KONTROVERSI itu pertentangan antarversi. Narasi suatu peristiwa sosial yang (dianggap) tidak lazim. Atau kejadian luar biasa yang diikuti perbedaan pemahaman dan pertentangan pendapat.
Akar semua kontroversi itu lazim terjadi karena keragaman dan konflik kepentingan. Sebuah keniscayaan karena perbedaan perspektif dan interpretasi ketika memahami suatu peristiwa yang sudah terjadi. Sebuah fakta peristiwa yang berubah menjadi isu, kabar burung atau gosip yang berkembang liar.
Jika seseorang masuk dalam pusaran kontroversi, biasanya akan terbelah dalam empat sikap dan berpikir.
Pertama, exclusive neutrality. Memilih tidak terlibat pada kontroversi.
Kedua, exclusive partiality. Bereaksi untuk memihak.
Ketiga, neutral impartiality. Terlibat kontroversi, tetapi menghindar untuk menjelaskan satu per satu versi.
Keempat, commited impartiality. Mendiskusikan isu kontroversial dan menjelaskan semua versi.
Apapun kontroversi, para bijak menganjurkan untuk tetap netral. Tidak perlu tendensius, Terutama terkait kontroversi agama, keyakinan, suku dan ras.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar