SOUTH EAST SULAWESI (
a. History/Tentang
b. Extraordinary/Keistimewaan
Dibagian Utara Kabupaten Kolaka terdapat Pegunungan Tamosi, Abuki, dan Mekongga. Kawasan ini, selain menjadi homeland etnis asli Tomekongga dan Tolaki (orang-orang berani) serta kaya hutan, juga merupakan keran air bagi Sungai Konaweha, Lasolo, atau Kumbuti. Sungai-sungai besar yang bertemu laut di sebelah utara Kendari.Pegunungan Mekongga (2.790 m dpl) puncaknya paling jangkung di jazirah Sulawesi Tenggara. Pegunungan Mekongga, ideal untuk kegiatan trekking. Titik awal pendakian sudah lama dirintis dari Dusun Surolako, Desa Rantebaru di Kecamatan Ranteangin yang dapat dicapai dengan kendaraan roda empat sekitar empat jam dari Kolaka.
Butuh 5-6 hari untuk sampai ke puncak, sampai acara menyeberangi pertemuan Sungai Mosembo dan Tinokari. Selain itu, mungkin akan berpapasan dengan anoa. Sapi kerdil (Bubalus depressicornis) hewan asli Sulawesi yang kerap dijumpai di Pegunungan Mekongga.
Pisang epe adalah pisang bakar khas Kendari yang ditaburi potongan kacang mete dan adonan gula merah.
Minuman keras khas setempat disebut ciu dan ada tiga jenis. Yang pertama ciu mata, berwarna bening kekuningan dan kalau dipantikkan api akan menyala seperti spiritus. Yang kedua ciu obat. Sesuai sebutannya, minuman berwarna merah ini konon menyehatkan badan bila diminum secara teratur dengan takaran tertentu. Yang ketiga dan paling seram adalah ciu ular, ini karena di dalam botolnya musti diletakkan beberapa ekor ular. Sebelum layak diminum, ciu ular wajib didiamkan dulu selama satu-dua malam. Tujuannya agar uap tubuh sang ular ikut larut bersama minuman. Bicara khasiat, selain memabukkan, konon minuman ini bisa meningkatkan libido kaum pria.
Kendari Beach sering jadi tempat hiburan bagi anak-anak muda Kendari.
Kecamatan Lasolo, sekitar 80 km dari Kendari dan dapat dicapai dalam waktu dua jam, para peserta diajak long march menyusuri pantai dengan medan bervariasi: pasir, barisan nyiur melambai, hutan mangrove ber lumpur, dan daerah berkarang.
Perkampungan nelayan banyak dijumpai di desa-desa seperti Andomowu, Lembo, Taipa, Lemo Bajo, atau Motui. Dari sinilah sisa-sisa cerita tentang legenda suku laut Bajau (Bajo) masih dapat digali.
Pulau Buton banyak terdapat benteng dan bangunan keraton dari Kesultanan Buton & Makam Sultan Muhum, raja terakhir kerajaan Buton sekaligus Sultan Buton periode pertama kesultanan Buton.
d. Access/Akses
Kapal penyeberangan type Ro-Ro, Lintas Lasusua-Siwa Sulawesi Tenggara. Dermaga penyeberangan Kamaru.
Dari pelabuhan Kendari, setiap hari jalur Kendari-Raha (Pulau Muna)-Bau Bau (Pulau Buton) dilayani kapal ferry yang berangkat pukul 13.00 WITA.Ada dua pilihan, kapal kayu atau kapal cepat. Kapal kayu harga tiketnya Rp11.000, perjalanan ke Bau Bau makan waktu sehari-semalam. Kapal cepat harga tiket Rp27.500 cuma butuh 4-5 jam pelayaran.NB: Sulsel (Makassar) ke Sulteng (Kendari) harus lewat beberapa pulau dan hati- hati oknum pemeras di Ferry Kolaka.
e. Ticketing/Harga Tiket
f. Accomodation & Other Facilities/Akomodasi & Fasilitas Lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar