diwajibkan untuk memperpanjang izin kembali kepada Walikota melalui Kabag Bina Sarana & Prasarana Perekonomian Setdakot Medan.

Sebelumnya juga telah turun peraturan baru mengenai retribusi izin usaha pariwisata melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisatanya, kemudian peraturan mengenai pajak reklame melalui Kadis Pertamanannya dan pungutan-pungutan baru yang terlalu banyak bila disebutkan satu persatu. Tentu saja biaya ini akan mempengaruhi anggaran operasional perusahaan, apalagi bila diakumulasikan dengan kenaikan harga BBM & tarif dasar listrik.

Perusahaan Daerah Air Minum juga tidak ketinggalan, ikut-ikutan menaikkan tarif, seperti yang diutarakan seorang pengusaha restoran di Medan, “ belum sempat kita bernafas akibat naiknya harga BBM dan TDL, sudah dihadapkan lagi dengan naiknya harga air minum, belum lagi petugas dari dinas yang satu hilang, sudah datang petugas dari dinas yang lain, bisa mati berdiri aku ini”, ujarnya.

Tanpa disadari, Pemko Medan telah membentuk image negatif terhadap para investor dan kalangan dunia usaha dengan peraturan-peraturan yang kelewat menurutkan hawa nafsu, peraturan-peraturan yang – harapan kita – murni untuk menambah kas daerah, tetapi kenyataannya hanya akan menimbun kantong pembuat kebijakan saja.

Apakah pihak Pemko mau mendengar atau merevisi ulang kebijakan-kebijakannya? Ataukah akan tetap bertahan, sementara terus mencari-cari dari lubang mana lagi bisa dicongkel agar duit rakyat keluar dari kantongnya untuk disalurkan ke kantong penguasa, bukannya berusaha untuk menutup kebocoran-kebocoran akibat lubang gigitan tikus-tikus kantor di instansinya.

Bagaimana mau mengundang tamu, kalau rumah jadi sarang tikus, gimana mau masuk, kalau taman berbau busuk, gimana mau assalamu’alaikum, belum apa-apa sudah di gonggong anjing, lari aja lah…

Jumat, 08 Agustus 2008

Khalafat Majlis Protes Kebijakan Bertentangan Dengan Al-Quran

08 Agustus 2008
Munzir Baraqah


Polisi di Dhaka, ibukota Bangladesh memukuli aktivis Islam Khalafat Majlis bahkan yang sudah lanjut usia di Dhaka karena memprotes kebijakan pemerintah mengenai hak-hak wanita yang menyarankan pembagian yang setara dari harta warisan diantara saudara-saudara laki-laki & perempuan bertentangan dengan hukum pewarisan yang ada dalam kitab suci Alquran

Rabu, 06 Agustus 2008

IIACSS Ungkap Pembantaian di Irak oleh Pasukan Amerika Serikat

05 Agustus 2008
Munzir Baraqah

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Opinion Reaearch Business (ORB) yang berkedudukan di London & mitra risetnya Independent Institute for Administration and Civil Society Studies (IIACSS) menyebutkan lebih dari 1 jt jiwa orang Irak tewas di bantai kekejaman tentara Amerika Serikat dan sekutunya.
Penelitian ini berdasarkan pada temuan-temuan hasil pekerjaan surveyor yang melibatkan masyarakat Irak dengan mengajukan pertanyaan face to face sebanyak 2.414 orang dewasa Irak usia 18 tahun keatas, yang pada akhirnya diketahui kalau sensus lengkap terakhir di Irak pada 1997 yang mengindikasikan total 4,05 juta rumah tangga.
Responden ditanyai seputar jumlah anggota rumah tangga mereka jika ada yang tewas akibat kekerasan di tahun 2003. Margin kesalahan 1,7% dan ngka korban tertinggi ada di Baghdad lebih kurang 40% rumah tangga kehilangan seorang anggota keluarga. Irak kini berjumlah 27 jt jiwa populasi.

Selasa, 05 Agustus 2008

Kesombongan Tung Desem Waringin

05 Agustus 2008
Munzir Baraqah


Menyikapi aksi tebar uang 100 jt oleh Tung Desem Waringin di desa Dranggong Kecamatan Taktakan Serang, Banten, merupakan satu bentuk perbuatan yang telah menikam perasaaan orang beradab, tidak sesuai dengan HAM & menjatuhkan harkat manusia. Aksi Tung menampakkan dirinya bukan seorang ilmuan yang peka, tetapi sebagai seorang ilmuan yang memiliki harta yang bodoh yang telah merendahkan harkat manusia bahkan lebih rendah dari ayam kampung ketika ditebarkan jagung, menjadikan banyak kelompok ayam terbang berebut patuk untuk mematuk jagung.
Padahal harta itu pinjaman dari Allah SWT yang telah dia nikmati karena otaknya diberi Allah SWT kemampuan menyerap & menuangkan ilmu pengetahuan, hingga melahirkan banyak karya-karya. Tung telah jadi ilmuan yang hedonis & anarkis & menjadikan orang miskin lebih rendah dari ayam. Sangat disayangkan pemikiran ilmuan yang kaya seperti Tung itu sangat miskin, miskin dari kepedulian yang beradab sehingga kita berharap dalam kondisi kesusahan ekonomi kini tidak melahirkan banyak Tung yang bodoh itu.

Senin, 30 Juni 2008

DL SItorus Bebas Keluar Masuk Bui


30 Juni 2008

Munzir Baraqah

Menteri Kehutanan MS Kaban hanya bisa terkejut setelah memergoki Darianus Lungguk (DL) Sitorus berada di luar tahanan tanpa pengawalan, bahkan duduk satu pesawat dengan dirinya menuju Kota Medan. DL Sitorus, merupakan Dirut PT Torganda yang pada 12 Februari 2007 dijatuhi vonis 8 tahun penjara oleh MA & dinyatakan bersalah dalam kasus pengelolaan hutan di Kawasan Hutan Register 40 Padang Lawas, Sumut.

Minggu, 22 Juni 2008

Save my Lake Toba


22 Juni 20008
Munzir Baraqah

Mantan Rektor Unimed Medan Prof. Dr. Djanius Jamin, SH, MS & Mantan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Ir. Rickson Simarmata Msc mengeluh karena menderita gatal-gatal setelah menggunakan air Danau Toba. Ditengarai akibat pemberian 150 ton pellet yang disemai ke perairan Danau Toba, namun yg dikonsumsi oleh ikan hanya 35% saja. Akibatnya fatal, endapan makanan ikan dan air yg tercemar secara kasat mata, mulai dari keruh hingga banyaknya sampah.

Danau Toba dengan luas ekosistem ± 369.845 ha dengan permukaan badan air seluas 110.260 ha serta permukaan daratan Pulau Samosir meliputi wilayah Kab Simalungun, Tanah Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Taput & Kab Samosir.

Dari Informasi dilapangan terungkap, ada sekitar 5614 unit Keramba Jaring Apung (KJA) di 56 lokasi & 51 diantaranya milik masyarakat setempat & sisanya milik investor luar negeri. Juga dengan ditambah dengan tumbuhnya eceng gondok yg menurut analisis Bapedalda Kab. Simalungun, Latif yang menyatakan, eceng gondok telah menutupi separuh pinggiran Danau Toba yang tumbuh di 20 lokasi & mencapai luas 50 ha, membuat air menjadi semakin keruh selain material seperti minyak atau oli kapal penyeberangan, sisa makanan restoran, serta limbah hotel juga limbah dari rumah penduduk yang dibuang langsung ke danau.

Danau toba harus dikelola & diselamatkan dengan berkoordinasi antara daerah terkait. Keramba yang dituding sebagai penyebab menurunnya kualitas air Danau Toba, namun sulit ditertibkan karena merupakan sumber penghidupan masyarakat. Sejauh ini Pemkab hanya bisa menghimbau agar membuat keramba jauh dari bibir pantai & memberi pakan tidak berlebihan. Tidak ada kata terlambat. Solusi harus dicari, butuh komitmen kuat dari pemerintah dan masyarakat, misalnya menerapkan atau memberlakukan sebuah peraturan daerah (perda) yang dapat menyelamatkan danau & menyiapkan program-program jangka panjang yang bisa memberikan sumber penghidupan masyarakat. Eceng gondok bila di kelola dengan baik dapat dijadikan sebuah karya seni & dijadikan bentuk kerajinan yang bernilai jual tinggi.

Senin, 07 April 2008

Oh My God!!!


Have you ever seen this image?